- Susi Pudjiastuti resmi diusulkan jadi Komisaris Utama Independen Bank BJB oleh Dedi Mulyadi.
- Kekayaan Susi capai Rp78 miliar, didominasi aset properti di Ciamis untuk basis operasional.
- Koleksi kendaraan Susi sangat merakyat, berfokus pada pikap dan motor lawas yang fungsional.
Suara.com - Gubernur Dedi Mulyadi resmi menunjuk Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB. Menariknya, selera otomotif wanita tangguh ini ternyata tergambar jelas dari isi garasi pribadinya.
Berbekal total kekayaan puluhan miliar rupiah, koleksi kendaraannya justru jauh dari kesan mewah. Hal ini tercatat secara transparan dalam data resmi LHKPN KPK periode 2019.
Deretan kendaraannya didominasi mobil niaga dan motor legendaris era 2000-an. Fakta ini tentu menjadi sisi lain yang menarik dari sosok calon bos bank daerah tersebut.
Kendaraan Tempur di Balik Bisnis Triliunan

Berdasarkan data LHKPN, nilai aset kendaraan bermotor Susi hanya berkisar Rp516 juta. Angka ini amat kecil dibandingkan total hartanya yang menembus Rp78,2 miliar.
Koleksi roda empatnya sangat fungsional untuk menunjang kerasnya bisnis perikanan. Terdapat sebuah Mitsubishi L300 dan truk Mitsubishi yang menjadi andalan operasional sehari-hari.
Untuk kendaraan penumpang, Susi hanya mencantumkan Mercedes Benz E300 keluaran 2005. Mobil sedan pabrikan Eropa ini memang terkenal sangat tangguh dan elegan pada masanya.
Motor Klasik yang Curi Perhatian
![Suzuki TS 2005 [suzukicycles].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/04/12/95935-suzuki-ts.jpg)
Pecinta roda dua pasti tersenyum melihat daftar motor milik tokoh asal Pangandaran ini. Ia rupanya merawat motor lawas pekerja keras seperti Honda Win tahun 2002.
Tidak berhenti di situ, garasinya juga dihuni motor bebek Honda Revo dan trail Suzuki TS. Pilihan kendaraan roda dua ini menunjukkan karakter Susi yang lebih mengutamakan fungsi ketimbang gengsi.
Kekayaan Didominasi Aset Properti di Ciamis
Mayoritas kekayaan mantan Menteri Kelautan ini rupanya dikonversi menjadi tanah dan bangunan. Total nilai aset propertinya mencapai angka fantastis yakni Rp70,6 miliar.
Hampir seluruh aset tidak bergerak tersebut terkonsentrasi di wilayah Kabupaten Ciamis. Lokasi ini memang menjadi urat nadi bisnis maskapai Susi Air dan pengolahan hasil lautnya.
Sah Menjadi Calon Petinggi BJB
Usulan nama Susi mencuat dalam RUPS di Gedung Pakuan pada Selasa, 28 April 2026. Gubernur Jawa Barat memperkenalkan namanya langsung kepada para pemegang saham.