Serupa tapi Tidak Sama, Perbedaan Cumi-cumi dan Sotong

Poptren | Suara.com

Selasa, 24 Januari 2023 | 13:51 WIB
Serupa tapi Tidak Sama, Perbedaan Cumi-cumi dan Sotong
Ilustrasi sotong (Freepik)

Poptren.suara.com - Jika pergi ke pasar atau supermarket, pasti pernah menjumpai cumi-cumi dan sotong. Kedua jenis hewan laut ini cukup sering dibilang satu hewan yang sama, padahal tidak. Terdapat banyak perbedaan antara cumi-cumi dan sotong, karena klasifikasi mereka berbeda. Dalam laman seafishpoll, kedua hewan ini termasuk bagian dari kelas cephalopoda. Cephalopoda adalah sejenis moluska, dimana gurita termasuk di dalamnya.

Kebanyakan cephalopoda tidak sama seperti moluska lain, contohnya kerang dan siput. Cephalopoda biasanya telah kehilangan cangkang luarnya yang keras. Jika dilihat dari anatominya, di dalam tubuh cumi-cumi ada struktur fleksibel yang berbentuk sepeti bulu dan disebut pena. Sementara sotong memiliki cangkang bagian dalam yang disebut cuttlebone. Cuttlebone adalah tulang berlubang dimana ia berfungsi membantu menjaga sotong tetap di bawah air.

Laman animals menuliskan sebagian besar sotong memiliki panjang enam hingga 20 cm dengan berat enam hingga 25 pon. Sedangkan cumi-cumi ukurannya sangan besar, mulai dari satu inchi hingga 50 kaki, dengan berat dari satu hingga 1000 pon. Tidak hanya itu, sotong punya bentuk yang tidak sama sadangkan cumi-cumi hanya satu bentuk.

Pada bagian kepala, sotong kepalanya lebih bulat dan lebar, serta memiliki dua sirip dengan bentuk seperti kipas, sedangkan cumi-cumi tidak. Cumi-cumi kepalanya berbentuk lebih panjang dan tipis, sedangkan tentakel cumi-cumi dan sotong adalah mirip. Jika dilihat dari dekat, rata-rata sotong memiliki pupil mata benbentuk M atau W, sedangkan cumi-cumi pupil matanya bulat.

Sotong ditemukan dalam berbagai warna, dari perak hingga merah darah dan berlaku pula untuk cumi-cumi. Namun kedua biota laut ini dapat berubah warna berdasarkan lokasinya.

Jika dilihat dari kebiasaan reproduksi, sotong dan cumi-cumi bergantung pada spesies atau jenis spesifik dari keduanya. Sotong rata-rata hidup sati hingga dua tahun, sedangkan cumi-cumi bisa hidup hingga lebih dari lima tahun.

Ketika bertelur, telur sotong bisa berjumlah antara 100 hingga 300 telur. Sementara cumi-cumi mampu bertelur hingga ribuan jumlahnya. Cumi-cumi betina bisa memilih kapan akan membuahi sel telurnya setelah menerima sperma dari cumi-cumi jantan. Dengan begitu, mereka dapat memilih waktu yang nyaman untuk bertelur. Namun hal tersebut tidk terjadi pada sotong.

Sotong menjaga telurnya selama satu atau dua bulan hingga menetas, sedangkan sebagian besar cumi-cumi bertelur di dasar laut dan melanjutkan hidupnya. Sotong dapat mati tak lama setelah bertelur, tetapi ini tidak sama untuk banyak cumi. Cumi-cumi merupakan predator yang bergerak cepat, dan sotong bergerak perlahan dengan sirip panjang diikat di kedua sisi tubuhnya. Sotong menikmati lautan dalam pada berbagai suhu; cumi-cumi lebih menyukai iklim yang lebih dingin.

Namun bukan berarti cumi-cumi juga tidak menikmati laut dalam. Cumi-cumi raksasa dan kolosal pernah ditemukan pada kedalaman yang lebih dalam. Banyak sotong dan cumi menikmati habitat dan ekosistem yang sama secara bersamaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Mencoba Berlibur Menggunakan Kapal Laut, Mari Intip Fasilitasnya!

Mau Mencoba Berlibur Menggunakan Kapal Laut, Mari Intip Fasilitasnya!

| Minggu, 17 Juli 2022 | 11:10 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada

Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada

Jakarta | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam

Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam

Sumsel | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:10 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep

Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep

Video | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:50 WIB