Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:45 WIB
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menyapa masyarakat Jakarta di atas mobil Maung MV3 Garuda usai dilantik pada 20 Oktober 2024. [Antara]
baca 10 detik
  • Penyebab Kebocoran: Modifikasi mendadak pemasangan sunroof di atap lapis baja pada H-3 jelang pelantikan.
  • Suspensi Keras: Wajar terjadi karena basisnya adalah rantis militer penopang pelat baja antipeluru yang tebal.
  • Komitmen Nasionalisme: Meski sempat bocor dan keras, Presiden Prabowo tetap menggunakan mobil Pindad demi nasionalisme.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini menceritakan pengalaman tak terduga bersama kendaraan dinas terbarunya, MV3 Garuda Limousine buatan PT Pindad. Alih-alih mendapatkan kenyamanan absolut layaknya mobil kepresidenan pada umumnya, sang Kepala Negara justru sempat merasakan atap bocor di tengah guyuran hujan deras hingga guncangan keras saat melintasi rute pegunungan.

"Saya suka tidur di mobil. Jadi satu saat saya lagi tidur di mobil, tahu-tahu karena hujan keras di luar saya tidur, tek-tek, saya bangun rupanya bocor," ungkap Prabowo secara blak-blakan saat menghadiri pembukaan Munas ke-XVIII HIPMI di Lampung.

Mengetahui kendala tersebut, Prabowo langsung mengirimkan kembali kendaraan taktis (rantis) modifikasi itu ke bengkel Pindad.

Merespons keluhan langsung dari orang nomor satu di Indonesia, PT Pindad tidak tinggal diam. Perusahaan pelat merah tersebut langsung menarik unit dan memberikan penjelasan teknis mengenai anomali yang terjadi pada mobil berdesain boxy dan gagah tersebut.

Kompromi Teknis: Sunroof Dadakan di Atap Lapis Baja

Manajemen Pindad menjelaskan bahwa insiden kebocoran tersebut terjadi pada masa awal penggunaan kendaraan.

Akar masalahnya bukan pada kegagalan produksi, melainkan adanya kompromi teknis dan modifikasi mendadak.

Secara spesifikasi awal, MV3 Garuda Limousine dirancang dengan konfigurasi full armour (lapis baja utuh) demi menjamin keamanan maksimal berstandar VVIP.

Artinya, struktur atap kendaraan ini sejak awal didesain tertutup rapat dengan pelat baja tanpa celah.

baca juga

Namun, hanya tiga hari (H-3) menjelang pelantikan Presiden, muncul kebutuhan mendesak untuk menambahkan fitur sunroof. Fitur ini diinstruksikan agar Presiden dapat berdiri dan menyapa masyarakat secara langsung saat iring-iringan kenegaraan.

Membobol atap baja untuk memasang kaca sunroof dan sistem pelindung air (weather seal) dalam waktu yang sangat singkat tentu menghadirkan tantangan engineering tersendiri, yang pada akhirnya memicu kebocoran saat diuji oleh hujan deras di kondisi nyata.

"Setelah menerima masukan dan evaluasi, tim teknis Pindad segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh yang dilakukan dengan tepat dan cepat, sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi secara optimal," tulis pernyataan resmi Pindad di akun Instagram mereka.

Presiden Prabowo menaiki Maung MV3 Garuda Limousine. [BPMI Sekretariat Presiden]
Presiden Prabowo menaiki Maung MV3 Garuda Limousine. [BPMI Sekretariat Presiden]

Karakter Suspensi Rantis Bukan untuk Kenyamanan Limosin

Terkait keluhan guncangan keras saat melintasi jalan pegunungan, hal ini sejatinya tidak lepas dari DNA asli kendaraan tersebut. MV3 Garuda dibangun dari basis Pindad Maung, yang merupakan sebuah rantis militer.

Kendaraan taktis menggunakan sasis tipe ladder frame dengan racikan suspensi heavy duty.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:49 WIB

Ternyata Kita Salah, 19 Juta Lapangan Pekerjaan Itu untuk TNI dan Polisi

Ternyata Kita Salah, 19 Juta Lapangan Pekerjaan Itu untuk TNI dan Polisi

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:45 WIB

Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?

Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 20:45 WIB

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

Kronologi Konser Kotak Mendadak Dihentikan: Bau Menyengat di Lagu ke-10, Tantri Sampai Sesak Napas

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

Bahas RUU Perampasan Aset Habiburokhman 'Ditodong' Pukat UGM: Buka Drafnya, Biar Kami Bedah!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:36 WIB

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

×