Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
Tangkapan layar ronbongan Arteria Dahlan berhenti dan foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik. [Threads @joezenzie]
  • Dua anggota Satlantas Polres Solok Kota diperiksa Propam karena mengawal rombongan Arteria Dahlan yang berhenti berfoto di Sitinjau Lauik.
  • Aksi berhenti di jalur berbahaya tersebut memicu kemacetan dan dinilai mengabaikan aspek keselamatan lalu lintas bagi pengendara lain.
  • IPW mendesak atasan yang memberikan izin pengawalan tersebut turut diperiksa untuk menindaklanjuti dugaan kelalaian prosedur pengawalan pejabat publik.

Suara.com - Insiden viral yang melibatkan politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, saat menyambangi jalur legendaris Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, berbuntut panjang.

Bukan soal kunjungannya, melainkan aksi rombongan yang nekat berhenti untuk berfoto di tikungan ekstrem tersebut kini memicu sanksi tegas.

Dua anggota Satlantas dari Polres Solok Kota yang melakukan pengawalan (Patwal) terhadap rombongan Arteria kini harus berhadapan dengan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam). Keduanya diperiksa intensif setelah dianggap lalai dalam menjaga keselamatan lalu lintas demi kepentingan dokumentasi pribadi sang politisi.

Aksi tersebut dinilai kontroversial dan membahayakan. Pasalnya, Sitinjau Lauik dikenal sebagai salah satu jalur paling maut di Indonesia dengan tanjakan tajam dan kelokan maut yang membutuhkan konsentrasi tinggi bagi setiap pengendara. Berhenti di area tersebut dianggap mengabaikan risiko kecelakaan besar.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, memberikan respons keras terhadap kejadian ini.

Menurutnya, langkah Propam memeriksa dua polisi pengawal tersebut sudah sangat benar karena mereka membiarkan pelanggaran keselamatan terjadi di depan mata.

“Sudah tepat, foto-foto tersebut mengganggu lalu lintas dan keselamatan lalu lintas. Ini salah nih yang mengawal ya, untuk tidak berhenti di kawasan yang bisa menghambat pergerakan kendaraan dan menimbulkan potensi bahaya,” kata Sugeng saat dihubungi Suara.com, Senin (13/4/2026).

Kondisi kepadatan arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik. [Dok. Istimewa]
Kondisi kepadatan arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik. [Dok. Istimewa]

Desak Atasan Juga Ikut Bertanggung Jawab

Tak hanya berhenti pada petugas di lapangan, Sugeng menegaskan bahwa sanksi disiplin harus ditarik lebih jauh hingga ke tingkat pembuat kebijakan di internal kepolisian.

Ia mendesak agar atasan yang memberikan izin pengawalan tersebut juga turut diperiksa.

“Sudah benar, sudah tepat. Supaya dia dilakukan tindakan disiplin termasuk kepada atasannya ya yang memberi izin,” tegas Sugeng.

Kini publik menanti sejauh mana proses disiplin ini berjalan, di tengah sorotan tajam mengenai penggunaan fasilitas pengawalan polisi bagi pejabat publik yang seringkali dianggap mengganggu kenyamanan pengguna jalan umum lainnya.

Diberitakan sebelumnya, dia personel Satuan Lalu Lintas dari Polres Solok Kota yakni Briptu SAN dan Bripda SA diperiksa oleh Propam, usai aksi kontroversi Arteria Dahlan yang berfoto di tanjakan Sitinjau Lauik.

Keduanya bertugas melakukan patroli dan pengawalan (Patwal) terhadap rombongan Arteria Dahlan saat kejadian berlangsung.

Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Tanjung, membenarkan pemeriksaan kedua anggota polantas sedang dilakukan oleh Propam sebagai tindak lanjut atas viralnya video tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit

News | Senin, 13 April 2026 | 14:48 WIB

5 Mobil FWD yang Terbukti Kuat Nanjak di Sitinjau Lauik, Penggerak Depan Pantang Nyerah

5 Mobil FWD yang Terbukti Kuat Nanjak di Sitinjau Lauik, Penggerak Depan Pantang Nyerah

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:49 WIB

Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!

Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:16 WIB

Polisi Beli Bensin Pakai Drum Bikin Publik Suudzon: Ternyata Demi Keselamatan Umum

Polisi Beli Bensin Pakai Drum Bikin Publik Suudzon: Ternyata Demi Keselamatan Umum

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 13:52 WIB

Terkini

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:04 WIB

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:56 WIB

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

Mayjen Purn TB Hasanuddin: Berantas Begal Itu Bukan Tugas TNI Tapi Polisi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:55 WIB

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

Misteri Tas Hitam di Pinang Ranti: Isinya Bikin Ibu-ibu Gemetar, Siapa Pemiliknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:44 WIB

Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026

Cara Turis Indonesia Dapat Fasilitas Bebas Visa Korea Selatan, Berlaku Sampai Desember 2026

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:42 WIB

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:19 WIB

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB

Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati

Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB

Bukan karena Disembelih, 2 Kerbau Kurban di Kudus Tumbang Didor Polisi

Bukan karena Disembelih, 2 Kerbau Kurban di Kudus Tumbang Didor Polisi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB