Inflasi Oktober Dinilai Terkendali, Karena Stabilnya Harga Bahan Pokok

Poptren | Suara.com

Kamis, 03 November 2022 | 20:19 WIB
Inflasi Oktober Dinilai Terkendali, Karena Stabilnya Harga Bahan Pokok
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Wikipedia)

Poptren.suara.com - Pada periode Oktober 2022 harga bahan pokok atau bapok relatif terkendali, di tengah pelemahan ekonomi dunia yang diikuti kenaikan harga pangan dan energi. Ditambah dengan tekanan inflasi global serta penyesuaian harga di dalam negeri akibat kenaikan harga bahan bakar minyak, seperti yang dijelaskan oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.

Dalam sebuah keterangan tertulis, ia menjelaskan bahwa hal tersebut memberikan dampak signifikan pada penurunan inflasi nasional. Bahkan untuk kelompok volatile food pun alami deflasi. Disampaikan pula bahwa secara nasional terjadi deflasi sebesar 0,11 persen (mtm) pada Oktober 2022, yang artinya inflasi sebesar 4,73 persen dan inflasi tahunan sebesar 5,71 persen juga telah terjadi secara kumulatif.

Angka tersebut turun dibandingkan bulan sebelumnya dengan kontribusi utama disumbang penurunan harga barang kebutuhan pokok.

Zulkifli juga menuturkan bahwa kelompok volatile food pada Oktober 2022 mengalami deflasi sebesar 1,62 persen dengan andil deflasi 0,27 persen, yang disebabkan karena penurunan harga beberapa komoditas barang kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, cabai, dan telur ayam.

Berdasarkan pantauan Kemendag, harga cabai turun lebih dari 20 persen, telur ayam turun 8,9 persen, dan minyak goreng kemasan turun 5,2 persen jika dibandingkan dengan saat diumumkan kenaikan bahan bakar minyak.

Bahan makanan yang banyak memberikan andil deflasi pada Oktober 2022 adalah cabai merah sebesar -0,13 persen, telur ayam ras sebesar -0,06 persen, daging ayam ras -0,03, cabai rawit masing-masing sebesar -0,03 persen, minyak goreng sebesar -0,02 persen, serta tomat, bawang merah, dan cabai hijau masing-masing sebesar -0,01 persen.

Sementara beras 0,03 persen dan tempe 0,01 persen merupakan bahan makanan yang memberikan andil inflasi paling banyak.

Menjelaskan lebih lanjut, saat ini dua komoditas yang sedang dalam pengendalian pemerintah adalah beras dan kedelai. Sepanjang Oktober 2022 harga beras mengalami peningkatan lebih dari satu persen dengan andil inflasi 0,03 persen. Kedelai alami peningkatan harga lebih dari tiga persen sehingga mendorong kenaikan harga tempe dan tahu.

Kemendag melakukan sejumlah langkah antisipatif dan responsif untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok, seperti menggandeng Bulog dalam melakukan pengamanan pangan melalui program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga atau KPSH serta bantuan produsen pangan untuk kedelai dan jagung pakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendag Pastikan Jaga Sektor Perdagangan di Tengah Ketidakpastian Global, Begini Langkah-langkahnya

Kemendag Pastikan Jaga Sektor Perdagangan di Tengah Ketidakpastian Global, Begini Langkah-langkahnya

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 18:32 WIB

Demi Masyarakat, Kemendag Kerahkan Sumber Daya Realisasikan Program Minyak Goreng Curah

Demi Masyarakat, Kemendag Kerahkan Sumber Daya Realisasikan Program Minyak Goreng Curah

News | Minggu, 10 Juli 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan

Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan

Sumsel | Senin, 18 Mei 2026 | 18:05 WIB

Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026

Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026

Foto | Senin, 18 Mei 2026 | 18:05 WIB

Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel

Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 18:03 WIB

Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART

Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 18:02 WIB

Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit

Manajemen Hati Agar Tak Mudah Iri: Pelajaran di Buku Hujan Duit Dari Langit

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 18:00 WIB

Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan

Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan

Jatim | Senin, 18 Mei 2026 | 17:59 WIB

Sempat Main Bersama Anak, Pria di Serang Ditemukan Meninggal Saat Istri Urus KTP

Sempat Main Bersama Anak, Pria di Serang Ditemukan Meninggal Saat Istri Urus KTP

Banten | Senin, 18 Mei 2026 | 17:57 WIB

Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung

Teater Jaran Abang: Ketika Etika dan Estetika Dijaga Bersama di Atas Panggung

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 17:55 WIB

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:54 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:53 WIB