Perjanjian Damai Cina dengan Tajuk Penyatuan Kembali Dikecam Taiwan

Poptren | Suara.com

Jum'at, 23 September 2022 | 07:20 WIB
Perjanjian Damai Cina dengan Tajuk Penyatuan Kembali Dikecam Taiwan
perjanjian damai (REUTERS/Ann Wang/File Photo)

Poptren.suara.com - Pemerintah Taiwan tidak akan membiarkan Cina ‘ikut campur’ di masa depan. Juru bicara pemerintah Cina mengatakan, Beijing bersedia melakukan upaya maksimal untuk melaksanakan “penyatuan kembali” secara damai.

Taiwan diklaim Cina sebagai wilayahnya dan diperintah secara demokratis. Pemerintah Taiwan menolak klaim tersebut.

China telah melakukan Latihan militer di dekat Taiwan sejak bulan lalu, setelah ketua dewan Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke Taipei. Termasuk menembakkan rudal ke perairan sekitar, meskipun kegiatan itu telah berkurang.

Menjelang kongres partai komunis yang diadakan lima tahun sekali, juru bicara kantor urusan Taiwan di cina, Ma Xiaoguang, mengatakan pada konferensi pers di Beijing, Cina tersedia melakukan upaya terbesar untuk mencapai “penyatuan kembali” secara damai. “Tanah air harus dipersatukan kembali dan pasti akan dipersatukan kembali”, kata Ma.

Dewan urusan daratan Taiwan mengatakan masa depan pulau itu tergantung pada keputusan 23 juta penduduknya.

“Tidak memungkinkan campur tangan di sisi lain selat Taiwan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Cina menggunakan latihan militer illegal dan pembalasan hukum dan ekonomi untuk mencoba memaksa rakyat Taiwan, dewan menambahkan melabeli perilaku Beijing adalah keji.

Cina mengusulkan model ‘satu negara, dua sistem’ untuk Taiwan. Mirip dengan formula dimana bekas jajahan Inggris di Hong Kong kembali ke pemerintahan tahun 1997.

Ma mengatakan Taiwan memiliki system sosial yang berbeda dari daratan, yang memastikan cara hidup mereka dihormati, termasuk kebebasan beragama. Namun berada dibawah prasyarat untuk memastikan kedaulatan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunan.

Semua partai politik utama Taiwan telah menolak proposal itu dan hampir tidak memiliki dukungan publik. Menurut jejak pendapat, terutama setelah Beijing memberlakukan undang- undang keamanan nasional Hong Kong pada tahun 2020 setelah kota itu diguncang oleh anti-pemerintah dan anti-Cina yang kadang disertai kekerasan.

“Rakyat Taiwan sudah jelas menolaknya,” kata Dewan Urusan Daratan. Cina juga tidak pernah meninggalkan penggunaan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya. Mengesahkan undang-undang pada tahun 2005 yang memberi negara itu dasar hukum untuk tindakan militer terhadap Taiwan jika ia memisahkan diri.

Cina telah menolak untuk berbicara dengan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, sejak ia pertama kali menjabat sejak tahun 2016.Yakin bahwa ia seorang separatis, dirinya telah berulang kali menawarkan berbicara atas dasar kesetaraan dan saling menghormati.

Pendahulu Tsai, Ma Ying-jeou, mengadakan pertemuan dengan Presiden Cina, Xi Jinping di Singapura pada tahun 2015.

Pada konferensi pers yang sama, kepala departemen penelitian di kantor kerja partai komunis Taiwan, Qiu Kaiming, mengatakan pertemuan antara Xi dab Ma menunjukkan fleksibilitas strategis terhadap Taiwan.

“Itu menunjukkan pada dunia bahwa orang-orang Cina dari kedua sisi selat benar-benar bijaksana dan cukup mampu memecahkan masalah,” tambahnya. Pemerintah Taiwan mengatakan klaim kedaulatan tersebut tidak berlaku karena tidak pernah diperintah Republik Rakyat Cina. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Media Cina: Timnas Indonesia Geser Vietnam sebagai Raja ASEAN

Media Cina: Timnas Indonesia Geser Vietnam sebagai Raja ASEAN

Bekaci | Rabu, 21 September 2022 | 20:29 WIB

Upaya untuk Mewujudkan Kota Bebas Covid Serta Mengembalikan Sektor Global Ekonomi, Ini yang Dilakukan Hongkong

Upaya untuk Mewujudkan Kota Bebas Covid Serta Mengembalikan Sektor Global Ekonomi, Ini yang Dilakukan Hongkong

| Rabu, 21 September 2022 | 14:43 WIB

Terkini

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

Katalog Promo Alfamart 19 April 2026: Diskon Susu Anak dan Stok Dapur Melimpah

Katalog Promo Alfamart 19 April 2026: Diskon Susu Anak dan Stok Dapur Melimpah

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Taman Hutan Joyoboyo Kediri: Tempat Tenang saat Keramaian Terasa Melelahkan

Taman Hutan Joyoboyo Kediri: Tempat Tenang saat Keramaian Terasa Melelahkan

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 11:15 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Kwak Dong Yeon Bergabung ke The Black Label, Satu Agensi dengan Park Bo Gum

Kwak Dong Yeon Bergabung ke The Black Label, Satu Agensi dengan Park Bo Gum

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 11:06 WIB

BBM Apa Saja yang Naik Per 18 April 2026? Ini Daftar Harga Barunya di SPBU

BBM Apa Saja yang Naik Per 18 April 2026? Ini Daftar Harga Barunya di SPBU

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 11:05 WIB

52 Kode Redeem FF Terbaru 19 April 2026, Klaim Hadiah Sekarang dan Aktifkan Multi-Bind

52 Kode Redeem FF Terbaru 19 April 2026, Klaim Hadiah Sekarang dan Aktifkan Multi-Bind

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 11:05 WIB

Viral Video Siswa Medan Seberangi Sungai Deli di Atas Pipa Air, Warganet Colek Prabowo Subianto

Viral Video Siswa Medan Seberangi Sungai Deli di Atas Pipa Air, Warganet Colek Prabowo Subianto

Entertainment | Minggu, 19 April 2026 | 11:00 WIB