Civil Engineering National Summit Gelar Diskusi Soal Revolusi Industri 4.0

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 01 November 2019 | 11:17 WIB
Civil Engineering National Summit Gelar Diskusi Soal Revolusi Industri 4.0
Diskusi kontruksi Cens UI. (Dok : Media Partner).

Suara.com - Kebutuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Keadaan tersebut dapat dirasakan secara langsung di berbagai tempat, dengan maraknya pembangunan pencakar langit, wilayah permukiman, jalan tol, hingga rel kereta api, dan MRT serta LRT yang menjadi bukti nyata atas pemenuhan kebutuhan tersebut.

Berdasarkan tingkat kebutuhan pasar konstruksi di Asia, posisi Indonesia di peringkat keempat saat ini sudah cukup besar, dan bahkan terbesar di regional Asia Tenggara. Ironisnya, Indonesia masih berada di peringkat 71 dari 140 dalam indeks daya saing infrastruktur.

Ini merupakan suatu permasalahan yang harus kita selesaikan, karena berdampak besar pada keterlambatan dalam mengikuti alur dunia pada pengembangan konstruksi.

The 17TH Civil Engineering National Summit (CENS) UI hadir sebagai wadah diskusi antar golongan profesional yang berada di bidang konstruksi dengan para mahasiswa teknik sipil di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan serangkaian solusi yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang atau akan dihadapi oleh Indonesia. Salah satunya upayayang diharapkan dapat meningkatkan daya saing pasarkonstruksi Indonesia adalah dengan penggunaan cutting edge technologies yang diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu penggunaan cutting edge technologies yang menjadi perhatian CENS UI dalam mempermudah pekerjaan konstruksi di Indonesia adalah Building Information Modelling (BIM).

BIM merupakan sejenis software yang berfungsi mensimulasikan informasi dari suatu desain secara tiga dimensi. Selain mendesain bangunan, BIM juga dapat mengkalkulasikan RAB pembangunan, durasi pengerjaannya, serta simulasi tentang perawatan dan sistem pengoperasian bangunan, yang mencakup instalisasi air dan listrik dari sebuah desain.

Walaupun BIM dapat digunakan untuk mempermudah pekerjaan yang sulit, penggunaannya di Indonesia belum optimal. Selain BIM, ada banyak jenis alat/fasilitas penunjang cutting edge technology lainnya seperti digital construction, artificial intelligence, penggunaan AR & VR, pengoperasian drone dalam pembangunan suatu proyek untuk pekerjaan fisik serta pengawasan, penggunaan material yang eco-friendly, dan lainnya.

Penggunaan cutting edge technology terbukti berhasilmeningkatkan daya saing infrastruktur secara lebih efisien di beberapa negara maju yang telah menggunakannya. Walaupundemikian, penggunaan cutting edge technology bukanlah solusi yang sepenuhnya.

baca juga

Hal ini disebabkan oleh polemik di masyarakat mengenai peran manusia yang tugasnya tergantikan dengan hadirnya cutting edge technology.

CENS UI beranggapan bahwa, penggunaan cutting edge technology bukanlah solusi yang tepat, apabila kondisi SDM Indonesia belum sepenuhnya handal untuk mengaplikasikan alat-alat cutting edge technology. Penggunaan cutting edge technology juga memiliki pengaruh yang baik dalam mempermudah pekerjaan manusia.

CENS UI merupakan serangkaian kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Ikatan Mahasiswa Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Rangkaian acara CENS UI dimulai dengan perlombaan bidang teknik sipil, company visit, dan diakhiri dengan konferensi nasional sebagai puncak acaranya. Tahun ini, The 17TH CENS UI hadir dengan membawakan tema “Way of New Era Involving Cutting Edge Technology for Resiliet Construction.”

Tema ini mengangkat isu yang ada di dunia konstruksi pada saat ini, yaitu mengenai optimalisasi penggunaan teknologi konstruksi untuk menghadapi revolusi industri 4.0 dan menciptakan bangunan berketahanan.

Adapun output yang dihasilkan dari diskusi The 17TH CENS UI berupa roadmap yang dapat dimanfaatkan negara sebagai referensi dalam melakukan pembangunan berskala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PUPR Minta Pekerja Konstruksi di Aceh Miliki Sertifikat

Menteri PUPR Minta Pekerja Konstruksi di Aceh Miliki Sertifikat

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2019 | 12:26 WIB

PUPR Dorong Percepatan Percepatan Sertifikasi Pekerja Konstruksi

PUPR Dorong Percepatan Percepatan Sertifikasi Pekerja Konstruksi

Bisnis | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 08:41 WIB

Terowongan Jadi Alternatif Konstruksi Bangun Jalan di Indonesia

Terowongan Jadi Alternatif Konstruksi Bangun Jalan di Indonesia

Bisnis | Senin, 17 September 2018 | 16:46 WIB

Menteri Basuki Ajak Pelaku Jasa Konstruksi Disiplin Terapkan SOP

Menteri Basuki Ajak Pelaku Jasa Konstruksi Disiplin Terapkan SOP

Bisnis | Jum'at, 23 Maret 2018 | 13:34 WIB

Jokowi Minta Tenaga Konstruksi Indonesia Setara Jepang dan Jerman

Jokowi Minta Tenaga Konstruksi Indonesia Setara Jepang dan Jerman

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2017 | 15:39 WIB

Gatensi Optimis Konstruksi Masuk 3 Besar Penyumbang PDB

Gatensi Optimis Konstruksi Masuk 3 Besar Penyumbang PDB

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 19:01 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:11 WIB

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:10 WIB

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:04 WIB

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

×