Hati-hati! Jangan Tambahkan Bahan ini Terlalu Banyak pada Semangkok Bakso

Poptren

Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:35 WIB
Hati-hati! Jangan Tambahkan Bahan ini Terlalu Banyak pada Semangkok Bakso
Ilustrasi bakso (freepik)

Poptren.suara.com - Cuaca yang sejuk makan yang berkuah dan hangat menjadi pilihan banyak orang Indonesia. Makanan yang berkuah sebut saja rawon, semua jenis soto, coto Makassar, seblak, dan bakso.

Bakso merupakan salah satu makanan berkuah yang paling banyak disukai orang Indonesia. Bakso pun dengan mudah dijumpai. Dari yang gerobakkan pinggir jalan, hingga kafe atau restoran ternama. Ragam bakso kini semakin bervariasi.

Ada bakso mercon, bakso keju, bakso keju mozzarella, atau bakso pada umumnya, bakso urat dan bakso telur.

Orang Indonesia biasanya menambahkan sambal atau saus, kecap atau garam untuk meningkatkan rasa dan lebih enak. Perlu diingat, meskipun rasanya gurih, enak dan sedap, ternyata makn bakso juga beresiko pada kesehatan.

Ada bahan-bahan yang sebaiknya tidak dicampurkan kedalam semangkok bakso yang akan dinikmati, karena akan berdampak buruk pada kesehatan. Bahan-bahan tersebut ialah :

1. Saus sambal yang tidak bermerek

Saus sambal ini banyak digunakan pedagang bakso pada umumnya karena harganya lebih murah daripada saus sambal yang bermerek. Saus sambal tanpa merek juga memiliki asal usul tidak jelas serta pengolahan yang tidak diketahui caranya.

Ada cara untuk membedakan saus sambal tidak bermerek atau curah dengan saus sambal yang bermerek. Diantaranya :

- saus sambal tidak bermerek bertekstur lebih kental, warnanya mencolok, rasanya ringan, umumnya tidak tertera nomer BPOM

baca juga

- saus sambal bermerek teksturnya tidak terlalu kental, warnanya merah cenderung oranye, rasa kuat di lidah, tertera jelas nomer BPOM.

2. Cuka berlebih

Daging termasuk dalam kategori makanan panas bagi tubuh. Cuka, bersifat sama dengan alkohol, rasa asam yang hangat. Jika digabungkan maka dapat mengoveraktifkan energi sehingga bisa mendistraksi sirkulasi menjadi lebih aktif.

Mencampurkan terlalu banyak cuka saat makan bakso juga bisa berakibat fatal bagi jantung. Boleh menambahkan cuka, selama masih dalam takaran yang wajar, jangan berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fenomena Mie Pedas di Indonesia, Kamu Kuat Sampai Level Berapa?

Fenomena Mie Pedas di Indonesia, Kamu Kuat Sampai Level Berapa?

Your Say | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:21 WIB

Syok Lihat Harga Bakso di Pedalaman Papua dan Berita Terpopuler Lainnya

Syok Lihat Harga Bakso di Pedalaman Papua dan Berita Terpopuler Lainnya

Lifestyle | Selasa, 04 Oktober 2022 | 09:20 WIB

Bikin Syok! Perempuan Ini Temukan Potongan Diduga Kaki Tikus Menyembul di Bakso, Warganet Minta Spill Pedagangnya

Bikin Syok! Perempuan Ini Temukan Potongan Diduga Kaki Tikus Menyembul di Bakso, Warganet Minta Spill Pedagangnya

Lifestyle | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Terkini

Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian

Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:54 WIB

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

×