Ditangkap! Lakukan Pelecehan Seksual, Sopir Taksi Nangis-Nangis saat Ditangkap

Poptren

Jum'at, 29 Juli 2022 | 20:49 WIB
Ditangkap! Lakukan Pelecehan Seksual, Sopir Taksi Nangis-Nangis saat Ditangkap
Screenshot_91 (Terduga pelaku pelecehan seksual nangis saat dimintai keterangan polisi)

Poptren.suara.com – Seorang wanita mengalami pelecehan seksual saat berpergian menggunakan taksi online seorang diri. Kejadian ini terjadi saat siang hari.

Gunakan jasa taksi online ingin mendapatkan kenyamanan dan keamanan, namun wanita ini malah menjadi korban sang sopir.

Sang wanita duduk di kursi penumpang, pada baris kedua. Ia duduk di pojok mobil. Sementara tangan sang sopir mengelus-ngelus kaki sang penumpang wanita itu.

Wanita itu tersenyum tenang dan berhasil merekam semua kejadian yang ada di mobil pelaku.

Setelah mereka kejadian tidak mengenakan pada dirinya, sang wanita langsung membuat laporan perkara tersebut ke pihak yang berwajib.

Para potongan video berikutnya, terlihat wajah sang supir panik karena ada bukti rekaman dari kelakuan bejatnya itu.

Setibanya di kantor polisi dan saat ditunjukkan video rekaman tindakannya tersebut supir taksi online lalu menangis. Sang pelaku tersebut tersedu di depan meja polisi yang sedang memeriksanya.

Video tersebut dibagikan oleh @ayamlalapan41 di TikTok pada hari Rabu (27/7/2022) kemarin.

Warganet yang melihat video tersebut ikut merasa senang. Mereka menulis bahwa setelah berurusan dengan pihak kepolisian, sang supir dipastikan harus berurusan juga dengan istrinya nanti di rumah.

baca juga

“Dia terharu karena bisa bertemu dengan polisi yang menjadi idolanya di masa kecil,” tulis @xcarions.

“Ini masih ketemu polisi ya pak belum dirumah ketemu sama istri,” tambah @dianwahyuni0.

Warganet juga menuliskan komentar satir kalau tindakan supir taksi online tersebut adalah bentuk frustasi mencari nafkah. Karena kalau di penjara ia bisa makan dan tidur gratis tanpa mengeluarkan biaya.

“Kita postif thingking aja, sebab sekarang keadaan lagi susah dan bapaknya udah lelah, sehingga dia punya ide untuk mencari makan minum tidur gratis,” tambah @mulyadi_boesri_lugan.

Meski pelaku tersebut menangis di hadapan polisi, warganet juga mengingatkan. Bahwasanya ia menangis menyesal bukan karena telah melecehkan korban, tapi ia menangis karena ketahuan.

“Dia menyesal bukan karna perbuatannya yah,dia menyesal karena ketahuan,” tulis @gangsar771.

“Malunya itu sangat sakit, sakit dari segalanya. semoga tidak lagi seperti itu,” tulis @rubahatisarumaha.

Sumber : Jogja.suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dugaan Pelecehan Seksual di Transjakarta Terciduk Kamera

Dugaan Pelecehan Seksual di Transjakarta Terciduk Kamera

Tantrum | Kamis, 28 Juli 2022 | 23:05 WIB

Insiden Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di Transjakarta, Wagub DKI Akan Berikan Sanksi Sosial

Insiden Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di Transjakarta, Wagub DKI Akan Berikan Sanksi Sosial

Depok | Kamis, 28 Juli 2022 | 20:27 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di Transjakarta, Wagub DKI Sarankan Sanksi Sosial

Dugaan Pelecehan Seksual di Transjakarta, Wagub DKI Sarankan Sanksi Sosial

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 18:49 WIB

Efek Jera, Wagub Riza Minta Sanksi Sosial Pelaku Pelecehan Seksual di Transportasi Umum Ditambah

Efek Jera, Wagub Riza Minta Sanksi Sosial Pelaku Pelecehan Seksual di Transportasi Umum Ditambah

Jakarta | Kamis, 28 Juli 2022 | 14:49 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×