Persoalan TPA Tidak Kunjung Selesai, Warga dan Mahasiswa Demo Bakar Ban di Depan Pemkab Ponorogo

Ponorogo

Senin, 20 Maret 2023 | 19:26 WIB
Persoalan TPA Tidak Kunjung Selesai, Warga dan Mahasiswa Demo Bakar Ban di Depan Pemkab Ponorogo
Mahasiswa unjuk rasa di depan kantor pemkab Ponorogo ((ponorogo.suara.com))

ponorogo.suara.com – puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Mrican mengelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD dan Kantor Pemkab Ponorogo yang menuntut penyelesaian masalah smapah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican Kecamatan Jenangan

Dalam aksinya, masa membawa ban bekas dan membakarnya di depan halaman kantor pemkab Ponorogo. Tidak hanya itu, kericuhan nyaris terjadi saat demonstran dan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan terlibat saling dorong.

Beruntung, aparat kepolisian tidak terpancing aksi demonstran hingga bentrokan bisa dihindari.

Aksi yang kesekian kali dilakukan PMII dan gapoktan mrican ini terjad karena tidak adanya penyelesaian masalah sampah di TPA Mrican yang mencemari lingkungan dan areal persawahan warga

Menurut demonstran, warga mrican sudah menunggu janji DPRD dan pemkab 11 bulan lamanya terkait penyelesaian persoalan TPA. namun hingga saat ini, janji tersebut tidak kunjung ditepati.

"Sudah 11 bulan kami menunggu, tapi tidak ada solusi yang dilakulan. TPA masih mencemari sawah dan lingkungan warga," ujar Agus Mujriyanto, Ketua PMII Cabang Ponorogo, senin (20/3/23)

Dalam aksi, warga juga mengancam akan memblokade truk sampah masuk mrican jika penyelesaian tidak di segerakan Pemkab.

" Karena tidak ada solusi yang jelas, dan hanya perwakilan yang menemui kami, maka mulai besok kami akan memblokade jalan masuk TPA Mrican untuk truk sampah. Ya Dilarang masuk sampai April," pungkasnya.

mahasiswa bentangkan spanduk saat orasi [ponorogo.suara.com/dedi.s]
mahasiswa bentangkan spanduk saat orasi (sumber: ponorogo.suara.com/dedi.s)

Sementara itu kordinator Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Mrican, Sumitro mengaku dampak lingkungan yang disebabkan oleh TPA mrican sangat menganggu warga. Selain menyebabkan bau yang tidak sedap, aliran air dari TPA juga merusak tanaman hingga membuat petani merugi.

baca juga

" Sampah di TPA Mrican itu sudah menggunung. Baunya menyengat hingga ke desa kami. Air limbahnya merusak tanaman. Tanaman itu subur tapi gabuk tidak ada isinya," akunya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Proses Coklit di Ponorogo Diduga Melanggar Aturan, Komisioner KPU: Kami Lakukan perbaikan

Ratusan Proses Coklit di Ponorogo Diduga Melanggar Aturan, Komisioner KPU: Kami Lakukan perbaikan

Ponorogo | Senin, 20 Maret 2023 | 18:33 WIB

Belasan Bangunan Permanen Di Atas Sungai Di Ponorogo, Dibongkar Petugas

Belasan Bangunan Permanen Di Atas Sungai Di Ponorogo, Dibongkar Petugas

Ponorogo | Senin, 20 Maret 2023 | 17:29 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Melalui Kegiatan Sedekah Hasil Bumi dan Gelar Budaya Reog Ponorogo

Jaga Ketahanan Pangan Melalui Kegiatan Sedekah Hasil Bumi dan Gelar Budaya Reog Ponorogo

Bisnis | Senin, 20 Maret 2023 | 07:36 WIB

Terkini

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:45 WIB

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:43 WIB

Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia

Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia

Entertainment | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:27 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

×