- BYD menempati posisi kedua merek mobil terlaris di Australia dengan total penjualan 33.454 unit selama Januari hingga Mei 2026.
- Pertumbuhan pesat BYD didorong oleh inovasi teknologi baterai serta kebijakan insentif pemerintah Australia terhadap kendaraan rendah emisi.
- Keberhasilan BYD memperkecil selisih penjualan dengan Toyota mencerminkan pergeseran minat konsumen terhadap produk otomotif asal negara Tiongkok.
Suara.com - BYD terus menunjukkan performa impresif di pasar otomotif Australia dengan menempati posisi kedua merek mobil terlaris nasional selama dua bulan berturut-turut. Raksasa kendaraan listrik asal Tiongkok tersebut kini berada tepat di belakang Toyota yang masih memimpin pasar di Negeri Kanguru.
Berdasarkan data industri otomotif Australia sepanjang Januari hingga Mei 2026, BYD mencatat penjualan sebanyak 33.454 unit kendaraan. Meskipun Toyota masih membukukan 76.017 unit, selisih penjualan antara kedua merek ini dilaporkan semakin mengecil jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Lonjakan pertumbuhan BYD tergolong sangat pesat karena pada periode yang sama tahun lalu mereka hanya menjual 15.199 unit. Sebaliknya, Toyota justru mengalami penurunan dari angka 100.753 unit pada tahun sebelumnya. Melansir CarExpert, BYD telah menjadi penantang paling serius bagi dominasi Toyota dan peluang untuk merebut posisi puncak kini bergantung pada pilihan konsumen di masa mendatang.
Keberhasilan merek asal Tiongkok tidak hanya didominasi oleh BYD semata. Saat ini terdapat empat merek asal China yang sukses menembus daftar sepuluh besar penjualan kendaraan di Australia yaitu BYD, GWM, Chery, dan MG. Kondisi tersebut menunjukkan pergeseran minat konsumen yang cukup signifikan terhadap produk otomotif asal Negeri Tirai Bambu.
Pertumbuhan pesat BYD didorong oleh keunggulan inovasi teknologi baterai dan sistem penggerak listrik yang efisien. Selain itu dukungan pemerintah setempat melalui program New Vehicle Efficiency Scheme serta insentif Electric Car Discount turut mempercepat adopsi kendaraan rendah emisi di kalangan masyarakat.
Data industri menunjukkan penjualan kendaraan listrik murni atau EV di Australia meningkat 157,2 persen secara tahunan. Sementara itu angka penjualan kendaraan jenis plug-in hybrid atau PHEV melonjak hingga 270,2 persen. Kenaikan harga bahan bakar serta meningkatnya kesadaran terhadap efisiensi biaya operasional menjadi faktor utama konsumen beralih ke teknologi ramah lingkungan.
Secara global BYD juga mencatatkan performa kuat dengan penjualan internasional mencapai 160.644 unit pada Mei 2026. Dengan kombinasi kebijakan pemerintah yang mendukung serta jajaran produk yang semakin lengkap, BYD memiliki peluang besar untuk terus memperluas pangsa pasar dan semakin mendekati posisi puncak dalam beberapa tahun mendatang.