- Pertamina menaikkan harga Pertamax di Jakarta per 10 Juni 2026, memicu lonjakan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.
- Konsumen kini memilih mobil listrik baru asal Tiongkok atau mobil listrik bekas Nissan Leaf dengan harga terjangkau.
- Peralihan ke kendaraan listrik dinilai lebih efisien karena biaya operasional yang jauh lebih murah daripada bensin konvensional.
![Harga All New Nissan Leaf di Indonesia mulai Rp 649 juta. [Nissan Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/18/51864-all-new-nissan-leaf.jpg)
Di sinilah Nissan Leaf bekas masuk sebagai opsi yang sangat menggoda. Berdasarkan pantauan pasar di platform seperti OLX, harga Nissan Leaf bekas tahun 2021 kini sudah menyentuh angka Rp210 juta.
Harga ini bersaing langsung dengan unit baru BYD Atto 1, namun Leaf menawarkan sensasi "mobil beneran" dengan dimensi lebih luas dan tenaga jauh lebih besar.
Nissan Leaf dibekali tenaga maksimal 150 PS dan torsi instan sebesar 320 Nm, jauh melampaui torsi BYD Atto 1 yang berada di angka 135 Nm.
Pabrikan mengklaim bahwa Distance per full charge alias jarak tempuh dalam sekali isi penuh baterai mencapai 311km.
Dari sisi fitur, Leaf memiliki teknologi e-Pedal yang memungkinkan pengemudi melaju dan berhenti hanya dengan satu pedal, serta fitur keselamatan lengkap seperti 6 airbags dan Intelligent Cruise Control.
Pakar otomotif dari channel Motomobi memberikan testimoni yang sangat positif mengenai pengalaman berkendara EV ini.
"Bagian yang paling kami suka dari mobil listrik adalah torsi yang instan tanpa nunggu," ujarnya saat menguji akselerasi Nissan Leaf.
Ia juga menambahkan sebuah sentimen yang cukup mendalam bagi mereka yang masih ragu berpindah dari mobil bensin.
"Siapa pun yang sudah merasakan mobil listrik, apabila kembali ke mobil bermesin biasa, akan merasa kembali ke zaman batu," tegas Motomobi dalam ulasannya.