Investor Bisa Optimalkan Investasi di Reksa Dana Pasar Uang

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:21 WIB
Investor Bisa Optimalkan Investasi di Reksa Dana Pasar Uang
Ilustrasi uang. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketegangan perang tarif antara Amerika dan Cina telah membawa dampak pada perilaku investor global. Para investor cenderung untuk mengambil posisi aman, dengan melakukan aksi jual aset keuangan di negara berkembang, termasuk Indonesia dan melakukan aksi rebalancing ke negara safe haven.

Hal ini ditandai dengan adanya arus keluar (outflow) dana investasi asing dari pasar modal Indonesia. Berdasarkan data Bloomberg, selama 2018, pasar saham Indonesia mengalami net sell sebesar USD 3,8 miliar, sementara pada pasar obligasi tercatat net buy sebesar USD 1.04 miliar.

Imbasnya, pasar saham Indonesia, sampai dengan Agustus 2018 mengalami penurunan sebesar -5.31 persen dan yield obligasi Indonesia naik dari 6.23 persen, menjadi 8.1 persen.

Edwin Ridwan, CFA, FRM, Chief Investment Officer PT Danareksa Investment Management, menyampaikan, dalam menyikapi sentimen negatif yang sedang terjadi di pasar global saat ini, investor tidak perlu panik, karena kondisi ini hanyalah bersifat temporer. Hal ini dilandasi oleh kondisi fundamental ekonomi domestik Indonesia yang masih sangat baik, dimana masih terlihat angka GDP yang masih tumbuh 5.20 -5.30 persen dan inflasi yang terjaga di level 3.5 + 1 persen.

Walaupun secara valuasi, aset finansial di negara-negara berkembang pada umumnya, dan khususnya di Indonesia telah mencapai tingkat yang menarik, namun investor tampaknya masih menunggu stabilitas nilai tukar Rupiah dan mengambil posisi “wait and see”.

Oleh karena itu, dalam masa seperti sekarang, sambil menunggu momentum yang tepat untuk kembali masuk ke dalam pasar saham dan obligasi, investor masih dapat mengoptimalkan imbal hasil dana investasinya dengan melakukan penempatan pada instrumen yang memiliki risiko rendah dan tingkat likuiditas yang tinggi, yaitu Reksa Dana Pasar Uang.

Salah satu produk Reksa Dana pasar uang DIM yang bisa dipilih yaitu Danareksa Seruni Pasar Uang II. Reksa Dana ini dikelola secara aktif guna memperoleh pendapa tan yang optimal dan risiko yang terkendali melalui investasi 100 persen pada Instrumen Pasar  Uang dalam negeri.

Saat ini, strategiSeruni Pasar Uang II fokus berinvestasi pada obligasi korporasi < 1 tahun yang memberikan imbal hasil yang tinggi.

Sejak diluncurkan pada 6 februari 2008, per 31 Agustus 2018, dana kelolaan Danareksa Seruni Pasar Uang II mencapai Rp 1.83 triliun.

Dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, produk ini mencetak kinerja sebesar 4.8 persen, berada di atas rata-rata kinerja tolok ukur ATD 3 Month BUMN, yang memberikan imbal hasil sebesar 3.06 persen, pada periode yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:54 WIB

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:39 WIB

Meski Dunia Ketar-Ketir, Menkeu Purbaya Klaim Stabilitas Keuangan RI Kuat Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Meski Dunia Ketar-Ketir, Menkeu Purbaya Klaim Stabilitas Keuangan RI Kuat Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 18:12 WIB

Emiten PPRE Pakai Strategi ESG Bidik Kepercayaan Investor Global

Emiten PPRE Pakai Strategi ESG Bidik Kepercayaan Investor Global

Bisnis | Senin, 29 September 2025 | 12:31 WIB

Dikabarkan Sudah Memberi Surat ke Prabowo di Hambalang, Ini Dampaknya jika Sri Mulyani Mundur

Dikabarkan Sudah Memberi Surat ke Prabowo di Hambalang, Ini Dampaknya jika Sri Mulyani Mundur

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 10:03 WIB

Magnet China Bikin Trump Mengamuk, Bursa Asia Ambruk, Apa Istimewanya?

Magnet China Bikin Trump Mengamuk, Bursa Asia Ambruk, Apa Istimewanya?

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 23:04 WIB

Amerika - China Berantem Gara-gara Magnet, IHSG Ditutup Melemah

Amerika - China Berantem Gara-gara Magnet, IHSG Ditutup Melemah

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:38 WIB

Risiko PHK Mengancam Akibat Perang Tarif Trump ke Indonesia

Risiko PHK Mengancam Akibat Perang Tarif Trump ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:57 WIB

Kepercayaan Investor Global Menguat, Transformasi Jadi Fondasi Daya Tarik Saham BBRI

Kepercayaan Investor Global Menguat, Transformasi Jadi Fondasi Daya Tarik Saham BBRI

Bisnis | Selasa, 08 Juli 2025 | 10:33 WIB

Terkini

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 07:00 WIB

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 02:47 WIB

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Press Release | Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:30 WIB

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17:20 WIB

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15:10 WIB

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 10:05 WIB

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 09:11 WIB

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 07:50 WIB

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Press Release | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 19:05 WIB