Kaitan Komunitas Gay dan LGBT dan Penularan Virus Cacar Monyet

Poptren | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 00:15 WIB
Kaitan Komunitas Gay dan LGBT dan Penularan Virus Cacar Monyet
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air ((freepik))

Poptren.suara.com - Meski belum terdeteksi di Indonesia, sudah banyak stigma seputar cacar monyet atau monkeypox yang dianggap hanya menginfeksi pasien HIV komunitas LGBT, seperti gay, homoseksual dan biseksual.

Padahal Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Penyakit Infeksi, dr. Robert Sinto Sp.PD menegaskan, meski data saat ini jumlahnya kecil namun cacar monyet tetap bisa menginfeksi masyarakat umum.

"Nah poin saya di sini adalah, bahwa ada komunitas kecil yang bukan MSM (homoseksual) atau LGBT yang juga bisa terkena yaitu sebesar 2 hingha 4 persen, jadi penyakit ini memang tidak murni MSM atau gay," ujar dr. Robert dalam acara diskusi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Rabu, 10 Agustus 2022.

Selain itu data juga menunjukan, bahwa menyebarnya cacar monyet ke lebih dari 88 negara dunia, menegaskan bahwa penyakit ini bisa jadi wabah di luar negara Afrika, sebagai awal mula penyakit ini muncul.

"Juga tidak murni pada Afrika saja, jadi kalau kita kenal 30 tahun pada Afrika dan ternyata sekarang bisa menyebar pada 88 negara di dunia," sambung dr. Robert.

Di sisi lain, dokter yang berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) ini membenarkan mayoritas atau sebagian besar data cacar monyet terkonsentrasi pada homoseksual, gay dan biseksual.

Hal ini sebagaimana temuan di 3 laporan kasus cacar monyet terbesar oleh WHO, Cohort study, dan laporan Inggris. "Kembali pada laporan kasus besar ini, jadi dalam 500 kasus yang ada itu 98 persen yang dilaporkan itu adalah yang memiliki hubungan seksual gay, biseksual, atau MSM (homoseksual)," ungkap dr. Robert.

Untuk Cohort menemukan 98 persen kasus cacar monyet yang datang melaporkan kondisinya, 41 persen dari HIV positif dan sisanya 59 persen HIV negatif atau bukan orang dengan HIV.

Laporan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dari total 5.000 kasus, 98 persen terjadi pada LGBT, gay, biseksual atau MSM, dan 41 persen di antaranya HIV positif.

"Saya tunjukkan fakta ketiga dari Inggris dengan 445 kasus yang gay, bisex, dan MSM sebanyak 96,2 persen, yang hidup dengan HIV itu sebesar 30 persen. Jadi rupanya konsisten pada 3 laporan tersebut maka angkanya berkisar 96 hingga 98 persen untuk gay dan 30 persen untuk HIV," tutup dr. Robert.

Sumber : Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduh! Begini Ternyata Gejala Alergi Dingin Menurut Dokter Saddam Ismail

Waduh! Begini Ternyata Gejala Alergi Dingin Menurut Dokter Saddam Ismail

| Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:54 WIB

Pasien Cacar Monyet Curhat Gejala yang Dialaminya: Itu Sangat Menyiksa

Pasien Cacar Monyet Curhat Gejala yang Dialaminya: Itu Sangat Menyiksa

Health | Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:06 WIB

Gejala Kanker Paru-Paru, Wanita Cenderung Alami Perasaan yang Pengaruhi Aktivitas Seksual!

Gejala Kanker Paru-Paru, Wanita Cenderung Alami Perasaan yang Pengaruhi Aktivitas Seksual!

Health | Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Cara Mengatasi Keracunan Obat yang Wajib Dipahami

Cara Mengatasi Keracunan Obat yang Wajib Dipahami

Health | Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:47 WIB

Terkini

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Beri Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Beri Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB

Kedok Pijat Refleksi: Pimpinan Ponpes di Ponorogo Cabuli 11 Santrinya

Kedok Pijat Refleksi: Pimpinan Ponpes di Ponorogo Cabuli 11 Santrinya

Jatim | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:38 WIB

Warna Keberuntungan 12 Zodiak Hari Ini 20 Mei, Siap-siap Hoki Seharian!

Warna Keberuntungan 12 Zodiak Hari Ini 20 Mei, Siap-siap Hoki Seharian!

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:36 WIB

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:33 WIB

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:32 WIB

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:31 WIB

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:30 WIB

Arsenal Butuh 8.060 Hari untuk Kembali Juara Liga Inggris

Arsenal Butuh 8.060 Hari untuk Kembali Juara Liga Inggris

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:29 WIB

Harga Lebih Murah, Rumah Second Kini Jadi Incaran Gen Z

Harga Lebih Murah, Rumah Second Kini Jadi Incaran Gen Z

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:25 WIB

Dapat Daging Kurban Banyak, Apakah Boleh Dijual? Begini Hukumnya dalam Islam

Dapat Daging Kurban Banyak, Apakah Boleh Dijual? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:25 WIB