SuaraPekanbaru.id - Dalam semua kegiatan yang akan dilakukan, umat Islam selalu diperintahkan Allah SWT untuk selalu dimulai dengan doa.
Sebagaimana diketahui, Allah SWT menganjurkan umatnya setiap kali mengawali kegiatan diawali dengan doa, minimal mengucap bacaan basmallah.
Ada banyak doa populer yang sering diajarkan secara turun temurun dalam hal ketika akan memulai satu kegiatan.
Satu di antaranya adalah doa ketika mau berbuka puasa di Bulan Suci Ramadan. Ada satu doa buka puasa yang sangat populer selama ini, tetapi ternyata dipermasalahkan oleh para ulama besar.
Dalam kaitannya dengan doa untuk buka puasa, Ustaz Adi Hidayat kemudian mengupas dalam satu kajian.
Kajian yang diulas dan dibedah UAH sapaan ustadz Adi hidayat, satu di antaranya tentang paduan doa berbuka puasa.
Dijelaskan UAH, panduan doa untuk berbuka puasa ini tentu saja harus benar dan shahih berdasar pada hukum dan contoh Nabi Muhammad SAW.
Nah, ketika akan berbuka puasa biasa ada dua doa yang sering diamalkan dan bisa menjadi pilihan bagi umat muslim.
Dikutip Suara Pekanbaru dari kanal YouTube Ukhti HTA berikut adalah dua penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang doa berbuka puasa.
1. Merujuk pada Abu Daud hadis 2357
Dalam doa buka puasa yang pertama, adalah merujuk pada pernyataan Abu Daud nomor hadis 2357.
Doa yang dimaksud sangat populer bahkan masuk dalam kajian-kajian pembelajaran di tempat pendidikan formal maupun non-formal.
Bunyi dari doa pertama atau yang sangat populer ini adalah sebagai berikut:
"Allaahummalakasumtu wabika amantu wa'aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin"
Artinya :
"Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih".