- Harga Pertamax berpotensi menyentuh angka Rp18.000 per liter akibat lonjakan harga minyak global.
- Pemilik kendaraan mulai berburu mobil 5-seater yang masih aman dan legal meminum Pertalite.
- Toyota Agya, Brio Satya, hingga Vios menjadi alternatif jitu menekan biaya operasional kendaraan harian.
Suara.com - Ancaman kenaikan harga Pertamax oleh Pertamina memaksa banyak pemilik mobil memutar otak mencari alternatif terjangkau.
Pasalnya, peralihan ke Pertalite menjadi jalan ninja agar kantong tidak jebol di tengah himpitan ekonomi.
Lonjakan harga bahan bakar nonsubsidi rupanya bukan sekadar isapan jempol belaka. Kenaikan drastis BBM jenis Dexlite dan Pertamax Turbo baru-baru ini menjadi alarm nyata bagi masyarakat luas.
Bayangkan saja jika harga bensin beroktan 92 itu benar-benar menyentuh Rp18.000 per liter. Uang Rp250 ribu yang biasanya mendapat 20 liter, kini cuma cukup mengisi tangki sebanyak 13 liter.
Solusi paling masuk akal saat ini adalah beralih ke mobil yang ramah oktan rendah. Beberapa pabrikan ternyata masih merancang mesin yang sangat toleran terhadap BBM bersubsidi.
Kamu tidak perlu mengorbankan performa mesin hanya demi mengejar penghematan bahan bakar harian. Berikut ini adalah deretan kendaraan yang tetap bertenaga meski meminum BBM reguler.
1. Toyota Agya: Jagoan Menembus Kemacetan

Mobil berstatus LCGC ini merupakan primadona sejati bagi kaum urban di kota besar. Mesin 1.0L dan 1.2L miliknya dirancang dengan rasio kompresi yang bersahabat dengan RON 90.
Agya mampu mencatatkan efisiensi konsumsi bensin hingga menembus angka 20 km per liter. Mobil ini adalah senjata andalan untuk melibas kemacetan tanpa takut dompet menipis.
2. Daihatsu Ayla: Si Kembar yang Serba Ekonomis
![Daihatsu Ayla 2025. [Daihatsu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/18/14464-daihatsu-ayla-2025.jpg)
Daihatsu Ayla menawarkan nilai ekonomis tiada tara untuk kebutuhan mobilitas keluarga masa kini. Bobot bodinya yang ringan membuat kinerja mesin tidak perlu memeras tenaga terlalu ekstra.
Desainnya yang compact sangat memudahkan kamu saat harus bermanuver di gang sempit perkotaan. Pembakaran mesin dijamin tetap optimal walau tangkinya terus diisi dengan BBM subsidi.
3. Honda Brio Satya: Kelincahan yang Menguntungkan

Manuver lincah Honda Brio Satya di jalanan aspal memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Mesin 1.2L i-VTEC miliknya sukses memadukan sensasi sporty dengan efisiensi tingkat tinggi.
Meski rasio kompresinya menyentuh 10:1, mobil tangguh ini masih masuk daftar aman menggunakan Pertalite. Durabilitas mesinnya terbukti sangat kuat untuk menemani pemakaian harian yang super intens.