- Taksi mobil listrik VinFast mogok di rel Bekasi memicu tabrakan beruntun dua kereta api.
- Padahal VinFast VF e34 punya skor 78,99 poin dan rating bintang 4 ASEAN NCAP.
- Tragedi ini memunculkan keraguan publik terkait efektivitas fitur keamanan aktif kendaraan listrik masa depan.
Terdapat pula teknologi pintar bernama e-Call untuk merespons keadaan darurat. Sistem ini diklaim mampu memanggil bantuan medis secara otomatis saat benturan terjadi.
Terhenti oleh Medan Magnet Rel?
Di atas kertas, VF e34 adalah kendaraan bertenaga dengan dinamo motor 110 kW. Mobil ini bahkan memiliki jarak tempuh 318 kilometer dan ground clearance setinggi 180 milimeter.
Namun, semua deretan sensor dan tenaga baterai itu rupanya tak berdaya di atas perlintasan kereta. Medan magnet rel diduga kuat merusak sistem kelistrikan (ECU) hingga memicu mogok permanen.
Investigasi menyeluruh kini ditunggu untuk menjawab celah keamanan kendaraan listrik ini. Mobil cerdas seharusnya memiliki sistem anti-gagal darurat (fail-safe) saat melewati medan ekstrem seperti rel kereta.