- Konsumen di Indonesia dapat memilih motor bekas dengan bagasi luas dan tenaga mesin besar sebagai alternatif Honda BeAT.
- Beberapa model motor bekas seperti PCX, Aerox, FreeGo, NMAX, dan Address ditawarkan dengan harga lebih terjangkau dari BeAT.
- Pilihan motor tersebut memberikan keunggulan berupa kapasitas bagasi besar serta performa mesin yang lebih maksimal untuk mobilitas harian.
Suara.com - Honda BeAT memang jadi motor paling populer di Indonesia, terutama di kalangan pelajar dan pekerja muda. Harganya terjangkau, desainnya simpel, dan konsumsi BBM irit.
Namun, jika dilihat lebih teliti, ada beberapa motor lain yang justru menawarkan keunggulan lebih: bagasi lebih luas dan tenaga mesin lebih besar.
Untuk kebutuhan harian, motor dengan bagasi besar jelas lebih praktis. Helm, tas, atau barang bawaan bisa masuk tanpa ribet.
Ditambah tenaga mesin yang lebih bertenaga, motor-motor ini terasa lebih nyaman dipakai di jalanan perkotaan maupun perjalanan agak jauh.
Menariknya, beberapa model ini bisa ditemukan di pasar motor bekas dengan harga lebih murah dari BeAT baru.
Jadi, selain hemat di kantong, kamu juga dapat motor dengan fungsi lebih maksimal. Berikut lima motor dengan bagasi besar dan performa lebih bertenaga.
Honda PCX 150 (2018)

Honda PCX dikenal sebagai skutik premium dengan bagasi super luas, mencapai sekitar 28 liter. Mesin 149,3 cc menghasilkan tenaga 14,7 PS dan torsi 13,2 Nm.
Konsumsi BBM rata-rata 40–45 km/liter, cukup efisien untuk motor sekelasnya. Harga bekas PCX 2018 kini bisa ditemukan mulai Rp17–20 jutaan, masih lebih murah dibanding BeAT baru versi tertinggi.
Plusnya ada di kenyamanan berkendara dan bagasi lega, minusnya ukuran bodi besar sehingga kurang praktis untuk pelajar yang sering parkir di area sempit.
Yamaha Aerox 155 (2017)

Aerox punya bagasi 25 liter, cukup untuk helm full face dan barang tambahan. Mesin 155,1 cc menghasilkan tenaga sekitar 14–15 PS dengan torsi 13,8–13,9 Nm.
Konsumsi BBM berkisar 38–45 km/liter. Harga bekas Aerox 2017 ada di kisaran Rp15–18 jutaan.
Motor ini cocok untuk anak muda yang ingin tampil sporty. Plusnya performa tinggi dan desain agresif, minusnya suspensi agak keras untuk jalanan rusak.
Yamaha FreeGo 125
![Yamaha FreeGo meluncur di ajang IMOS 2018 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/10/31/95337-yamaha-freego-1.jpg)
FreeGo menawarkan bagasi 25 liter, salah satu yang terbesar di kelas 125 cc. Mesin 125 cc menghasilkan tenaga 9,4 PS dan torsi 9,5 Nm.
Konsumsi BBM sekitar 42–47 km/liter. Harga bekas FreeGo ada di kisaran Rp10–13 jutaan. Motor ini praktis untuk pelajar karena bagasi luas dan posisi pengisian bensin di depan.
Plusnya fungsional dan irit, minusnya tenaga terasa biasa saja jika dibanding Aerox.
Yamaha NMAX 155 (2015–2018)

NMAX punya bagasi sekitar 23–24 liter, cukup luas untuk kebutuhan harian. Mesin 155 cc Blue Core SOHC VVA menghasilkan tenaga 15,1 PS dan torsi 13,9 Nm.
Konsumsi BBM rata-rata 35–40 km/liter. Harga bekas NMAX generasi awal kini sekitar Rp14–17 jutaan. Motor ini populer karena kenyamanan suspensi dan posisi duduk santai.
Plusnya tenaga besar dan bagasi lega, minusnya bobot motor cukup berat untuk pelajar pemula.
Suzuki Address
![Suzuki Address. [Suzuki]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2014/10/29/o_195dpr23s1k3010it16vr2ldbt2a.jpg)
Suzuki Address punya bagasi 20,6 liter, cukup lega untuk motor kelas 113–125 cc. Mesin menghasilkan tenaga sekitar 9,4 PS dan torsi 10 Nm. Konsumsi BBM bisa mencapai 45–50 km/liter, menjadikannya salah satu motor paling irit di kelasnya.
Harga bekas Suzuki Address ada di kisaran Rp8–12 jutaan. Plusnya irit dan bagasi luas, minusnya desain sederhana dan tenaga terbatas dibanding motor 150 cc.
Artikel ini bisa jadi referensi bagi pembaca yang mencari motor bekas dengan bagasi besar dan performa lebih bertenaga, namun tetap lebih murah dari Honda BeAT baru.
Dengan pilihan ini, kebutuhan mobilitas harian tetap terpenuhi tanpa harus mengorbankan kenyamanan atau gaya.