KLHK Minta Produsen Air Minum dalam Kemasan Hentikan Kampanye Negatif

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 10:14 WIB
KLHK Minta Produsen Air Minum dalam Kemasan Hentikan Kampanye Negatif
Air minum isu ulang / air galon. (Shutterstock)

Suara.com - Kasubid Barang dan Kemasan Direktorat Pengelolaan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ujang Solihin Sidik mengatakan, pihaknya sangat peduli pada kebijakan pemakaian air minum kemasan (AMDK) dan lingkingan. Belakangan ini ada pihak tertentu yang sangat masif menyudutkan AMDK galon guna ulang dengan melakukan kampanye negatif di berbagai media secara terus-menerus.

Ujang mengatakan, ia mendorong produsen melalui Permen No.75 tahun 2019, bahwa mereka harus membangun dan mendesain kemasan yang paling baik dari sisi lingkungan.

“Terkait dengan kampanye negatif untuk menghantam produk lain, semestinya  tidak dilakukan oleh produsen. KLHK meminta produsen yang melakukan kampanye negatif terhadap  kompetitornya itu harus segera dihentikan,” ucapnya, dalam Webinar Bimbingan Teknis Penerapan Ekolabel Produk Untuk Tata Kelola Lingkungan Hidup dan Sirkuler EKonomi yang diselenggarakan KLHK, Kamis (21/10/2021).
 
Jadi, kata Uso, sapaan akrab Ujang Solihin, posisi KLHK jika bicara pengolahan sampah dan circular ekonominya, galon guna ulang lebih tinggi posisinya dibanding galon sekali pakai. 

Sebelumnya, Uso juga menyampaikan bahwa jika dilihat dari Permen KLHK No.75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah, justru yang didorong itu adalah soal pembatasan. Artinya, meredesain kemasan agar yang tadinya tidak bisa didaur ulang harus bisa didaur ulang, yang tadinya tidak bisa diguna ulang harus bisa diguna ulang.
 
“Yang tadinya sudah didaur ulang diubah menjadi guna ulang, itu lebih bagus. Justru guna ulang itu posisinya lebih tinggi daripada daur ulang,” katanya di kesempatan berbeda.

“Daur ulang betul, tetapi faktanya, daur ulang kan bukan persoalan mudah, butuh teknologi, butuh uang, butuh effort yang banyak. Kalau dibandingkan dengan guna ulang, guna ulang itu effort-nya sedikit dibandingkan daur ulang. Guna ulang itu kan hanya tinggal ditarik lagi, contohnya galon, galon kan bisa ditarik lagi oleh produsennya, dicuci dan dibersihkan dan lalu dipasarkan lagi. Itu kan bisa sampai 30-50 kali, sampai masa kemasan selesai baru kemudian didaur ulang,” kata Uso.
 
Dia mengatakan, pengelolaan sampah berkelanjutan tetap harus melihat hierarkinya, yaitu 3R (Reduce, Reuse, Recycle).  
 
Sekjen Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), Hery Margono, beberapa waktu lalu mengatakan, iklan yang dilakukan dengan merendahkan produk lain jelas melanggar etika periklanan.

Menurutnya, dalam etika pariwara atau periklanan Indonesia, ada 3 azas utama yang harus dipatuhi, yaitu  jujur, bertanggung jawab terhadap apa yang disampaikan ke publik, dan harus bersaing secara sehat.

“Artinya, tidak boleh merendahkan produk lain dan iklannya juga tidak boleh meniru produk pihak lain,” ungkapnya.
 
Hery meminta BPOM memberikan teguran terhadap produsen itu sebagai pengiklan. 

“Apalagi kalau iklan itu sudah membuat keresahan masyakat konsumen, itu tidak boleh. Itu sudah tidak bertanggung jawab namanya. Itu bukan hanya merendahkan kategori saja, tapi tidak bertanggungjawab namanya. Dan karena sudah meresahkan konsumen, seharusnya BPOM harus menegur industri yang membuat pariwara itu,” ucapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Minta BPOM Fair Soal Pelabelan Lolos Batas Uji Aman Pada Kemasan

Pakar Minta BPOM Fair Soal Pelabelan Lolos Batas Uji Aman Pada Kemasan

Bisnis | Kamis, 21 Oktober 2021 | 05:08 WIB

KLHK Buat Standarisasi Bank Sampah Nasional

KLHK Buat Standarisasi Bank Sampah Nasional

Lifestyle | Selasa, 19 Oktober 2021 | 04:56 WIB

Kandungan BPA dalam Makanan Kaleng, Seberapa Berbahayakah bagi Kesehatan?

Kandungan BPA dalam Makanan Kaleng, Seberapa Berbahayakah bagi Kesehatan?

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:59 WIB

KLHK Gelar Acara Tahunan Festival Iklim 2021

KLHK Gelar Acara Tahunan Festival Iklim 2021

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 10:45 WIB

Soal Keamanan Air Minum Kemasan, Dokter Spesialis Kandungan: BPOM Sudah Nyatakan Aman

Soal Keamanan Air Minum Kemasan, Dokter Spesialis Kandungan: BPOM Sudah Nyatakan Aman

Health | Rabu, 06 Oktober 2021 | 10:38 WIB

Catat! 5 Tips Aman Mengonsumsi Air Minum dalam Kemasan

Catat! 5 Tips Aman Mengonsumsi Air Minum dalam Kemasan

Health | Kamis, 30 September 2021 | 16:12 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×