Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 25 April 2026 | 14:50 WIB
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara (Honda Indonesia)
baca 10 detik
  • Honda hentikan penjualan mobil di Korea Selatan karena dominasi kuat merek lokal dan lambatnya elektrifikasi. 
  • Krisis meluas ke China dengan penurunan drastis penjualan dan batalnya tiga proyek mobil Amerika. 
  • Presiden Honda secara tegas akui perusahaan butuh inovasi cepat agar terhindar dari kehancuran total. 

Suara.com - Raksasa otomotif Jepang, Honda, resmi mengibarkan bendera putih untuk penjualan mobil di pasar Korea Selatan. Langkah drastis ini menjadi alarm peringatan bagi industri otomotif negara lain, termasuk Indonesia.

Pabrikan berlogo 'H' ini sejatinya sedang menghadapi badai sempurna di kancah global. Gagal bersaing cepat di era elektrifikasi menjadi biang kerok utama penyusutan pangsa pasar mereka.

Kondisi tersebut bukan sekadar fluktuasi bisnis biasa. Ini adalah momen seleksi alam bagi pabrikan konvensional yang terlalu nyaman dengan sistem lama.

Tumbang di Kandang Macan Asia

Penghentian penjualan di Negeri Ginseng bukanlah keputusan yang diambil dalam semalam. Dilansir dari situs resmi, Honda sudah lama babak belur menghadapi gempuran merek lokal di sana.

Dominasi Hyundai Motor Company dan Kia Corporation membuat pabrikan asing sulit bernapas. Konsumen lokal di sana memang terkenal memiliki loyalitas absolut pada produk dalam negeri.

Dibandingkan rival senegaranya yakni Toyota, nasib Honda terasa jauh lebih miris. Toyota masih bisa bertahan melalui lini mobil hybrid yang laku keras dan diterima publik.

Honda sadar betul bahwa produk mereka saat ini kurang relevan dengan kebutuhan warga Korea. Apalagi ekosistem kendaraan listrik (EV) merek lokal sudah sangat matang.

Meski babak belur, mereka tidak sepenuhnya minggat dari Korea. Dikutip dari keterangan resminya, Jumat 24 April 2026, perusahaan tetap mempertahankan bisnis sepeda motor dan bengkel resmi.

baca juga

Rontok di China dan Amerika Serikat

Derita pabrikan Jepang ini nyatanya tidak berhenti di semenanjung Korea saja. Di daratan China, transisi EV yang lambat membuat operasional pabrik mereka berdarah-darah.

Pada tahun 2020 lalu, mereka sukses menjual hingga 1,6 juta unit kendaraan. Namun, tahun ini angka fantastis tersebut diprediksi terjun bebas menjadi 600.000 unit saja.

Pabrik Honda di China kini terpaksa beroperasi dengan setengah kapasitas. Beban biaya membengkak karena siklus desain produk baru mereka dua kali lebih lambat dari rival.

Imbas krisis ini pun langsung merembet ke pasar Amerika Serikat. Perusahaan terpaksa membatalkan tiga proyek mobil listrik raksasa, termasuk kolaborasi strategis dengan Sony.

Honda CR-V Trailsport, garang bak Jeep nyaman untuk keluarga (Honda US)
Honda CR-V. (Honda US)

Pemotongan Gaji Hingga Jeritan Petinggi

Kerugian hingga miliaran dolar membuat jajaran direksi tidak bisa tinggal diam. Para petinggi Honda harus rela gajinya disunat sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Mereka secara jantan mengakui kalah saing soal harga dari merek-merek mobil listrik baru. Kini, perusahaan berencana menarik fokus ke riset mandiri demi mengejar ketertinggalan teknologi.

"Honda tidak memiliki peluang jika terus bertahan dengan sistem lama," ujar Presiden Honda, Toshihiro Mibe.

Mibe bahkan menyaksikan sendiri bagaimana pabrik di China merakit mobil dengan sangat cepat dan murah. Kualitas yang dihasilkan pun tetap sangat tinggi dan kompetitif.

Ancaman kebangkrutan sistem lama ini nyatanya juga diamini oleh kompetitor utama mereka. CEO Toyota, Koji Sato, turut buka suara mengenai realitas pasar otomotif masa kini.

"Kita tidak akan bertahan jika keadaan terus seperti ini," ungkapnya saat berbicara di depan para pemasok perusahaan.

Sebuah kalimat tegas yang membuktikan bahwa raksasa sebesar apa pun bisa runtuh jika enggan berinovasi. Pasar global kini menuntut kecepatan, dan siapa yang lambat pasti tergilas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Turun Oktan Dampak Harga BBM Naik, Ini Dampaknya

Nekat Turun Oktan Dampak Harga BBM Naik, Ini Dampaknya

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 12:17 WIB

Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung

Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 12:00 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal

5 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater, Kabin Lega Harga Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 16:50 WIB

Terkini

Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Plt Gubernur BI

Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Plt Gubernur BI

News | Senin, 27 Juli 2026 | 08:53 WIB

Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas

Gubernur Jatim & Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi Sinergitas

Jatim | Senin, 27 Juli 2026 | 08:47 WIB

Mengapa Pengunduran Diri Gubernur BI Diumumkan Orang Istana , Di Mana Perry Warjiyo?

Mengapa Pengunduran Diri Gubernur BI Diumumkan Orang Istana , Di Mana Perry Warjiyo?

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 08:45 WIB

Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu

Gubernur Sulsel Ground Breaking Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu

Sulsel | Senin, 27 Juli 2026 | 08:43 WIB

Prabowo Sebut PDIP Sehati, Hasto Ungkap Titah Megawati: Kader Pantang Jadi Buzzer Penyerang

Prabowo Sebut PDIP Sehati, Hasto Ungkap Titah Megawati: Kader Pantang Jadi Buzzer Penyerang

News | Senin, 27 Juli 2026 | 08:35 WIB

Drama Teach You a Lesson, Aksi Agen BPHP dalam Menumpas Kejahatan Remaja

Drama Teach You a Lesson, Aksi Agen BPHP dalam Menumpas Kejahatan Remaja

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 08:30 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Ajang Jember Fashion Carnaval 2026

Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Ajang Jember Fashion Carnaval 2026

News | Senin, 27 Juli 2026 | 08:29 WIB

Bentrok PSHT vs Ormas Maluku Satu Rasa di Surabaya, 3 Orang Terluka

Bentrok PSHT vs Ormas Maluku Satu Rasa di Surabaya, 3 Orang Terluka

Jatim | Senin, 27 Juli 2026 | 08:25 WIB

Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari

Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari

Lampung | Senin, 27 Juli 2026 | 08:13 WIB

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 08:11 WIB

×