5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:34 WIB
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia Di Kala Harga Pertamax Meroket[Suara.com/Manuel Jeghesta]
baca 10 detik
  • Konsumsi BBM mobil hybrid sangat dipengaruhi kondisi jalan dan intensitas penggunaan AC saat macet.
  • Tiap merek hybrid memiliki risiko kerusakan komponen dan biaya perawatan yang berbeda-beda.
  • Motor listrik menjadi solusi paling praktis dan hemat untuk mobilitas harian jarak dekat.

 

Suara.com - Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax yang baru saja terjadi kembali menjadi pukulan bagi para pengguna kendaraan harian. Fenomena ini tak pelak memaksa banyak pemilik mobil memutar otak demi menekan pengeluaran bulanan, salah satunya dengan melirik kendaraan elektrifikasi sebagai jalan keluar.

Membeli mobil elektrifikasi kini bukan sekadar ikut tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan taktis untuk efisiensi bahan bakar dan antisipasi biaya perawatan.

Namun, banyak konsumen terjebak pada klaim brosur tanpa mengetahui realita di lapangan, terutama saat mobil digunakan membelah kemacetan kota dengan kondisi AC terus menyala.

Untuk membantu Anda mengambil keputusan, ahli perawatan otomotif dari bengkel spesialis Dokter Mobil membongkar fakta lapangan dari 5 mobil hybrid yang paling banyak wara-wiri di jalanan, beserta satu alternatif roda dua yang layak dipertimbangkan.

Berikut adalah bedah tuntas produknya:

1. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

Innova Zenix Hybrid Jadi Andalan Toyota di IIMS 2024. (Foto: TAM)
Innova Zenix Hybrid Jadi Andalan Toyota di IIMS 2024. (Foto: TAM)

Innova Zenix menjadi primadona baru mobil keluarga, terutama saat harga bensin tak menentu.

Transisi dari penggerak belakang ke depan dengan imbuhan sistem hybrid ternyata memberikan lonjakan efisiensi yang nyata, asalkan rutenya sesuai.

"Kalau Innova Zenix sih dibilang ngirit, gua sendiri dalam kota standar dapat 1 banding 15... dan luar kota gua pernah bawa dari Bandung sampai Jakarta itu dapat 1 banding 20, 1 banding 22. Dan gua bawa mobil bukan kayak kakek-kakek, bawanya cukup kencang dan memang nyalip." ujar Ko Lung Lung.

baca juga

2. Honda CRV e:HEV

Honda CR-V RS e:HEV [Honda Indonesia]
Honda CR-V RS e:HEV [Honda Indonesia]

Honda CRV Hybrid membawa sistem baterai yang diklaim lebih canggih, namun ada catatan historis perawatan yang harus diperhatikan berdasarkan pengalaman pengguna di negara tetangga.

Desain pendinginan komponen menjadi kunci keawetan sistem hybrid mobil ini.

"Honda baterainya jauh lebih pintar bikinnya. Nah, Honda di luar sana yang kita sudah rasakan adalah dia inverternya banyak problem setelah beberapa tahun karena dia enggak didinginkan sedingin mungkin, gara-gara inverternya panas setelah beberapa tahun dia ada beberapa part yang memang kebakar." tambahnya.

3. Suzuki XL7 Smart Hybrid

Test Drive Suzuki XL7 Hybrid di Yogyakarta. (SUARA.com/Manuel Jeghesta)
Test Drive Suzuki XL7 Hybrid di Yogyakarta. (SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Berbeda dengan sistem full hybrid, XL7 menggunakan teknologi micro hybrid (ISG). Sistem ini menyala di kondisi jalan tertentu seperti saat melaju di jalan tol.

Keuntungannya? Harga baterai pengganti jauh lebih bersahabat di kantong dan penempatannya sangat ringkas.

"Baterainya itu murah sekali karena dia hanya kayak ibaratnya lu beli baterainya Audi, Mercy... Dia di bawah bangku passenger depan. Enggak seberapa gede dan yang paling sering rusak adalah si belt-nya... Tapi itu pun putusnya setelah 5 tahun sih. Menurut gua worth it to buy karena perawatannya cukup simpel."

4. Wuling Almaz Hybrid

Wuling Almaz Hybrid. [Wuling]
Wuling Almaz Hybrid. [Wuling]

Bermesin 2.000 cc, Almaz Hybrid menawarkan kelapangan kabin khas Wuling dengan konsumsi BBM yang secara teori sangat menjanjikan untuk melawan imbas kenaikan Pertamax. Sejauh ini, keluhan soal perawatan mobil ini masih sangat minim di meja bengkel.

"Secara paper sih dia paling ngirit, 1 banding 19. Cuman Almaz Hybrid gua belum dengar komplainan sih... bodinya lu dapat body Almaz, cukup sporty di dalamnya, cukup lega, feature-nya banyak."

5. Toyota Alphard Hybrid

Alphard Hybrid. (Suara.com/Deni Yuliansari)
Alphard Hybrid. (Suara.com/Deni Yuliansari)

Untuk segmen premium, Alphard Hybrid memberikan konsumsi BBM 1:18, jauh lebih irit dari versi bensin biasa yang hanya berkisar 1:6.

Namun, ruang kabin yang mewah sering menggoda pemilik untuk menambah perangkat elektronik, yang justru berakibat fatal pada kelistrikan bawaan pabrik.

"Di Malaysia itu ada yang Alphard-nya memang dia modif dalamnya dengan audio, itu membuat si baterai hybrid-nya cepat rusak. Yang kedua adalah dia modif dalamnya pasangin kulkas lagi... Kulkas itu mengambil listriknya dari si baterai, jebol juga tuh baterainya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal

Perfect Storm 2026: Saat Harga Pertamax Meroket Bersamaan dengan Ledakan PHK Massal

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:29 WIB

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:15 WIB

Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan

Legislator PDIP Kecewa Pertamax Naik Diam-diam: Tanpa Sosialisasi, Tanpa Penjelasan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:08 WIB

Terkini

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

×