- Yamaha Motor de México merilis model Yamaha Crypton 115 FI edisi 2026 sebagai kendaraan urban yang efisien.
- Motor ini menggunakan mesin 114 cc berteknologi injeksi dengan spesifikasi teknis serupa dengan Yamaha Vega Force Indonesia.
- Harga jual Crypton di Meksiko mencapai Rp37 jutaan, jauh lebih mahal dibandingkan harga Vega Force di Indonesia.
Suara.com - Para pecinta otomotif generasi 90-an pasti tidak asing dengan nama Yamaha Crypton.
Motor bebek ini pernah menjadi primadona di jalanan Indonesia sebagai salah satu pionir motor bebek 4-tak Yamaha yang dikenal bandel.
Meskipun di tanah air namanya sudah lama tenggelam dan digantikan oleh keluarga Vega serta Jupiter, ternyata trah Crypton masih hidup subur di belahan dunia lain.
Yamaha Motor de México hingga kini masih menyediakan versi terbaru, yakni Yamaha Crypton 115 FI untuk model tahun 2026, dengan tampilan yang jauh lebih modern namun tetap membawa semangat motor pekerja.
Siapa yang menyangka bahwa di Meksiko, motor ini diposisikan sebagai kendaraan urban yang mengedepankan kebebasan dan efisiensi.
Jika dulu kita mengenal Crypton di Indonesia dengan desain yang cenderung kotak dan sederhana, versi 2026 ini tampil lebih mengalir dengan garis bodi yang elegan.
Yamaha membekalinya dengan teknologi Fuel Injection (FI) untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar, sebuah lompatan besar dari teknologi karburator yang dulu diusung oleh klan Crypton pertama kali saat mengaspal di Indonesia.

Berbicara soal spesifikasi, Yamaha Crypton 115 FI 2026 di Meksiko ini mengusung mesin 114 cc, 4-tak, SOHC, dengan pendingin udara.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 8,85 Hp pada 7.000 rpm dan torsi maksimal 9,2 Nm pada 5.500 rpm.
Jika kita bandingkan dengan saudaranya di Indonesia, Yamaha Vega Force, basis mesinnya terlihat sangat identik.
Vega Force juga menggunakan mesin 114 cc dengan teknologi FI yang menghasilkan tenaga sekitar 6,41 kW atau setara 8,59 Hp.

Secara dimensi pun keduanya bak pinang dibelah dua; memiliki panjang 1.940 mm dan lebar 715 mm.
Meski secara spesifikasi teknis dan dimensi sangat mirip dengan Yamaha Vega Force, ada satu hal yang membuat kening berkerut, yaitu harganya.
Di Meksiko, Yamaha Crypton 115 FI dibanderol dengan harga reguler 35.999 Peso Meksiko.
Jika dikonversi menggunakan kurs terbaru di mana 1 Peso Meksiko setara dengan Rp 1.029,31, maka harga motor bebek ini mencapai kisaran Rp 37.054.120.

Angka ini tergolong "kelas atas" untuk ukuran motor bebek entry-level jika dibandingkan dengan pasar Indonesia.
Sebagai perbandingan nyata, Yamaha Vega Force di Indonesia saat ini dibanderol dengan harga rekomendasi OTR Jakarta sebesar Rp 19.900.000.
Artinya, harga Crypton di Meksiko hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Vega Force, padahal keduanya berbagi spesifikasi yang sangat mirip, seperti penggunaan rem depan cakram 220 mm dan ban ukuran 17 inci.
Perbedaan harga yang mencolok ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh kebijakan pajak, biaya logistik, serta posisi pasar di masing-masing negara.
Kehadiran Crypton 115 FI di Meksiko seolah menjadi pengingat akan masa kejayaan motor bebek yang kini mulai tergerus oleh tren skutik.

Yamaha tetap mempertahankan lini ini untuk mereka yang mencari kendaraan tangguh, ringan dengan berat total hanya 98 kg, dan mudah dikendarai berkat transmisi semi-otomatis 4 percepatan.
Dengan fitur tambahan seperti panel instrumen modern dan lampu depan yang lebih terang, penerus Crypton ini tetap menjadi pilihan menarik bagi masyarakat urban di sana untuk menaklukkan kemacetan kota.