General Adaptation Syndrome atau GAS dan Tahapannya

Poptren

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 00:15 WIB
General Adaptation Syndrome atau GAS dan Tahapannya
Ilustrasi stres ((Pexels.com/Anna Shvets))

Poptren.suara.com - Menurut seorang peneliti dan ilmuwan yang bernama Hans Selye, General adaptation Syndrome (GAS) diartikan sebagai perubahan fisik yang dialami tubuh akibat merespon adanya stres. Proses ini terdiri atas tiga tahap yakni tahap alarm, tahap resistan dan tahap exhaustion.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang tahapan general adaptation syndrome sebagaimana dilansir Verywellmind.

1. Tahap alarm

Pada tahap ini tubuh akan mengirimkan sinyal bahaya ke otak yang membuat otak meresponnya dengan mengirim pesan ke tubuh untuk melepaskan hormon glukokortikoid dan adrenalin. Hal ini juga dikenal sebagai “fight or flight “.

Pada tahap  alarm, tubuh menunjukkan reaksi seperti meningkatnya tekanan darah, jantung berdetak cepat, pembesaran pupil mata dan kulit yang kemerahan.

2. Tahap resistan

Pada tahap ini tubuh akan melakukan upaya untuk mengatasi perubahan yang terjadi selama tahap alarm. Proses ini menggunakan sistema saraf parasimpatis dan terjadi saat hal yang memicu stres telah berhenti.

Pada tahap resistan, biasanya seseorang menjadi lebih mudah marah, konsentrasi menjadi buruk dan lekas merasa frustasi.

3. Tahap exhaustion

baca juga

Pada tahap exhaustion, tubuh menjadi lelah akibat stres yang berkepanjangan. Dan jika penyebab stres terus saja berlanjut, tubuh menjadi semakin kelelahan karena melawannya. Tahap exhaustion menjadi tahap yang paling berisiko dari general adaptation syndrome karena membuat seseorang menjadi sangat rentan untuk mengalami gangguan kesehatan.

Tubuh yang merasa tidak siap menghadapi stres menunjukkan gejala kecemasan, depresi, imsonia, kelelahan dan juga kesulitan kognitif.

Banyak hal yang bisa menjadi pemicu stres seperti dipecat dari pekerjaan, kehilangan orang yang dicintai, pekerjaan yang dirasa berat, mengalami perpisahan dan lain-lain.

General adaptation syndrome mungkin dianggap sebagai kondisi yang tak memerlukan diagnosa atau pengobatan tetapi lebih sebagai penggambaran kondisi tubuh ketika mengalami stres. Namun begitu, tubuh yang berada dalam keadaan stres cukup lama  dapat berakibat pada timbulnya komplikasi kesehatan seperti gangguan kecemasan. Tekanan darah tinggi, tekanan pada kekebalan tubuh dan juga penyakit jantung.

Mengingat komplikasi akibat stres sangat berdampak pada kesehatan tubuh, penting untuk mengenali tahapan-tahapan pada general adaptation syndrome dan berupaya untuk mencegahnya memasuki tahap exhaustion. Untuk itu perlu dilakukan identifikasi penyebab stres agar dapat disingkirkan atau setidaknya meminimalkannya.

Beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengelola stres antara lain adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, berolahraga, latihan pernapasan, menulis jurnal dan berbicara kepada orang yang dipercaya. Jika diperlukan kamu juga bisa berkonsultasi kepada ahli kesehatan untuk mendapatkan saran medis.

Sumbet : Yoursay.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Merokok Dapat Meredakan Stres? Begini Kata Psikolog

Benarkah Merokok Dapat Meredakan Stres? Begini Kata Psikolog

Kalbar | Sabtu, 28 Mei 2022 | 16:10 WIB

Konsumsi 8 Makanan Ini Bisa Meredakan Stres, Ada Favoritmu?

Konsumsi 8 Makanan Ini Bisa Meredakan Stres, Ada Favoritmu?

Your Say | Jum'at, 11 Maret 2022 | 20:23 WIB

4 Cara Ampuh Mengatasi Stress Eating, Keinginan Makan Berlebihan Ketika Stres

4 Cara Ampuh Mengatasi Stress Eating, Keinginan Makan Berlebihan Ketika Stres

Your Say | Jum'at, 04 Maret 2022 | 09:37 WIB

5 Tips Halau Stres, Wajib Kamu Catat!

5 Tips Halau Stres, Wajib Kamu Catat!

Your Say | Kamis, 06 Januari 2022 | 16:07 WIB

Terkini

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:41 WIB

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 02:28 WIB

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

×