3 Pukulan Telak Pemerintah untuk Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, Tol Kena PPN

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 22 April 2026 | 09:10 WIB
3 Pukulan Telak Pemerintah untuk Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, Tol Kena PPN
3 Pukulan Telak Pemerintah untuk Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, Tol Kena PPN (Unsplash)
baca 10 detik
  • Pemerintah mencabut insentif bebas pajak tahunan bagi kendaraan listrik melalui Permendagri Nomor 11 2026.
  • Kebijakan ini dinilai memberatkan dan bertolak belakang dengan rencana elektrifikasi menekan ketergantungan BBM.
  • Beban rakyat kelas menengah kian bertambah dengan wacana pengenaan PPN untuk jasa jalan tol.

Suara.com - Nasib kelas menengah kian tercekik oleh rentetan beban baru dari pemerintah. Di tengah mahalnya harga BBM dan wacana PPN jalan tol, pajak untuk mobil listrik justru akan diberlakukan.

Padahal, kendaraan listrik sebelumnya digadang-gadang sebagai solusi hemat bagi masyarakat pekerja. Sayangnya, status bebas pajak tahunan untuk inovasi ini kini resmi dicabut.

Kebijakan tumpang tindih ini jelas menjadi pukulan telak bagi dompet masyarakat. Harapan untuk hidup lebih hemat di tengah gempuran inflasi kini perlahan pupus.

Impian Elektrifikasi yang Terhambat Regulasi

Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026. Aturan ini menghapus pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk roda empat tanpa emisi.

Otomatis, para pemilik mobil kini harus merogoh kocek untuk bayar tagihan tahunan. Padahal sebelumnya, beban PKB untuk jenis kendaraan ramah lingkungan ini adalah Rp 0.

Keputusan ini tentu sangat mengejutkan pasar otomotif Tanah Air. Masyarakat diprediksi akan kembali enggan untuk beralih meninggalkan kendaraan konvensional.

Kondisi ini seolah bertolak belakang dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto. Beliau gencar mendorong elektrifikasi demi menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil yang makin melambung.

Bahkan, Presiden baru-baru ini mengumumkan sebuah proyek yang cukup ambisius. Beliau merencanakan produksi massal sedan setrum sebagai salah satu mobil nasional masa depan.

baca juga

Ancaman Beban Ganda bagi Konsumen

harga pajak tahunan mobil listrik (Gemini AI)
3 Pukulan Telak Pemerintah untuk Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, Tol Kena PPN (Gemini AI)

Kehadiran Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 jelas menjadi batu sandungan baru menuju transisi energi. Selain menghambat minat adopsi masyarakat, regulasi ini diyakini bisa mengancam laju investasi.

Konsumen mutlak harus bersiap menanggung beban finansial yang berlipat ganda. Sebagai gambaran kasar, pembelian mobil seharga Rp 400 juta kini tidak lagi murah meriah.

Pemilik kendaraan akan dikenakan biaya bea balik nama sekitar Rp 48 juta. Angka ini masih ditambah tagihan rutin tahunan yang mencapai kisaran Rp 5 jutaan.

Pemerintah semestinya menguatkan berbagai insentif demi membangun ekosistem ramah lingkungan yang stabil. Peninjauan ulang regulasi kontroversial ini merupakan langkah krusial yang harus segera dilakukan.

Subsidi energi juga tetap harus dijaga agar benar-benar tepat sasaran secara bertahap. Hal ini sangat penting untuk meredam potensi syok ekonomi secara massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB

Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter

Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:29 WIB

Solar Mahal, Harga Wuling Cloud EV Seken Berapa? Alternatif Menarik untuk Dilirik

Solar Mahal, Harga Wuling Cloud EV Seken Berapa? Alternatif Menarik untuk Dilirik

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

Kalbar Masih Dikepung Asap, Beberapa Penerbangan di Bandara Supadio Dibatalkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

Mahfud MD Bongkar 2 Kelemahan Mendasar Purbaya Usai Dicopot Prabowo, Komunikasi dan Substansi

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Link Live Streaming FC Seoul vs Persib Bandung Sore Ini, Cara Nonton dan Jadwal Lengkap

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:42 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:39 WIB

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:37 WIB

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:35 WIB

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

×