- Yamaha Indonesia resmi melakukan penyesuaian harga suku cadang sejak Mei 2026 akibat dampak gejolak ekonomi global.
- Ducati Indonesia memberlakukan kenaikan harga suku cadang sebesar 20 persen mulai 8 Juni 2026 untuk pemesanan baru.
- Kenaikan biaya suku cadang kedua pabrikan tersebut terjadi karena membengkaknya beban impor dan pelemahan nilai tukar uang.
Suara.com - Yamaha Indonesia mengungkapkan telah melakukan penyesuaian harga terhadap produk suku cadang di tengah gejolak ekonomi global.
Efek domino dari membengkaknya biaya impor kini sudah merembet langsung ke urusan garasi para bikers Yamaha.
Meski tidak ada pengumuman resmi terkait kenaikan harga suku cadang Yamaha, namun pabrikan berlogo garpu tala tersebut mengaku sudah melakukan penyesuaian harga.
"Sudah ada penyesuain harga spareparts di bulan Mei lalu. Soal kenaikan harganya variatif," ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg saat dihubungi Suara.com, Rabu (10/6/2026).
Sebelumnya Ducati Indonesia baru saja mengeluarkan pengumuman penting bagi seluruh Ducatisti. Per tanggal 8 Juni 2026, telah diberlakukan penyesuaian (kenaikan) harga sebesar 20% untuk pemesanan suku cadang baru di luar stok yang ada saat ini.
Catatan pentingnya, kenaikan ini berlaku terpisah dan di luar penyesuaian harga yang sebelumnya sudah diterapkan.
"Penyesuaian ini merupakan dampak dari kondisi ekonomi global yang mempengaruhi rantai pasok suku cadang, serta pelemahan nilai tukar uang saat ini yang berdampak langsung pada biaya pengadaan barang impor," tulis keterangan Ducati Indonesia.
Artinya baik pengguna motor Yamaha ataupun Ducati di Indonesia harus merogoh kocek lebih dalam saat harus melakukan penggantian sparepart motor.