7 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan, Ketahui sebelum Terlanjur Mogok

Yasinta Rahmawati

Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:22 WIB
7 Penyebab Motor Matic Kurang Tenaga di Tanjakan, Ketahui sebelum Terlanjur Mogok
ilustrasi motor matic untuk touring (freepik/kroshka__nastya)
baca 10 detik
  • Sistem transmisi CVT motor matic sering kehilangan tenaga akibat komponen internal yang mengalami keausan atau kerusakan.
  • Tujuh penyebab utama meliputi roller peyang, V-belt kendur, filter kotor, kampas ganda tipis, hingga masalah pembakaran.
  • Pemeriksaan rutin dan penggantian komponen berkala di bengkel terpercaya dapat mengembalikan performa motor saat menanjak.

Suara.com - Pernahkah Anda tiba-tiba mengalami mesin motor matic terasa "ngeden" atau kehilangan tenaga di tanjakan?

Fenomena motor matic yang sulit menanjak bukan hanya menghambat perjalanan, tetapi juga berisiko membahayakan keselamatan Anda dan pengendara lain.

Motor matic bekerja dengan sistem transmisi Continuous Variable Transmission (CVT) yang sangat bergantung pada kondisi komponen internalnya.

Berbeda dengan motor manual, penurunan performa pada matic seringkali tidak terdeteksi hingga Anda bertemu dengan medan yang berat.

Untuk membantu Anda memahami masalah ini, kami telah merangkum 7 penyebab motor matic kurang tenaga di tanjakan berdasarkan analisis teknis otomotif.

1. Kondisi Roller yang Sudah "Peyang" atau Aus

Roller merupakan komponen di dalam CVT yang berfungsi memberikan tekanan pada pulley agar sabuk V-belt dapat bergerak sesuai kecepatan mesin.

Bentuk roller yang ideal adalah bulat sempurna. Seiring pemakaian, roller bisa berubah bentuk menjadi tidak rata atau "peyang".

Ketika roller sudah aus, pergerakannya menjadi tidak lancar. Akibatnya, rasio transmisi tidak berpindah secara optimal saat motor membutuhkan tenaga ekstra di tanjakan.

baca juga

Hal inilah yang membuat motor terasa tertahan meskipun gas sudah ditarik dalam-dalam.

2. V-Belt yang Sudah Kendur atau Retak

V-belt memiliki peran vital yang serupa dengan rantai pada motor bebek. Komponen ini meneruskan putaran mesin ke roda belakang.

Jika V-belt sudah melar atau mengalami keretakan, tingkat gesekannya terhadap pulley akan berkurang, sehingga terjadi selip.

Gejala selip ini paling terasa saat motor menghadapi beban berat, seperti saat berboncengan di tanjakan curam. Jika dibiarkan, V-belt yang aus tidak hanya mengurangi tenaga, tetapi juga berisiko putus di tengah jalan.

3. Filter Udara yang Terlalu Kotor

Mesin membutuhkan campuran udara dan bahan bakar yang tepat untuk menciptakan pembakaran yang sempurna.

Filter udara yang tersumbat oleh debu dan kotoran akan menghambat pasokan udara ke ruang bakar.

Kondisi ini menyebabkan campuran bahan bakar menjadi terlalu "kaya" (lebih banyak bensin daripada udara), sehingga mesin tidak mampu menghasilkan daya ledak yang maksimal.

Mengutip dari laman resmi Astra Honda Motor (AHM), pembersihan atau penggantian filter udara secara rutin sangat krusial untuk menjaga performa mesin tetap responsif.

4. Kampas Ganda yang Mulai Menipis

Kampas ganda atau clutch lining berfungsi untuk menyalurkan tenaga ke lonceng kampas ganda agar roda belakang berputar. Jika kampas ini sudah tipis atau aus, daya cengkeramnya terhadap lonceng akan berkurang drastis.

Seringkali, hal ini ditandai dengan munculnya getaran (geredeg) pada bagian CVT saat motor mulai berjalan.

Di tanjakan, kampas yang aus akan terus menerus mengalami selip, sehingga tenaga mesin terbuang sia-sia menjadi panas tanpa berhasil memutar roda secara efektif.

5. Masalah pada Sistem Pembakaran (Busi)

Busi yang sudah melewati masa pakainya atau kotor tidak akan mampu menghasilkan percikan api yang kuat. Percikan api yang lemah mengakibatkan proses pembakaran di dalam silinder menjadi tidak sempurna.

Efeknya sangat terasa pada torsi motor. Di jalan datar, motor mungkin masih terasa normal, namun begitu menghadapi beban gravitasi di tanjakan, kekurangan tenaga akibat pembakaran yang buruk akan sangat terlihat.

Pastikan Anda melakukan pengecekan busi setiap 6.000 hingga 8.000 kilometer.

6. Tekanan Kompresi Mesin Menurun

Penurunan kompresi biasanya terjadi karena adanya kebocoran pada klep atau ring piston yang sudah aus. Kompresi yang bocor membuat tekanan di dalam ruang bakar hilang, sehingga tenaga yang dihasilkan mesin merosot tajam.

Kondisi ini sering dialami oleh motor matic yang sudah memiliki usia pakai tinggi atau sering telat mengganti oli. Tanpa kompresi yang padat, mesin akan terasa sangat lemas dan cenderung cepat panas (overheat) saat dipaksa menanjak.

7. Penumpukan Kerak Karbon di Ruang Bakar

Penggunaan bahan bakar dengan oktan yang tidak sesuai spesifikasi mesin seringkali memicu penumpukan kerak karbon. Kerak yang menumpuk di kepala silinder dan payung klep dapat mengganggu efisiensi volume ruang bakar dan sistem buka-tutup klep.

Penumpukan deposit karbon tersebut menghambat aliran masuk bahan bakar dan pembuangan sisa pembakaran.

Melakukan carbon cleaner secara berkala bisa menjadi solusi untuk mengembalikan tenaga motor matic Anda seperti baru kembali.

Menjaga performa motor matic agar tetap tangguh di tanjakan sebenarnya tidak sulit asalkan Anda disiplin dalam melakukan servis rutin. Pastikan bagian CVT mendapatkan pembersihan berkala dan komponen habis pakai seperti roller serta V-belt diganti tepat waktu.

Jika motor Anda mulai menunjukkan gejala kurang tenaga, segera bawa ke bengkel resmi atau bengkel terpercaya untuk dilakukan diagnosa lebih lanjut sebelum komponen lain ikut mengalami kerusakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 5 Motor Matic Ringan dan Mudah Dikendarai Mulai 4 Jutaan, Simak Saran Pakar

Ini 5 Motor Matic Ringan dan Mudah Dikendarai Mulai 4 Jutaan, Simak Saran Pakar

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:54 WIB

6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik

6 Motor Baru dengan Harga Terjangkau di Indonesia: Ganteng ala Vespa, dari Hybrid hingga Listrik

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:01 WIB

Vario 125 Masih Jagoan? Komparasi vs Burgman, FreeGo, dan Brusky Bikin Kaget!

Vario 125 Masih Jagoan? Komparasi vs Burgman, FreeGo, dan Brusky Bikin Kaget!

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 15:01 WIB

Terkini

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Urutan Pemakaian Cleansing Balm, Facial Wash, dan Toner yang Benar

Urutan Pemakaian Cleansing Balm, Facial Wash, dan Toner yang Benar

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Tuntutan Diproses Pemerintah, Said Iqbal Pastikan Tak Ada Demo Buruh Besar-besaran hingga September

Tuntutan Diproses Pemerintah, Said Iqbal Pastikan Tak Ada Demo Buruh Besar-besaran hingga September

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Menjaga Amanah Wakaf Hijau: Niat Mulia Jangan Mangkrak di Atap Masjid

Menjaga Amanah Wakaf Hijau: Niat Mulia Jangan Mangkrak di Atap Masjid

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:32 WIB

4 Cushion Glowing Terbaik untuk Kulit Kering agar Tidak Patchy

4 Cushion Glowing Terbaik untuk Kulit Kering agar Tidak Patchy

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan

Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise

Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Satu per Satu Kedoknya Dibongkar! Infantino Suap Maroko, Iming-imingi Final Piala Dunia

Satu per Satu Kedoknya Dibongkar! Infantino Suap Maroko, Iming-imingi Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Indonesia di Ujung Tanduk, John Herdman Bongkar Kunci Garuda untuk Tekuk Singapura

Indonesia di Ujung Tanduk, John Herdman Bongkar Kunci Garuda untuk Tekuk Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:21 WIB

×