SUARA PEKANBARU - Simak cara menyimpan daging ketika dalam keadaan mati listrik atau tidak tersedia kulkas di rumah.
Tips ini dibagikan chef Stefu Santoso, terkait menyimpan daging walau tak ada kulkas, meski sulit, namun tetap bisa dilakukan.
"Daging, setelah kita terima memang penyimpanannya harus di suhu dingin atau di bawah 5 derajat. Kalau mau diakali, satu di antara beli stirofoam," kata Stefu Santoso, mengutip ANTARA, Jumat (16/6/2023).
Sebelum meletakkan ke dalam stirofoam, bungkus daging dengan rapat menggunakan plastik agar tidak ada udara yang masuk.
Setelah itu, masukkan daging ke dalam stirofoam lalu kubur dengan es batu. Metode ini bisa membuat daging bertahan paling tidak selama 1x24 jam.
"Stirofoam adalah satu-satunya alat yang bisa menjaga suhu di dalam, tapi dalam kondisi tertutup," kata Stefu.
Jika daging sudah terkubur dengan es batu, taburkanlah garam ke dalam stirofoam supaya suhu dingin di dalamnya bisa bertahan agak lama.
Berkat garam, es batu tidak mencair menjadi air. Lalu, ketika ingin memasak daging tersebut, Stefu mengimbau agar memeriksa kondisi daging untuk memastikan layak konsumsi atau tidak.
Satu di antara cara untuk menilai apakah daging masih layak konsumsi adalah dari aroma. Daging yang membusuk akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Baca Juga: Keren! Bek Asing Persija Jakarta Ondrej Kudela Pernah Jadi Capo Suporter saat Nonton Slavia Praha
Selain itu, warna daging yang sudah tidak baik biasanya berubah membiru atau kehijauan.
"Kalau ada warna kayak transparan, selama nggak berbagu, nggak apa-apa. Tapi, kalau sudah berwarna biru, kehijauan, sebaiknya jangan dikonsumsi," katanya.
Meski begitu, Stefu tetap menyarankan agar daging untuk disimpan di dalam kulkas dengan suhu di bawah 5 derajat celcius, lebih baik jika diletakkan di dalam freezer.
"Kalau di dalam freezer, biasanya daging bisa bertahan selama setahun tapi tergantung ya. Dengan syarat kulkas tersebut tidak pernah mengalami perubahan suhu yang signifikan," kata dia. (*)