Rezeki Nomplok, Warga Purwakarta Dapat Ini dari Petani Ikan Waduk Jatiluhur

Purwasuka | Suara.com

Selasa, 03 Januari 2023 | 15:24 WIB
Rezeki Nomplok, Warga Purwakarta Dapat Ini dari Petani Ikan Waduk Jatiluhur
Warga Purwakarta saat mendapatkan ikan di Waduk Jatiluhur. (Jabarnews.com)

PURWASUKA - Petani ikan yang membawa ikan mati di Kolam Jaring Apung (KJA) diserbu Warga Desa Jatimekar, Jatiluhur, Purwakarta. Petani sengaja membawa ikan itu menggunakan perahu ke daratan di wilayah Kampung Serpis untuk dibagikan kepada warga sekitar

Salah satu pemilik kolam, Nono Supriatna, mengatakan, ia memberikan ikan itu karena terjadi kematian massal pada ikan yang sudah ia tanam dua bulan lalu di kolam jaring ikan. Kematian terjadi pada Minggu (1/1/2023) malam.

"Sebenarmya yang mati banyak banget ada sekitar 18 Ton, cuma yang di perahu itu yang ke bawa aja. Sengaja di bawa untuk dibagikan ke warga siapa tau ada yang membutuhkan untuk ikan asin. Daripada dibuang," katanya, Selasa (3/1/2023).

Ia menyebut, ikan itu tidak semua mati, ada yang masih mengap-mengap dan ada yang mati namun masih segar karena baru mati beberapa waktu lalu.

Warga sekitar langsung berbondong-bondong mendekati perahu, mereka membawa berbagai wadah seperti plastik besar, karung, ember hingga wadah yang bisa menampung ikan lebih banyak.

Mereka bergantian menaiki perahu karena jika terlalu penuh khawatir perahu terbalik atau khawatir warga jatuh ke danau jatiluhur.

Mereka ada yang membawa alakadarnya ada juga yang membawa hingga puluhan kilo, mulai dari anak kecil hingga orang tua ikut antre dan mengambil ikan itu.

"Iya ini ngambil ikan, di kasih sama pak nono. Ikannya mau di buat pepes," ujar Mak Enah.

Hal senada dikatakan warga lain, Ida, ia sengaja datang ke lokasi ini meski berjarak jauh, ia mengetahui ada pembagian ikan mati di grup aplikasi pesan.

"Di grup, siapa yang butuh ikan datang ke sini. , iya ikan mati tapi kebanyakan yang masih seger, bisa juga buat olah pepes. Ini ngamb dua kantong kresek yang gede-gede, ada 20 kilo-an mah," katanya.

Kematian massal ikan ini terjadi akibat cuaca buruk, sepakan perairan waduk Jatiluhur tidak di sinari matahari yang menghangatkan suhu air, oksigen di dalam air habis dan air menjadi sangat dingin, ikan perlahan terkapar dan mati mengambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Sampaikan Ini di HAB ke-77

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Sampaikan Ini di HAB ke-77

| Selasa, 03 Januari 2023 | 14:01 WIB

Jutaan Ikan di Waduk Jatiluhur Purwakarta Mati Mendadak, Diduga Karena Ini

Jutaan Ikan di Waduk Jatiluhur Purwakarta Mati Mendadak, Diduga Karena Ini

| Selasa, 03 Januari 2023 | 11:39 WIB

Segini Tarif Masuk Nonton Atraksi Air Mancur Sri Baduga, Khusus Bagi Warga Purwakarta Bisa Gratis Asalkan Ini

Segini Tarif Masuk Nonton Atraksi Air Mancur Sri Baduga, Khusus Bagi Warga Purwakarta Bisa Gratis Asalkan Ini

| Senin, 02 Januari 2023 | 15:22 WIB

Terkini

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Bekaci | Senin, 13 April 2026 | 22:33 WIB

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Kalbar | Senin, 13 April 2026 | 22:31 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 22:24 WIB

Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya

Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya

Kalbar | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya

Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 22:00 WIB

Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri

Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 21:52 WIB