Peluang Pasar Ikan Hias di Marketplace

Ririn Indriani

Jum'at, 22 November 2019 | 07:11 WIB
Peluang Pasar Ikan Hias di Marketplace
Ikan guppy aneka warna. (Shutterstock)

Suara.com - Pergeseran budaya dan konsumsi digital yang semakin merata di seluruh Indonesia berimplikasi dengan rutinnya masyarakat Indonesia melakukan transaksi pembelian barang melalui pasar digital.

Salah satu platform pasar digital yang secara konsisten mengalami pertumbuhan transaksi pembelian barang setiap tahun adalah e-commerce dengan basis marketplace.

IPrice Group mencatat ada 49 e-commerce yang aktif menjalankan transaksi jual beli di Indonesia.

IPrice Group adalah situs meta-search yang beroperasi di Indonesia dan empat negara lain di Asia Tenggara serta Hongkong.

Situs meta-search tersebut mencatat jumlah trafik bulanan di seluruh e-commerce di Indonesia pada kuartal II 2019 sebanyak 481,59 juta. Tokopedia menjadi pemimpin perolehan trafik kunjungan bulanan di Indonesia dengan 140 juta trafik setiap bulan.

Dengan pertumbuhan traffic yang sangat tinggi dan konsisten di channel marketplace, mendorong para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk mengekspansi pasar melalui channel marketplace yang diharapkan akan meningkatkan skala produktifitas dan kreatifitas dalam mengakuisisi pasar.

Namun potensi pasar dan traffic yang sangat besar sangat berimbang dengan penerapan algoritma untuk berkompetisi yang diterapkan oleh pemilik marketplace.

Salah satu yang paling terdampak adalah simetrisnya informasi dari satu produk dengan harga yang beragam dan sangat kompetitif.

Simetrisnya sebuah informasi menyebabkan daya tawar penjual kepada pembeli menjadi sangat rendah, yang pada akhirnya loyalitas pembeli kepada sebuah produk ditempatkan pada harga yang paling murah, bukan lagi loyalitas kepada pemilik pelaku UKM.

baca juga

Hal tersebut justru akan membuat pelaku UKM harus bersaing dengan pemilik modal yang mempunyai kemampuan efisiensi produksi, rantai pasokan (supply chain) dan logistik yang lebih baik yang ikut menjajakan barang dagangan di tempat yang sama.

Hal tersebut membuat mereka mempunyai kemampuan cost leadership lebih baik, sehingga mampu menawarkan harga yang lebih rendah.

“Tantangan membuka channel transaksi di marketplace membuat pelaku UKM, tidak hanya harus memiliki kemampuan menciptakan cost leadership yang baik, tetapi tantangan produk serupa (homogenitas product) dan produk tiruan (copycat product) yang sangat mungkin terjadi di pasar yang sangat terbuka,” terang Dodi Soufiadi, Marketing Director Swasti Farm dalam siaran persnya.

Tantangan tersebut tentunya harus dihadapi dengan tidak hanya cukup bermodalkan kemampuan menciptakan sebuah produk dan peningkatan produktivitas produk, tetapi harus diimbangi dengan komitmen menjaga kualitas produk, kemampuan kreativitas dan strategi komunikasi yang baik dengan pembeli dari pelaku UKM yang akan atau sudah membuka channel transaksi di marketplace.

Untuk produk ikan hias seperti Ikan Guppy yang ditawarkan oleh Swasti Farm melalui channel transaksi di marketplace mempunyai standar harga yang lebih tinggi dibandingkan produk yang lain.

Tentunya hal ini menjadi tantangan terbesar untuk mengkomunikasikan Swasti Farm sebagai sebuah entitas yang sangat berbeda dengan penjual ikan guppy yang lain meskipun dengan produk yang sama.

Sebagai contoh, jenis (strain) Albino Full Red di marketplace shopee paling rendah ditawarkan oleh penjual lain dengan Rp 5.000 untuk setiap pasang, namun Swasti Farm, kata kata Danang Prima, CEO Swasti Farm, menawarkan jenis (strain) yang sama dengan diversifikasi harga mencapai 6900% dibandingkan penjual lain atau dengan harga Rp 350.000 untuk setiap pasang pembelian.

Sebagai salah satu ikan hias yang mengalami peningkatan jumlah penghobi yang sangat besar selama periode 2017, 2018 dan 2019, Ikan Guppy mempunyai peluang pasar yang sangat besar dibandingkan ikan hias yang lain.

“Ketika sebuah jenis (strain) ikan guppy mampu ditawarkan dengan harga yang sangat tinggi, saya berkeyakinan ikan guppy tersebut ada di kualitas yang paripurna, selain jumlahnya yang sangat besar, penghobi ikan guppy sangat kritis terhadap kualitas sebuah produk yang ditawarkan,” jelas Johannes Gea, salah satu juri kontes Ikan Guppy Internasional dari Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Pasar Burung Splendid nan Unik di Kota Malang

Menilik Pasar Burung Splendid nan Unik di Kota Malang

Lifestyle | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:27 WIB

Keren! Indonesia Sabet 34 Piala di Festival Ikan Guppy Internasional

Keren! Indonesia Sabet 34 Piala di Festival Ikan Guppy Internasional

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2019 | 16:43 WIB

Ikan Cupang Fancy Copper Vietnam Naik Daun, Sepasang Tembus Rp 3 Juta!

Ikan Cupang Fancy Copper Vietnam Naik Daun, Sepasang Tembus Rp 3 Juta!

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 11:09 WIB

Terkini

Sunscreen Wardah PDRN untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Sunscreen Wardah PDRN untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

Jangan Persulit Warga Terdampak! Ini Tuntutan Warga Kampung Pelangi Jaksel soal Rusun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Ketika Dongeng Ayah Berhadapan dengan Skeptisisme Anak yang Beranjak Dewasa

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

Bukan Pesta Ultah Prabowo, Ini Isi Agenda Pertemuan Kabinet di Istana Bogor

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

Bukan Bahas Evaluasi, Sosok Ini yang Bikin Pejabat Berkumpul di Istana Bogor Semalam

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:55 WIB

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:47 WIB

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:25 WIB

×