Komplotan Maling Rumah Mewah Lintas Provinsi Ditangkap Polisi, Modusnya Begini

Purwasuka | Suara.com

Selasa, 03 Januari 2023 | 19:39 WIB
Komplotan Maling Rumah Mewah Lintas Provinsi Ditangkap Polisi, Modusnya Begini
Ilustrasi sindikat maling rumah. (ANTARA)

PURWASUKA - Empat orang komplotan maling spesialis rumah mewah lintas provinsi ditangkap polisi Kota Cirebon. Para pelaku harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keempat pelaku tersebut, diamankan dalam waktu kurang dari 1 jam, setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar, mengatakan, para pelaku tersebut berjumlah 4 orang, dengan inisial DS, BH, JS dan JH warga Lampung, Jambi dan Bandung.

"Keempat pelaku ini, beraksi di sebuah rumah mewah yang ada kampung Cimaja, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon," ujarnya, Selasa (03/01/2023)

Komplotan pelaku tersebut, lanjut Fahri. Sudah mengintai rumah milik korban selama dua bulan. Setelah diketahui, rumah itu ditinggalkan pemiliknya, para pelaku langsung melakukan aksi dengan cara merusak gembok pagar.

"Pelaku ini sudah mengintai rumah tersebut, saat mengetahui korban meninggalkan rumah. Para pelaku langsung masuk dengan merusak gembok pagar dan menggasak beberapa barang berharga beserta uang senilai puluhan juta," katanya.

Sepulang cukur rambut, pemilik rumah kaget. Kondisi pagar dan pintu rumah sudah terbuka, serta beberapa barang berharga dan uang senilai puluhan juta rupiah ludes digondol komplotan maling.

"Korban ini kaget, begitu sampai rumah pulang dari cukur rambut. Melihat kondisi rumah berantakan dan beberapa barang berharga hilang dicuri komplotan pelaku," katanya.

Beruntung, aksi para pelaku ini berhasil terekam kamera cctv, sehingga memudahkan petugas yang datang ke lokasi untuk mengenali sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku.

"Hasil dari keterangan saksi dan rekaman cctv, timsus reskrim Polres Cirebon langsung bergerak melakukan pengejaran para pelaku, dengan menyamar menjadi driver ojek online," katanya.

Hasil dari penyamarannya itu, para pelaku yang berupaya melarikan diri. Berhasil digagalkan oleh petugas yang menggunakan kostum driver ojek online di lampu merah cabang bayi, Kota Cirebon.

"Beruntung, dalam pelariannya, para pelaku ini dapat kami gagalkan, saat berada di lampu merah cabang bayi," katanya.

Atas perbuatannya pelaku kini sudah mendekam di sel tahanan Polres Cirebon Kota, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

"Para tersangka dijerat pasal 363 dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun dalam kurungan penjara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surat Al-Isra Ayat 32: Bacaan Latin, Arti dan Kandungannya Tentang Zina

Surat Al-Isra Ayat 32: Bacaan Latin, Arti dan Kandungannya Tentang Zina

News | Selasa, 03 Januari 2023 | 20:51 WIB

Putus Layanan Internet Gratis di Sebagian Wilayah Jakarta, Pemprov DKI Klaim Masyarakat Pengguna JakWiFi Berkurang

Putus Layanan Internet Gratis di Sebagian Wilayah Jakarta, Pemprov DKI Klaim Masyarakat Pengguna JakWiFi Berkurang

Jakarta | Selasa, 03 Januari 2023 | 20:40 WIB

Ecky Listiyanto Resmi Tersangka Mutilasi di Bekasi, Polisi Beberkan Fakta Ini

Ecky Listiyanto Resmi Tersangka Mutilasi di Bekasi, Polisi Beberkan Fakta Ini

Bekaci | Selasa, 03 Januari 2023 | 20:55 WIB

Terkini

Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain

Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain

Video | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban

WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 17:35 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg

5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 17:27 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Pembelaan Bojan Hodak: Saya  Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah

Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah

Bola | Senin, 13 April 2026 | 17:25 WIB

Penjualan Mobil Listrik Suzuki e Vitara di Indonesia Belum Tembus Dua Digit

Penjualan Mobil Listrik Suzuki e Vitara di Indonesia Belum Tembus Dua Digit

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 17:25 WIB

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:24 WIB

Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat

Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat

Jawa Tengah | Senin, 13 April 2026 | 17:23 WIB