Krisis Manufaktur Global Lima Pabrik Volkswagen di Jerman Terancam Berhenti Beroperasi

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:05 WIB
Krisis Manufaktur Global Lima Pabrik Volkswagen di Jerman Terancam Berhenti Beroperasi
Volkswagen Golf GTI (vw.co.id)
baca 10 detik
  • Volkswagen berencana merestrukturisasi bisnis demi efisiensi dengan mengancam penutupan lima pabrik dan pemangkasan puluhan ribu karyawan.
  • Pemerintah Lower Saxony mendesak manajemen segera mencari solusi terbaik agar operasional pabrik dan stabilitas ekonomi wilayah tetap berjalan.
  • Dewan pengawas dan serikat pekerja menolak rencana tersebut karena dinilai hanya fokus memangkas hak karyawan tanpa kejelasan visi.

Suara.com - Rencana restrukturisasi besar-besaran tengah membayangi raksasa otomotif asal Jerman yakni Volkswagen. Sebanyak lima pabrik milik perusahaan tersebut kini berada dalam posisi terancam ditutup demi efisiensi bisnis. Situasi ini memicu reaksi cepat dari pemerintah negara bagian Lower Saxony yang meminta manajemen segera mencari solusi terbaik agar operasional pabrik tetap berjalan.

Perdana Menteri Lower Saxony Olaf Lies menekankan pentingnya sektor otomotif bagi stabilitas ekonomi wilayahnya. Ia berkomitmen menjaga daerah tersebut agar tetap menjadi pilar utama industri kendaraan di Jerman.

“Lower Saxony adalah wilayah otomotif dan ini harus tetap demikian,” katanya dikutip dari Reuters, Jumat 28 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut muncul menjelang pertemuan krusial antara jajaran direksi dengan para pekerja. Momen ini akan menjadi kesempatan bagi karyawan untuk meminta kejelasan langsung kepada CEO Volkswagen Oliver Blume terkait kebijakan pemangkasan biaya yang sangat agresif.

Sebelumnya Blume mengungkapkan perlunya pengurangan sekitar 50.000 posisi pekerjaan tambahan agar perusahaan kembali kompetitif. Langkah ini diambil untuk menghadapi tekanan persaingan dari produsen mobil asal China serta beban tarif di Amerika Serikat yang mencapai nilai miliaran dolar.

Namun upaya penghematan tersebut tidak berjalan mulus karena mendapat hambatan internal. Dewan pengawas Volkswagen dilaporkan telah memblokir sejumlah poin utama dalam rencana restrukturisasi tersebut. Di sisi lain serikat pekerja secara tegas menolak adanya penutupan pabrik maupun pemutusan hubungan kerja secara sepihak.

Ketua dewan pekerja Volkswagen Daniela Cavallo mengakui tantangan berat yang tengah dihadapi perusahaan. Meski demikian ia mengkritik pendekatan manajemen yang dianggap terlalu fokus pada pemangkasan hak karyawan.

“Program untuk masa depan tidak bisa dibuat atau dipertahankan hanya dengan membicarakan pengurangan biaya tenaga kerja, pemangkasan karyawan, dan mempertanyakan kelangsungan suatu lokasi,” katanya.

Cavallo juga mempertanyakan visi jangka panjang perusahaan setelah kebijakan restrukturisasi tersebut diterapkan. Saat ini pemerintah Lower Saxony mendesak adanya kesepakatan bersama antara manajemen dan pekerja untuk menyelamatkan masa depan lima pabrik yang sedang terancam tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Gila Industri Otomotif China yang Luncurkan Tiga Model Mobil Baru Setiap Hari

Tren Gila Industri Otomotif China yang Luncurkan Tiga Model Mobil Baru Setiap Hari

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×