- Honda ADV 160 dan Aprilia SR GT 200 bersaing ketat sebagai skutik petualang di pasar otomotif Indonesia.
- Aprilia unggul pada performa mesin 174 cc, sementara Honda menawarkan bagasi luas serta fitur teknologi yang praktis.
- Harga baru Aprilia jauh lebih mahal daripada Honda, namun unit bekasnya menjadi alternatif dengan harga sangat kompetitif.
Suara.com - Tren skutik bergaya petualang atau urban adventure semakin digemari oleh pengendara usia produktif di Indonesia yang mencari keseimbangan antara kenyamanan komuter dan performa tangguh.
Dua nama besar yang sering menjadi bahan pertimbangan adalah Honda ADV 160 dan Aprilia SR GT 200.
Meskipun berada di segmen yang serupa, keduanya menawarkan karakteristik yang sangat berbeda, baik dari segi teknis, fitur, maupun nilai ekonomisnya.
Dapur pacu, hasilnya sudah jelas
Melihat dari sektor dapur pacu, Aprilia SR GT 200 hadir dengan kapasitas mesin yang lebih besar, yakni 174 cc dengan teknologi i-get dan sistem Start&Stop.
Mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 13 kW pada 8.500 rpm dan torsi puncak 16,5 Nm pada 7.000 rpm. Di sisi lain, Honda ADV 160 mengandalkan mesin 156,9 cc 4-katup eSP+ yang menghasilkan tenaga 11,8 kW pada 8.500 rpm dengan torsi 14,7 Nm pada 6.500 rpm.
Secara data di atas kertas, Aprilia memang menawarkan tarikan yang lebih bertenaga atau "grunt" yang lebih terasa untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Kaki-kaki mana yang lebih oke?

Dari sisi kenyamanan dan kaki-kaki, kedua motor ini sama-sama menggunakan ban tipe semi dual purpose atau all-surface tyres yang siap menghadapi berbagai kondisi jalan, mulai dari aspal perkotaan hingga jalanan semi off-road.
Honda ADV 160 menggunakan suspensi belakang subtank untuk performa rebound yang lebih nyaman. Sementara itu, Aprilia SR GT 200 mengunggulkan paket suspensi dengan diameter lebih besar dan stroke yang panjang, yang diklaim memberikan kontrol lebih baik di berbagai medan.
Fitur pendukung juga menjadi pembeda yang cukup kontras. Honda ADV 160 versi RoadSync sudah dilengkapi dengan panel instrumen TFT full color 5 inci yang informatif dan dapat terhubung dengan smartphone.
Honda juga unggul dalam sisi praktis dengan bagasi ekstra luas berkapasitas 30 liter yang sanggup menampung helm. Aprilia tidak mau kalah dengan menawarkan gaya racing yang kental, terutama pada varian SR GT Replica yang desain grafisnya terinspirasi langsung dari motor MotoGP Aprilia RS-GP milik Aleix Espargaró dan Maverick Viñales.
Kemewahan Eropa vs kemudahan perawatan ala Jepang

Berbicara soal harga, terdapat selisih yang cukup signifikan yang biasanya menjadi penentu utama. Honda ADV 160 dibanderol mulai dari kisaran Rp 37,5 juta untuk tipe CBS hingga Rp 42,1 juta untuk tipe RoadSync OTR Jakarta.
Sedangkan Aprilia SR GT 200 dipasarkan dengan harga baru mulai dari Rp 60 juta hingga Rp 62 juta untuk versi Replica. Selisih harga sekitar Rp 20 juta ini menempatkan Aprilia sebagai opsi yang lebih eksklusif dan premium.