Ikuti Jejak Toyota, Honda akan Jorjoran Gelontorkan 15 Mobil Hybrid

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:34 WIB
Ikuti Jejak Toyota, Honda akan Jorjoran Gelontorkan 15 Mobil Hybrid
Honda HR-V hybrid. (Foto: Honda Prospect Motor)
baca 10 detik
  • Toyota dan Honda mengalihkan fokus strategi global mereka dari mobil listrik murni menuju pengembangan teknologi kendaraan hybrid.
  • Honda berencana meluncurkan 15 model hybrid baru hingga tahun 2030 guna meningkatkan profitabilitas serta menekan biaya produksi.
  • Pemanfaatan bahan baku baterai untuk banyak mobil hybrid dinilai lebih efektif mengurangi emisi karbon dibanding mobil listrik.

Suara.com - Jika sebelumnya semua produsen berlomba-lomba mengejar teknologi mobil listrik murni (EV), kini raksasa otomotif mulai melirik kembali teknologi hybrid.

Langkah ini dipelopori oleh Toyota yang sejak 2025 cukup vokal meragukan dominasi penuh EV dalam waktu dekat, dan kini Honda secara resmi menyatakan akan mengikuti jejak serupa dengan melakukan investasi besar-besaran pada lini hybrid mereka.

Toyota telah lama berargumen bahwa dunia belum sepenuhnya siap untuk transisi total ke mobil listrik murni.

Melalui jajaran produk legendaris seperti Prius, Toyota tetap konsisten menawarkan opsi hybrid sebagai solusi transisi yang paling efisien.

Para eksekutif Toyota berpendapat bahwa infrastruktur pengisian daya yang belum merata, harga kendaraan yang masih sangat tinggi, hingga keterbatasan bahan baku baterai menjadi penghambat utama gerakan massal menuju EV.

Bagi Toyota, strategi yang lebih masuk akal adalah menyediakan berbagai pilihan mulai dari hybrid, plug-in hybrid (PHEV), hingga kendaraan bertenaga hidrogen demi mencapai target netralitas karbon pada tahun 2050.

Kini, Honda yang sebelumnya tampak sangat ambisius mengejar target EV, memutuskan untuk melakukan reset strategi besar-besaran dalam bisnis otomotif globalnya.

Dalam pengarahan pers global di Tokyo, Toshihiro Mibe selaku pimpinan Honda mengungkapkan rencana perusahaan untuk meluncurkan 15 model hybrid baru secara global hingga tahun fiskal 2030.

Perubahan fokus ini merupakan bagian dari upaya Honda untuk membangun kembali profitabilitas bisnis mereka yang sempat tertekan.

baca juga

Honda menargetkan rekor laba operasi pada tahun fiskal 2029 dengan cara meningkatkan efisiensi manufaktur dan mempercepat peluncuran model-model hybrid.

Langkah Honda ini dipandang sebagai bentuk pengakuan bahwa pendekatan yang hanya berfokus pada EV sulit diterapkan secara instan di semua wilayah.

Honda mengklaim sistem hybrid generasi terbaru mereka akan lebih hemat bahan bakar hingga 10 persen dan yang paling krusial, biaya produksinya turun lebih dari 30 persen dibandingkan sistem saat ini.

Dengan biaya produksi yang lebih murah, Honda berharap dapat meningkatkan margin keuntungan sekaligus menawarkan harga yang lebih kompetitif di pasar utama seperti Amerika Utara, Jepang, dan India, menurut Motorbeam.

Di balik keputusan para raksasa Jepang ini, terdapat logika efisiensi penggunaan baterai yang sangat kuat.

All-New Honda Step WGN dengan desain clean dan condong ke bentuk kubus atau kotak [Carscoops via ANTARA].
All-New Honda Step WGN dengan desain clean dan condong ke bentuk kubus atau kotak [Carscoops via ANTARA].

Beberapa data menunjukkan bahwa menggunakan pasokan bahan baku baterai yang terbatas untuk memproduksi banyak mobil hybrid jauh lebih efektif dalam mengurangi emisi karbon total dibandingkan jika bahan baku tersebut hanya digunakan untuk sedikit mobil listrik murni dengan baterai berkapasitas besar.

Sebagai gambaran, material baterai yang dibutuhkan untuk satu mobil pikap listrik besar sebenarnya bisa digunakan untuk membuat puluhan unit mobil hybrid.

Distribusi baterai yang lebih merata ke banyak kendaraan hybrid dinilai mampu memangkas emisi secara kolektif dengan lebih cepat di tengah ancaman kelangkaan pasokan litium dan nikel dunia.

Strategi baru Honda yang disebut sebagai "Triple Half" juga akan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat lini masa pengembangan produk mereka.

Meskipun Honda tetap berkomitmen pada visi jangka panjang netralitas karbon, perusahaan kini memilih pendekatan yang lebih seimbang antara hybrid dan EV.

Fenomena kembalinya Honda ke jalur hybrid mempertegas bahwa teknologi ini bukan sekadar jembatan sementara, melainkan solusi pragmatis yang paling dicari konsumen saat ini di tengah ketidaksiapan infrastruktur EV global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan

Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:17 WIB

Intip Harga Honda Stylo 160 yang Kian Curi Perhatian di Jalan Perkotaan

Intip Harga Honda Stylo 160 yang Kian Curi Perhatian di Jalan Perkotaan

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:55 WIB

Update Harga 6 Mobil Listrik BYD Termurah Mei 2026, Tipe Hemat hingga Premium

Update Harga 6 Mobil Listrik BYD Termurah Mei 2026, Tipe Hemat hingga Premium

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:29 WIB

Vario 160 Baru Berkode K2SM Kabarnya Siap Meluncur, Sasis eSAF Dapat Racikan Baru?

Vario 160 Baru Berkode K2SM Kabarnya Siap Meluncur, Sasis eSAF Dapat Racikan Baru?

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:14 WIB

VinFast VF MPV 7 Buatan Subang Resmi Mengaspal Ramaikan Segmen Mobil Listrik Keluarga

VinFast VF MPV 7 Buatan Subang Resmi Mengaspal Ramaikan Segmen Mobil Listrik Keluarga

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×