Geger! Muncul Virus Langya yang Disebut Lebih Parah dari Covid-19, Ini Gejalanya

Poptren | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:05 WIB
Geger! Muncul Virus Langya yang Disebut Lebih Parah dari Covid-19, Ini Gejalanya
Ilustrasi Virus (suara.com)

Poptren.suara.com - China kembali membuat geger dunia kesehatan, dengan kemunculan virus baru yang telah menginfeksi 35 orang di Provinsi Shandong dan Henan. Virus baru itu bernama Langya. Diketahui sebanyak 26 kasus hanya terinfeksi virus Langya tanpa infeksi penyerta lainnya.

Untuk pertama kalinya virus baru itu terungkap dalam studi ilmuwan dari China, Singapura dan Australia. Studi itu pun telah diterbitkan dalam New England Journal of Medicine (NEJM). Lantas apa itu virus Langya yang muncul di China? Berikut penjelasannya.

Tentang Virus Langya

Virus langka ini dikenal dengan nama Langya henipavirus (LayV). Termasuk dalam keluarga Henipavirus, dengan dua spesies telah diidentifikasi sebelumnya, yakni virus Hendra dan virus Nipah. Virus Langya sering menyebabkan penyakit parah dan fatal pada manusia, tapi hingga kini tidak ada vaksin atau perawatan untuk penderitanya.

Menurut laporan Global Times, Henipavirus ini dikaitkan dengan beberapa kasus demam dan orang yang terinfeksi memiliki gejala termasuk demam, kelelahan, batuk, anoreksia, mialgiadan mual.

Henipavirus merupakan salah satu penyebab zoonosis penting yang muncul di kawasan Asia-Pasifik. Tercatat bahwa virus Hendra (HeV) dan virus Nipah (NiV) dari genus ini menginfeksi manusia dengan kelelawar buah sebagai inang alami kedua virus tersebut.

Penderita virus Langya akan memperlihatkan sejumlah gejala demam, kelelahan, batuk-batuk, anoreksia, nyeri otot hingga mual.

Virus dalam kelompok ini memiliki tingkat kematian dari 40 hingga 70 persen, yang lebih tinggi dibanding Covid-19. Parahnya lagi hingga kini belum ada vaksin untuk virus langya ini.

Dugaan Penularan Virus Langya

Pusat pencegahan dan pengendalian penyakit (CDC) Taiwan menyebut, mereka akan meluncurkan metode tes asam nukleat untuk mengidentifikasi virus Langya. Dirjen CDC Taiwan Chuang Jen-hsiang mengatakan sejauh ini belum ditemukan penularan dari orang ke orang.

Sementara itu survei serologi menemukan 2 persen kambing dan 5 persen anjing positif terinfeksi.

Hasil tes terhadap 25 spesies hewan liar menunjukkan bahwa kemungkinan tikus menjadi inang alami virus Langya. Terlebih, virus Langya ini ditemukan pada 27 persen tikus yang diteliti.

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Fakta Seputar Virus Langya, Penyakit Baru yang Menyebar di China

6 Fakta Seputar Virus Langya, Penyakit Baru yang Menyebar di China

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 06:05 WIB

Muncul Virus Langya di China, Begini Gejala dan Cara Penularannya

Muncul Virus Langya di China, Begini Gejala dan Cara Penularannya

| Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:06 WIB

Gejala Infeksi Langya, Virus Baru yang Ditemukan di China

Gejala Infeksi Langya, Virus Baru yang Ditemukan di China

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:45 WIB

Terkini

7 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar untuk Multitasking

7 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:10 WIB

Bank Buka Mulai Kapan Setelah Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkapnya

Bank Buka Mulai Kapan Setelah Lebaran 2026? Ini Jadwal Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:10 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam

Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:04 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

T.O.P Kolaborasi dengan Artis Ternama Dunia di Album Another Dimension

T.O.P Kolaborasi dengan Artis Ternama Dunia di Album Another Dimension

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Persija Jakarta Kembali Berlatih Usai Lebaran, Sejumlah Pemain Tidak Bergabung

Persija Jakarta Kembali Berlatih Usai Lebaran, Sejumlah Pemain Tidak Bergabung

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:53 WIB

5 Motor Listrik Tangguh Kuat Jarak Jauh, Siap Antar Ngantor hingga Luar Kota

5 Motor Listrik Tangguh Kuat Jarak Jauh, Siap Antar Ngantor hingga Luar Kota

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:50 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:43 WIB