- Penjualan mobil merek Tiongkok di Indonesia meningkat 73,6 persen menjadi 78.622 unit selama Semester I tahun 2026.
- Dominasi 17 merek asal China kini menguasai 18 persen pangsa pasar nasional dengan BYD sebagai pemimpin penjualan.
- Gaikindo menyatakan desain, teknologi, serta harga yang kompetitif menjadi faktor utama lonjakan minat konsumen terhadap mobil China.
Suara.com - Merek-merek mobil China semakin kuat mencengkeram pasar otomotif Indonesia. Di Semester I 2026, penjualan mobil Tiongkok sudah melejit 73,6 persen dibandingkan dengan torehan pada paruh pertama 2025 lalu.
Berdasarkan laporan bulanan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, penjualan mobil China pada Semester I 2026 mencapai 78.622 unit atau bertambah 33.341 unit dari periode yang sama tahun lalu.
Dengan penjualan sebanyak itu, mobil China sudah menguasai sekitar 18 persen pasar roda empat Indonesia atau naik 6 persen dari paruh pertama tahun lalu.
Berdasarkan penelusuran suara.com saat ini di Indonesia terdapat 17 merek mobil asal Tiongkok yang berjualan di Indonesia. Dari 17 merek tersebut, BYD adalah yang paling dominan dengan penjualan mencapai 17.334 unit.
Di urutan kedua ada Jaecoo, disusul oleh Geely, Wuling dan Chery. Berikut adalah daftar mobil China paling laris di Indonesia pada Semester I 2026:
![Daftar mobil China terlaris di Indonesia pada Semester I 2026. [Suara.com/Syahda]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/07/14/10575-mobil-china.jpg)
Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo Jongkie Sugiarto, kepada Suara.com pada Senin (13/7/2026) mengatakan naiknya penjualan mobil China di Indonesia dipengaruhi oleh tiga hal.
"Desain, teknologi dan harganya sangat baik," kata Jongkie via pesan singkat.
Lebih lanjut Jongkie menjelaskan bahwa penjualan mobil baru yang naik 15,9 persen pada Semester I tahun ini secara umum juga dipengaruhi oleh tiga faktor di atas.
"Banyak merek dan model mobil baru diluncurkan. Desain dan teknologinya baik dan harganya lebih terjangkau," imbuh dia.
Penjualan mobil naik 15,9 persen
Sebelumnya diwartakan penjualan mobil baru di Semester I 2026 melonjak cukup tinggi, yakni sebesar 15,9 persen jika dibandingkan dengan periode Januari - Juni 2025 lalu.
Dalam laporan bulanan Gaikindo diungkap penjualan wholesales pada enam bulan pertama 2025 mencapai 436.564 unit mobil, bertambah 59.857 unit dari periode yang sama tahun lalu.
Toyota masih menjadi merek dengan penjualan paling laris, diikuti oleh Daihatsu dan Suzuki. Tetapi yang juga mencolok dalam laporan Gaikindo adalah melonjaknya penjualan mobil dari merek mobil niaga.
Mitsubishi Fuso misalnya mencatatkan penjualan naik hingga di atas 50 persen. Isuzu di sisi lain membukukan kenaikan penjualan hingga 23 persen.
Sementara dari jajaran mobil listrik, BYD masih menjadi jawara dengan kenaikan penjualan 63 persen dan Jaecoo yang di paruh pertama tahun ini menjual lebih dari 17.000 unit mobil di Indonesia.