Pemkot Madiun Alokasikan Anggaran Gaji ke-13, Tapi Tidak Semua Pegawai Mendapatkannya: Apa Alasannya?

Ponorogo

Selasa, 13 Juni 2023 | 10:49 WIB
Pemkot Madiun Alokasikan Anggaran Gaji ke-13, Tapi Tidak Semua Pegawai Mendapatkannya: Apa Alasannya?
Arsip - Para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Madiun, Jatim mengikuti apel kerja di halaman Balai Kota Madiun. ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun

Suara Ponorogo - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, dikabarkan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,3 miliar untuk pembayaran gaji ke-13 aparatur sipil negeri (ASN) di lingkungan pemerintah daerah setempat. Namun, keputusan ini telah memicu keraguan terkait prioritas penggunaan dana tersebut.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun, Sidik Muktiaji, menyatakan bahwa gaji ke-13 diberikan kepada para ASN sebagai bantuan untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka. Pencairan gaji ke-13 dijadwalkan akan dilakukan pada Selasa, 13 Juni 2023.

“Pencairan tersebut dilakukan untuk membantu keluarga ASN dalam hal belanja pendidikan bagi putra-putrinya," kata Sidik Muktiaji” kepada ANTARA

Gaji ke-13 ini besarnya setara dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini dan terdiri dari gaji pokok dan beberapa tunjangan lainnya, seperti tunjangan keluarga, makan, dan jabatan.

Total terdapat 3.285 penyelenggara pemerintah di lingkup Pemkot Madiun yang akan menerima gaji ke-13 tersebut. Termasuk di antaranya adalah wali kota dan wakil wali kota, 2.894 orang ASN, 360 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan 29 anggota DPRD. Dana sebesar Rp14,3 miliar telah dialokasikan untuk membiayai kebutuhan ini.

Namun, ada keraguan apakah anggaran tersebut akan benar-benar digunakan untuk tujuan yang tepat. Beberapa pihak mempertanyakan apakah gaji ke-13 ini akan digunakan secara efektif dan tidak konsumtif.

Sementara para tenaga kontrak atau upahan tidak mendapatkan gaji ke-13 ini, tenaga honorer tetap berhak menerimanya. Namun, pembayaran untuk tenaga honorer baru dapat dilakukan bulan depan karena masih dalam proses penyusunan rancangan rencana anggaran kas di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). 

"untuk yang tenaga kontrak atau upahan, tidak dapat gaji ke-13 tersebut," katanya

Terdapat sekitar 286 orang tenaga honorer yang tercatat. Pemerintah berharap agar gaji ke-13 ini digunakan sesuai dengan peruntukannya dalam bidang pendidikan dan bukan untuk pengeluaran konsumtif. Sidik Muktiaji menekankan pentingnya penggunaan dana tersebut untuk persiapan pendaftaran dan kebutuhan sekolah anak-anak pada tahun ajaran baru ini.

baca juga

Kritik terhadap alokasi dana gaji ke-13 ini semakin berkembang, dengan harapan agar Pemkot Madiun memastikan penggunaan dana yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan yang mendesak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Syarat Terbaru Naik Kereta Api Mulai 12 Juni 2023: Bebas Masker, Namun Vaksinasi dan Protokol Kesehatan Tetap Dianjurkan

Syarat Terbaru Naik Kereta Api Mulai 12 Juni 2023: Bebas Masker, Namun Vaksinasi dan Protokol Kesehatan Tetap Dianjurkan

Ponorogo | Selasa, 13 Juni 2023 | 10:20 WIB

Tragedi Kecelakaan di Ponorogo: Yaris Dikendarai Pelajar Ugal-ugalan Terbakar Usai Menabrak Pohon!

Tragedi Kecelakaan di Ponorogo: Yaris Dikendarai Pelajar Ugal-ugalan Terbakar Usai Menabrak Pohon!

Ponorogo | Senin, 12 Juni 2023 | 12:28 WIB

Temuan Granat Nanas di Ponorogo: Warga Heboh, Kapolsek Lakukan Penyelidikan

Temuan Granat Nanas di Ponorogo: Warga Heboh, Kapolsek Lakukan Penyelidikan

Ponorogo | Senin, 12 Juni 2023 | 12:04 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×