Siapakan Dana Darurat untuk Hadapi Keuangan di Masa Sulit

Poptren

Senin, 31 Juli 2023 | 19:00 WIB
Siapakan Dana Darurat untuk Hadapi Keuangan di Masa Sulit
Ilustrasi uang (Pinterest)

Poptren.suara.com - Dalam perencanaan keuangan untuk masa depan, memiliki dana darurat adalah penting karena dapat menjadi salah satu bentuk tanggung jawab, setidaknya ke diri sendiri. Lalu, apa itu dana darurat ?

Dana darurat adalah uang tunai atau aset yang diamanatkan untuk menghadapi situasi darurat seperti bencana alam, kesehatan atau bahkan pemutusan hubungan kerja. Dana darurat penting karena selalu ada kejadian tidak terduga dalam hidup yang dapat terjadi kapan saja, dan tidak menutup kemungkinan berdampak pada finansial.

Perlu diingat, tanpa dana darurat, untuk bertahan hidup atau menghadapi situasi darurat. Yang harus dilakukan ketika menyiapkan dana darurat adalah tentukan jumlah dana yang ideal. Meskipun setiap individu atau keluarga dana daruratnya bervariasi karena tergantung pada kondisi keuangan mereka, maka dari itu disarankan untuk setidaknya memiliki dana darurat tiga hingga enam bulan biaya hidup.

Apa artinya ? Artinya jumlah dana darurat harus mencakup total pengeluaran bulanan, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan, perumahan, utilitas, dan tagihan rutin lainnya. Apabila seseorang memiliki tanggungan atau bahkan pekerjaan yang tidak stabil, disarankan memiliki dana darurat setidaknya enam hingga dua belas bulan biaya hidup.

Setelah menentukan jumlah dana, langkah berikutnya adalah buatlah rencana penyimpanan dana. Penting untuk mengidentifikasikan atau menentukan tempat yang aman dan mudah diakses untuk menyimpan dana darurat. Bisa juga buat akun tabungan khusus atau rekening tabungan terpisah yang mudah dicairkan. Jangan lupa pastikan dana darurat tadi dapat diakses dengan cepat saat dibutuhkan, dan hindari menarik dana darurat untuk keperluan yang tidak mendesak.

Patikan dana darurat menjadi proritas dalam anggaran bulanan. Pastinya tentukan dulu jumlah yang akan dialokasikan menjadi dana darurat dan anggaplah sebagai biaya rutin yang harus dibayar, agar membantu memastikan untuk secara konsisten menyisihkan sebagian pendapatan untuk dana darurat.

Apabila memiliki pendapatan tambahan, jadikan tambahan tersebut untuk meningkatkan jumlah dana darurat. Hal ini bertujuan untuk mencapai dana darurat lebih cepat dan lebih kuat. Penting pula untuk selalu memperbarui dana darurat. Artinya, situasi keuangan selalu berubah, maka dari itu setidaknya setiap tahun, tinjau kembali jumlah dana darurat. Pastikan jumlahnya masih sesuai dengan pendapatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suram! Ini Tanda-tanda Ekonomi Dunia Akan Gelap Gulita Versi Sri Mulyani

Suram! Ini Tanda-tanda Ekonomi Dunia Akan Gelap Gulita Versi Sri Mulyani

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 15:25 WIB

Sri Mulyani: Dunia Akan Gelap Gulita

Sri Mulyani: Dunia Akan Gelap Gulita

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 14:56 WIB

Catat dan Pahami ! Langkah-langkah yang Bisa Diambil dalam Persiapan Rencana Dana Pensiun

Catat dan Pahami ! Langkah-langkah yang Bisa Diambil dalam Persiapan Rencana Dana Pensiun

Poptren | Rabu, 08 Maret 2023 | 16:08 WIB

Beberapa Tips Menjaga Finansial

Beberapa Tips Menjaga Finansial

Poptren | Sabtu, 30 Juli 2022 | 10:10 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×