Sahroni Tanya Alasan Konkret Presiden Jokowi Larang Giat Bukber ASN dan Pejabat, Dalih Cegah Covid-19 Tapi

Suara Pekanbaru | Suara.com

Jum'at, 24 Maret 2023 | 12:16 WIB
Sahroni Tanya Alasan Konkret Presiden Jokowi Larang Giat Bukber ASN dan Pejabat, Dalih Cegah Covid-19 Tapi
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mempertanyakan alasan dari pemerintah khususnya Presiden Jokowi melarang adanya giat bukber ASN dan pejabat di lingkungan pemerintah. (Foto: Dok. DPR RI)

SuaraPekanbaru.id- Munculnya larangan bagi para ASN dan pejabat di lingkungan pemerintah, untuk menggelar buka puasa bersama disorot oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Sahroni mengatakan kalau dirinya tidak dalam posisi kontra dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun dia mengaku meminta penjelasan lebih konkret, alasan poemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut. Jangan sampai larangan buka puasa ASN dan pejabat pemerintah, akan menimbulkan dugaan hingga persepsi di masyarakat.

"Saya bukan ingin dalam posisi kontra dengan kebijakan Pak Presiden. Namun kami rakyat perlu alasan yang lebih konkret, itu saja sebenarnya. Agar tidak terjadi persepsi macam-macam, di masyarakat tentang kondisi negara kita saat ini," terang Sahroni kepada media, Jumat (24/3/2023).

Dirinya khawatir, kalau masyarakat akan memiliki spekulasi yang macam-macam, terkait dengan larangan buka puasa bersama itu. Kendati hanya baru sebatas di lingkungan pemerintah saja, Sahroni ingin supaya kebijakan tersebut, disertai dengan alasan yang lebih kuat.

"Dengan segala hormat saya agak bingung dengan arahan ini. Dan walaupun hanya berlaku untuk ASN. Namun ini saya rasa bisa menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, tentang apa yang sebenarnya tengah terjadi," ucap Sahroni.

Andai saja kalau alsannya untuk mencegah penularan Covid-19, tapi berkaca kepada kegiatan sebelu, buka puasa, sudah banyak kegiatan dalam skala besar yang diperbolehkan.

Sahroni dalam hal ini mengaku sangat bingung, apa alasan yang sesungguhnya di balik larangan buka puasa bagi para ASN dan pejabat pemerintahan.

"Jika alasannya untuk penanggulangan Covid-19, saya mencatat setahun belakangan ini begitu banyak acara besar yang diselenggarakan tanpa protokol Covid-19 lagi. Konser besar sampai ratusan ribu orang. Acara kenegaraan juga ada yang sampai dihadiri satu juta orang, semuanya dilakukan secara lancar-lancar saja,” ungkap Sahroni.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada pejabat yang ada di lingkungan pemerintah untuk tidak menggelar acara buka puasa bersama. [Foto: Tim media Prabowo Subianto]
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada pejabat yang ada di lingkungan pemerintah untuk tidak menggelar acara buka puasa bersama. (sumber: Foto: Tim media Prabowo Subianto)

“Acara buka puasa ini saya kira sebanyak-banyaknya paling hanya 500 orang," lanjutnya menambahkan.

Seperti yang diektahui, kalau Presiden Jokowi sudah mengeluarkan arahan utnuk para pejabat dan pegawai pemerintahan, berkaitan dengan penyelenggaraan buka puasa bersama atau bukber di bulan Ramadan 1444 Hijriah.

Kepala Negara menekankan supaya acara gelar buka puasa bersama di bulan Ramadan tahun ini ditiadakan.

Arahan Jokowi tersebut juga tertuang di dalam surat Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Nomor 38/Seskab/DKK/03/2023, perihal arahan terkait penyelenggaraan buka puasa bersama. Surat tertanggal 21 Maret tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR Fraksi PKS Duga Larangan Pejabat Bukber Bukan Ide Orisinil Jokowi, Tapi Ada Pembisik

Anggota DPR Fraksi PKS Duga Larangan Pejabat Bukber Bukan Ide Orisinil Jokowi, Tapi Ada Pembisik

News | Jum'at, 24 Maret 2023 | 11:02 WIB

Pemerintah Bakal Larang Dagang Baju Impor di Kota Pekanbaru, Bersiap Harus Beralih Jual Baju Produk Lokal

Pemerintah Bakal Larang Dagang Baju Impor di Kota Pekanbaru, Bersiap Harus Beralih Jual Baju Produk Lokal

| Senin, 20 Maret 2023 | 11:31 WIB

Puluhan Ribu Satpol PP Bakal Lakukan Aksi Besar Jika Tak Digubris dan Diangkat ASN, PENA 98 SIap Berjuang Keras!

Puluhan Ribu Satpol PP Bakal Lakukan Aksi Besar Jika Tak Digubris dan Diangkat ASN, PENA 98 SIap Berjuang Keras!

| Kamis, 16 Maret 2023 | 19:05 WIB

Terkini

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 01:24 WIB

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:52 WIB

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:38 WIB

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:25 WIB

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:21 WIB

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:07 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:02 WIB

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:43 WIB