Upaya untuk Mewujudkan Kota Bebas Covid Serta Mengembalikan Sektor Global Ekonomi, Ini yang Dilakukan Hongkong

Poptren

Rabu, 21 September 2022 | 14:43 WIB
Upaya untuk Mewujudkan Kota Bebas Covid Serta Mengembalikan Sektor Global Ekonomi, Ini yang Dilakukan Hongkong
Ilustrasi-penumpang

Poptren.suara.com -  Hong Kong akan segera mengumumkan kebijakan terkait karantina hotel Covid-19 yang kontroversial untuk semua kedatangan, karena ingin menjaga kota tetap terhubung dengan seluruh dunia dan memungkinkan adanya sebuah “pembukaan yang teratur”.

John Lee, sebagai pemimpin kota mengatakan, ia sadar HongKong perlu mempertahankan daya saing. Pihak berwenang ingin membawa kembali acara dan kegiatan kota.

“kami tahu persis kemana kami harus menuju dan ingin konsisten saat bergerak ke arah itu. Kami ingin memiliki keterbukaan yang tertib karena kami tidak ingin ada kekacauan atau kebingungan dalam prosesnya,” katanya, berdasarkan isyarat negara Cina yang menerapkan kebijakan nol-Covid.

Hong kong merupakan salah satu dari negara di dunia yang masih mengharuskan pelancong yang datang untuk karantina, meskipun masa karantina semakin berkurang dari waktu ke waktu. Saat ini, pelancong yang datang harus karantina selama tiga hari di hotel dengan pengawasan mandiri selama empat hari.

Dikutip dari South China Morning Post, porsi hotel akan dihapus dan diganti dengan pengawasan mandiri selama tujuh hari. Dari peraturan tersebut, orang-orang dapat tinggal di rumah mereka sendiri tanpa harus melakukan tes, dan pergerakan mereka dibatasi.

Media lokal lainnya melaporkan, perubahan diumumkan minggu ini. Sektor bisnis, diplomat dan masyarakat mengecam aturan karantina hotel yang berlaku sejak Maret 2022, termasuk pembatasan kota dengan mengatakan posisi Hong Kong sebagai pusat global keuangan.

Aturan tersebut telah memicu eksodus, ekspariat dan warga lokal yang dimulai oleh Beijing yang berupaya untuk mengendalikan bekas jajahan Inggris dan membatasi kebebasan. Menurut angka pemerintah, sejak pertengahan tahun 2021, sebanyak 113 ribu orang pergi.

Aturan tersebut juga telah memaksa maskapai penerbangan dari dan menuju Hong Kong dibatalkan atau ditunda. Sebagai bagian dari upaya mengembalikan sektor bisnis ke pijakan yang normal, Hong Kong berencana menjadi tuan rumah konferensi keuangan besar dan Rugby Sevens International November mendatang.

Bebas karantina adalah prasyarat untuk hari di konferensi tersebut. Masih belum ada kejelasan apakah pembatasan Covid di bidang lain juga akan dilonggarkan. Sampai saat ini Hong Kong masih melarang sekelompok orang di ruang publik lebih dari empat orang, serta masih wajib memakai masker, pun untuk anak-anak dan remaja. (Reuters)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Epidemiolog: Jangan Sampai Ada Anggapan Masker Penentu Akhir Pandemi

Epidemiolog: Jangan Sampai Ada Anggapan Masker Penentu Akhir Pandemi

Health | Rabu, 21 September 2022 | 09:34 WIB

Keras! Pemuda Pancasila Sebut Sekda Kabupaten Tasikmalaya Pecundang Gara-gara Ini

Keras! Pemuda Pancasila Sebut Sekda Kabupaten Tasikmalaya Pecundang Gara-gara Ini

Jabar | Rabu, 21 September 2022 | 04:00 WIB

Terkini

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:33 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:10 WIB

×