Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Nur Khotimah

Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB
Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat
Ilustrasi ngebut naik motor. (Pexels/Optical Chemist)
baca 10 detik
  • Gaya berkendara berpengaruh besar terhadap efisiensi konsumsi bensin motor.
  • Ngebut dan menarik gas secara agresif dapat membuat mesin bekerja lebih berat sehingga bensin lebih cepat habis.
  • Simak penjelasan apakah ngebut benar-benar bikin boros bensin serta tips berkendara agar tetap hemat.

Suara.com - Harga bahan bakar yang terus menjadi perhatian membuat banyak pengendara motor mencari cara agar konsumsi bensin tetap hemat.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul terkait ini adalah apakah kebiasaan ngebut benar-benar membuat bensin lebih cepat habis.

Pada dasarnya, gaya berkendara memang memiliki pengaruh besar terhadap efisiensi penggunaan bahan bakar.

Tarikan gas yang terlalu agresif dan kecepatan tinggi dalam waktu lama dapat membuat mesin bekerja lebih berat sehingga konsumsi bensin meningkat.

Lalu, benarkah ngebut membuat bensin motor lebih boros dan bagaimana cara berkendara agar konsumsi bahan bakar tetap hemat? Berikut penjelasannya.

Apakah Ngebut Bikin Bensin Lebih Boros?

Biker tengah menikmati tunggangannya. Sebagai ilustrasi ngebut [Envato Elements/arthurhidden].
Ilustrasi ngebut. [Envato Elements/arthurhidden].

Banyak pengendara motor mengira memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi dapat membuat perjalanan lebih efisien, termasuk dalam penggunaan bahan bakar.

Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena gaya berkendara sangat memengaruhi konsumsi bensin.

Berdasarkan penjelasan yang dirangkum dari laman Federal Oil, berkendara terlalu cepat justru dapat membuat bensin lebih boros.

Saat motor melaju dengan kecepatan tinggi, mesin bekerja lebih keras dan harus melawan hambatan udara yang semakin besar sehingga membutuhkan lebih banyak bahan bakar.

baca juga

Sebaliknya, mengendarai motor dengan kecepatan yang terlalu rendah juga bukan solusi untuk menghemat bensin.

Pada kondisi tersebut, putaran mesin (RPM) tetap cukup tinggi sementara laju kendaraan rendah, sehingga bahan bakar yang disemprotkan ke ruang bakar menjadi lebih banyak untuk setiap siklus putaran mesin.

Ilustrasi ngebut naik motor. (Pexels/Xuân Thng Trn)
Ilustrasi ngebut naik motor. (Pexels/Xuân Thng Trn)

Sumber yang sama menyebutkan bahwa kecepatan yang paling efisien untuk menghemat bahan bakar berada pada kisaran 40 hingga 60 km/jam dengan laju yang stabil.

Pada rentang kecepatan tersebut, mesin dapat bekerja lebih optimal tanpa membutuhkan tenaga berlebih untuk mempertahankan laju kendaraan.

Selain menjaga kecepatan, pengendara juga disarankan mempertahankan bukaan gas secara konstan dan menghindari akselerasi maupun deselerasi yang terlalu sering.

Gaya berkendara yang halus membantu mesin bekerja lebih efisien sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan.

Dengan demikian, ngebut bisa membuat bensin lebih boros dan bukanlah cara yang tepat untuk efisiensi bahan bakar.

Berkendara dengan kecepatan sedang, stabil, dan menghindari tarikan gas berlebihan merupakan salah satu kunci untuk menjaga efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus membuat perjalanan lebih nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?

BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:35 WIB

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?

Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet

Otomotif | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:12 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

×