Beda BBM B50 vs BOBIBOS: Benarkah Keduanya Bisa Bikin Indonesia Bebas Impor Minyak?

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 21 April 2026 | 12:36 WIB
Beda BBM B50 vs BOBIBOS: Benarkah Keduanya Bisa Bikin Indonesia Bebas Impor Minyak?
B50 dan Bobibos (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pemerintah akan stop impor solar dan mewajibkan penggunaan BBM B50 mulai 1 Juli 2026. 
  • BOBIBOS hadir sebagai bahan bakar alternatif berbahan jerami dengan oktan 98 dan minim emisi. 
  • Keduanya menawarkan solusi energi hijau mandiri yang memanfaatkan kekayaan agrikultur lokal secara maksimal. 

Suara.com - Indonesia kini bersiap beralih ke BBM hijau lewat inovasi bahan bakar baru, yakni B50. Ada juga dulu bahan bakar BOBIBOS yang sempat viral menjadi calon BBM baru. Keduanya digadang-gadang menjadi solusi pamungkas agar negeri ini tak lagi bergantung pada energi impor.

Selama ini, publik hanya terfokus pada kelapa sawit sebagai primadona tunggal energi terbarukan. Padahal, inovasi terbaru menunjukkan bahwa limbah persawahan pun punya potensi energi yang tak kalah dahsyat.

Persaingan positif antara olahan sawit dan jerami padi kini menjadi sorotan utama transisi energi nasional. Masing-masing membawa keunggulan unik untuk menekan polusi karbon secara signifikan di Indonesia.

B50, Ambisi Besar Setop Impor Solar

Ilustrasi bahan bakar B50 (Gemini AI)
Ilustrasi bahan bakar B50 (Gemini AI)

Pemerintah telah menetapkan peta jalan yang sangat ambisius untuk menjaga kemandirian energi. Rencananya, kebijakan mandatori B50 akan resmi diberlakukan pada 1 Juli 2026 mendatang.

Formulasi B50 menggabungkan 50 persen minyak nabati sawit dengan 50 persen solar konvensional. Target utamanya adalah memutus rantai ketergantungan Indonesia terhadap pasokan solar luar negeri.

"Solar kita tidak impor lagi. Tahun 2026, pada 1 Juli 2026 kita stop, B50 masuk," ungkap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Pernyataan tersebut disampaikannya secara tegas saat ditemui oleh awak media pada Minggu, 19 April 2026.

Amran menegaskan langkah ini adalah cara jitu memaksimalkan olahan kelapa sawit domestik. Sawit tidak hanya sebatas solar, namun percepatannya tengah dikebut menjadi bensin dan etanol.

baca juga

"Ini energi masa depan Indonesia, karena sumbernya dari sawit. Sawit jadi solar, sawit juga jadi bensin," tutur Amran lebih lanjut.

Guna mewujudkan hal tersebut, kolaborasi strategis dengan PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) telah disiapkan. Proyek ini dimulai dari pembuatan bensin sawit skala kecil sebelum menjelma menjadi industri raksasa.

Proses Rumit di Balik Pembuatan B50

Bahan baku utama pendukung biodiesel B50 bersumber dari minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) dan minyak goreng bekas. Penentuan alokasi bahan baku ini sangat krusial bagi pencapaian target nasional.

Proses pembuatannya sendiri memakan tahapan teknis yang cukup panjang dan cermat. Mulai dari pengumpulan bahan baku, pengolahan awal, hingga proses transesterifikasi menjadi cairan Fatty Acid Methyl Ester (FAME).

Setelah tahap pemurnian tuntas, cairan tersebut dicampur dengan diesel mineral demi mencapai target kadar B50. Hasil akhirnya diklaim ampuh menyerap hasil agrikultur domestik dan mendukung ekonomi hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Bahan Bakar B50? Bakal Diterapkan di Indonesia Per 1 Juli 2026

Apa Itu Bahan Bakar B50? Bakal Diterapkan di Indonesia Per 1 Juli 2026

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 11:12 WIB

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Harga BBM Diesel Melejit! Segini Biaya Isi Full Tank Fortuner, Pajero Sport, dan Innova Reborn

Harga BBM Diesel Melejit! Segini Biaya Isi Full Tank Fortuner, Pajero Sport, dan Innova Reborn

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 11:28 WIB

Terkini

5 Sunscreen Anti Aging yang Cocok untuk Kulit di Atas 40 Tahun sesuai Review dan Harga

5 Sunscreen Anti Aging yang Cocok untuk Kulit di Atas 40 Tahun sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:15 WIB

Beli Satu Dapat Dua! Makan Sushi Gratis di Semarang Khusus Promo dari BRI

Beli Satu Dapat Dua! Makan Sushi Gratis di Semarang Khusus Promo dari BRI

Bri | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:14 WIB

Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan

Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:13 WIB

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:11 WIB

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:06 WIB

Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI

Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:04 WIB

Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan

Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:01 WIB

Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh

Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:01 WIB

×