Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi Sulit Ubah Keputusan Pemerintah

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:31 WIB
Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi Sulit Ubah Keputusan Pemerintah
Ilustrasi demo mahasiswa - Ratusan mahasiswa saat mendatangi kawasan Gedung DPR/MPR Jakarta, Selasa (9/9/2025). ANTARA/Khaerul Izan
baca 10 detik
  • Mahasiswa melakukan demonstrasi di berbagai daerah pada Juni 2026 untuk menolak kebijakan kenaikan harga BBM nonsubsidi pemerintah.
  • Pakar kebijakan publik menilai aksi mahasiswa sulit mengubah keputusan pemerintah yang fokus menjaga stabilitas fiskal dan anggaran.
  • Pemerintah menghadapi defisit fiskal besar sehingga memilih mempertahankan kebijakan kenaikan BBM guna menghindari penambahan beban utang negara.

Suara.com - Rencana aksi demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah untuk menolak kenaikan harga BBM nonsubsidi dinilai kecil kemungkinannya mampu mengubah keputusan pemerintah.

Pakar Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Agustinus Subarsono, menilai tekanan fiskal dan pelemahan ekonomi membuat pemerintah cenderung mempertahankan kebijakan tersebut meski mendapat penolakan publik.

Namun, terlepas dari itu, aksi mahasiswa merupakan bagian dari kebebasan berekspresi dalam ruang demokrasi yang harus dihormati. Menurut dia, mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, termasuk soal kenaikan harga BBM nonsubsidi.

"Demo di berbagai tempat yang menolak kenaikan harga BBM non-subsisi sebagai bentuk kebebasan di ruang demokrasi yang perlu dihormati," kata Subarsono kepada Suara.com, Kamis (11/6/2026).

Kendati demikian, ia menilai peluang gerakan mahasiswa untuk membatalkan kebijakan tersebut cukup kecil.

"Dengan tidak mengurangi semangat adik-adik mahasiswa nampaknya perjuangan mahasiswa sulit mengubah kebijakan yang sudah ada," imbuhnya.

Salah satu penyebabnya adalah kondisi fiskal pemerintah yang sedang tertekan akibat defisit anggaran yang terus membesar.

"Mei 2026 defisit fiskal sudah mencapai sebesar Rp180.4 Triliun dan kalau pemerintah tidak menambah pendapatannya dari kenaikan BBM non-subsidi, maka akan menambah utang pemerintah untuk menutup defisit fiskal," tuturnya.

Menurut Subarsono, situasi menjadi semakin berat setelah pelemahan nilai tukar rupiah ikut menambah beban APBN. Dalam kondisi tersebut, pemerintah diperkirakan akan lebih memilih menjaga stabilitas fiskal dan mempertahankan kepercayaan investor dibandingkan membatalkan kebijakan kenaikan BBM.

baca juga

Apalagi pemerintah juga tengah mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen. Oleh sebab itu, stabilitas ekonomi dan politik dinilai menjadi prioritas utama yang ingin dijaga pemerintah.

Ilustrasi petugas SPBU tengah melayani pelanggan yang membeli Pertamax Series. [Dok Pertamina]
Ilustrasi petugas SPBU tengah melayani pelanggan yang membeli Pertamax Series. [Dok Pertamina]

Di sisi lain, ia menyoroti kecenderungan respons pemerintah terhadap kritik publik dalam beberapa waktu terakhir. Gerakan mahasiswa justru berpotensi menghadapi pendekatan represif apabila aksi protes berlangsung besar-besaran.

"Kalau merespons tuntutan mahasiswa dengan membatalkan kenaikan BBM non-subsidi, maka pilhannya adalah menutup defisit fiskal dengan utang, dan saya pikir probabilitasnya kecil atau bahkan tidak akan dilakukan oleh pemerintah dalam situasi rupiah yang melemah saat ini," tegasnya.

Selain faktor politik dan fiskal, Subarsono menyebut gerakan mahasiswa masih menghadapi tantangan dalam membangun solidaritas kolektif.

Menurut dia, tidak semua mahasiswa terdampak langsung oleh kenaikan BBM nonsubsidi karena sebagian besar masih menggunakan Pertalite.

Meski demikian, ia mengingatkan dampak tidak langsung tetap akan dirasakan masyarakat, terutama jika terjadi perpindahan besar-besaran pengguna Pertamax ke Pertalite.

Kondisi itu dikhawatirkan memicu antrean panjang di SPBU dan memperbesar keresahan sosial. Jika tidak ditangani dengan cepat, tekanan ekonomi akibat kenaikan BBM dikhawatirkan dapat berkembang menjadi persoalan sosial dan politik yang lebih luas.

"Ini perlu direspons oleh pemerintah dengan menambah supply pertalite di berbagai SPBU. Kalau tidak, bisa berpotensi menambah gejolak sosial dan gerakana mahasiswa menjadi riuh," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:32 WIB

Update Harga Pertamax dan Pertalite Hari Ini 11 Juni 2026, Ini 3 Alasan Harga BBM Naik

Update Harga Pertamax dan Pertalite Hari Ini 11 Juni 2026, Ini 3 Alasan Harga BBM Naik

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:53 WIB

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:05 WIB

Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter

Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:09 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terkini

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bahasa Kita bukan NPC!

Bahasa Kita bukan NPC!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:40 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Kawal Aksi Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Situasional

Kawal Aksi Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Situasional

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

×