Citayam Fashion Week, Ajang Kreatifitas yang Rawan Pergaulan Bebas

Purwokerto

Selasa, 19 Juli 2022 | 15:12 WIB
Citayam Fashion Week, Ajang Kreatifitas yang Rawan Pergaulan Bebas
Citayam fashion week (istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Fenomena para remaja nongkrong atau bersantai di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta dengan busana nyentrik sedang viral di media soaial. 

Bahkan, saking viralnya, tempat nongkrong remaja itu disebut kawasan Citayam Fashion Week. Tempat umum itu disulap menjadi wahana catwalk untuk para model “jalanan”. Para  ABG tak malu melakukan aksi Fashion Show di zebra cross jalanan. 

Lewat video yang dibagikanakun sosial media Instagram @gosipnyinyir2, dilansir dari suarakalbar.id, terlihat beberapa kompilasi video para remaja yang tengah melakukan runway tersebut.

Mereka tampak sangat percaya diri, berjalan dari seberang jalan di bawah sorotan lampu bak di acara fashion show profesional.

Unggahan tersebut viral hingga memantik netizen untuk berkomentar. Sebagian memberikan pujian positif ketimbang melakukan tindakan yang merugikan orang.

 "Keren sih daripada tawuran atau balapan liar. Mending inilah," puji netizen.

Hanya ada pula yang mengkritik aksi mereka yang tidak dibarengi dengan kesadaran membuang sampah pada tempatnya. 

“Keren sih kreativitas anak anak jaman sekarang harus lebih didukung. Tapi setelah mengumpul mengumpul tolong sampah sampah dibereskan, dibuang pada tempatnya ya," nasehat netizen mendukung para ABG.

Kawasan itu pun akhir akhir ini ramai para remaja dengan  gaya berpakaian yang bermacam-macam. Entah mereka mendapatkan inspirasi busana itu darimana, atau bagaimana cara mendapatkannya. .

"Tak pernah absen, pada malam minggu ini, Citayam fashion week pun terpantau sangat ramai oleh mereka. Salah satu yang mencuri perhatian adalah dua pria asal Jakarta yang tampil eye catching saat menyebrang di jalan Sudirman," tulis @gosipnyinyir2.

Fenomena Citayam menimbulkan persepsi beragam. Ada yang menganggapnya positif sebagai ajang anak muda untuk berkreasi dan diakui eksistensinya. Namun karena dilakukan di tempat umum, tentu saja kegiatan itu melahirkan kerawanan tersendiri hingga berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas. 

Kegiatan itu juga masih liar. Sehingga tak jelas, apa yang mereka lakukan setelah berjalan lenggak lenggok di zebra cross jalan. Sebab bocah yang berkerumun di Citayam berasal dari berbagai latar belakang. Jangan sampai, kegiatan itu justru memancing pergaulan bebas, serta jadi kesempatan bagi orang untuk merencanakan perbuatan jahat.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ikan Raksasa Mirip Predator Amazon Terbawa Banjir di Garut, Kok Bisa?

Ikan Raksasa Mirip Predator Amazon Terbawa Banjir di Garut, Kok Bisa?

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 14:30 WIB

Kasus Kematian Brigadir J Dilaporkan sebagai Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Brigadir J Dilaporkan sebagai Pembunuhan Berencana

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 14:24 WIB

Hartanya tak Habis-habis, Sumbang Rp 301,7 Triliun untuk Yayasan Bill Gate Tetap Terkaya

Hartanya tak Habis-habis, Sumbang Rp 301,7 Triliun untuk Yayasan Bill Gate Tetap Terkaya

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 14:18 WIB

Terkini

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Banten | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:42 WIB

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:35 WIB

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

Jabar | Senin, 15 Juni 2026 | 23:28 WIB

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Sport | Senin, 15 Juni 2026 | 23:20 WIB

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:18 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB