Array

Mengasah Kemampuan Leadership Voice Generasi Muda Agar Makin Didengar

Ferry Noviandi Suara.Com
Minggu, 10 April 2022 | 00:58 WIB
Mengasah Kemampuan Leadership Voice Generasi Muda Agar Makin Didengar
Praktisi komunikasi Cornelia Laksmi Dewi Supama saat memberikan materi public speaking terhadap 520 mahasiswa penerima program Beswan Djarum. [dokumentasi pribadi]

Suara.com - 520 mahasiswa penerima program Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum) angkatan 2021/2022 mendapatkan Pelatihan Leadership Development. Salah satu materi yang diberikan adalah kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking.

Kemampuan public speaking dianggap sangat penting, agar generasi muda bisa menyampaikan pendapatnya dengan baik dan pesan yang disampaikan dapat tersalurkan. Apalagi di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini, teknik public speaking juga harus berkembang dan adaptif.

"Teknologi komunikasi seperti Zoom, Google Meet, Microsoft Teams dan aplikasi video conference lainnya sudah tidak asing kita gunakan. Saat kita melakukan diskusi atau presentasi  melalui media tersebut, sebetulnya kita juga sedang melakukan public speaking," kata praktisi komunikasi Cornelia Laksmi Dewi Supama, yang juga menjadi salah satu pembicara untuk mahasiswa Beswan Djarum, seperti dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.

"Namun bagi banyak orang, public speaking secara digital ini juga merupakan tantangan tersendiri. Minimnya interaksi dengan audiens dapat membuat pesan yang dibagikan tidak dapat dipahami dengan baik," kata Laksmi menambahkan.

Menurut Laksmi yang juga seorang jurnalis tv, banyak hambatan yang dijumpai bagi orang yang melakukan public speaking. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan kecakapan yang dinamakan leadership voice.

"Leadership voice adalah cara seorang pembicara atau narasumber untuk menyampaikan ide dan gagasannya kepada para audiens. Leadership voice menjadi refleksi dari gagasan dan ide yang kita miliki. Agar gagasan dan ide kita tersebut dapat diterima dengan baik oleh para audiens, kita harus mampu menyampaikannya dengan jelas, lugas, terstruktur dan persuasif," ujar Laksmi.

Menurut Laksmi, untuk mengasah leadership voice seseorang harus mengasah inner dan outer confidence. Inner voice adalah kemampuan menguasai materi, gagasan, dan ide yang ingin disampaikan.

"Termasuk juga cara penyampaiannya. Kita harus mampu menarik perhatian dari para audiens untuk mendengarkan apa yang akan kita sampaikan," imbuh Laksmi.

Sementara outer confidence adalah hal-hal yang bisa dilihat orang lain atau audience. Dalam hal ini adalah artikulasi dan tempo saat berbicara, eye contact dengan audiens, gestur badan dan ekspresi yang kita tunjukkan serta pakaian yang kita gunakan.

Baca Juga: SMK Raden Umar Said Kudus Jadi Tempat Magang 18 Siswa dari 9 SMK di Indonesia, Apa Istimewanya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI