Diduga Jadi Korban Rudapaksa Anak Kiai, Santri di Tuban Melahirkan Seorang Bayi

Purwokerto

Sabtu, 23 Juli 2022 | 17:41 WIB
Diduga Jadi Korban Rudapaksa Anak Kiai, Santri di Tuban Melahirkan Seorang Bayi
Seorang santriwati berusia 14 tahun diduga menjadi korban pencabulan anak kiai di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban Jawa Timur. Pelaku yang berusia 21 tahun juga sebagai guru ngaji di Ponpes. (Pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkunagn Pondok Pesantren kembali terjadi di Provinsi Jawa Timur. 

Kasus tersebut menambah rentetan kejadian yang sama setelah sebelumnya di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jombang yang melibatkan oknum pengasuh pondok pesantren. 

Terbaru di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban Jawa Timur, seorang santriwati berusia 14 tahun diduga menjadi korban pencabulan anak kiai setempat. Pelaku yang berusia 21 tahun juga sebagai guru ngaji di Pondok Pesantren tersebut.

Akibatnya, santriwati berinisial M itu mengalami trauma karena hamil dan telah melahirkan bayi laki-laki di Puskesmas setempat pada Selasa, 19 Juli 2022. 

Meski belum diketahui siapa ayah biologis bayi yang dilahirkan tersebut, namun dari keterangan korban mengarah ke guru ngaji di pondok pesantren yang korban tempati.

Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M Gananta melalui keterangan resminya mengatakan pihak kepolisian sudah menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Menurut Gananta anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tuban telah turun ke lokasi kejadian memintai keterangan saksi guna proses penyelidikan.

Kepolisian juga berencana melakukan tes DNA terhadap saksi untuk mengetahui ayah biologis dari bayi tersebut.

“Tim telah bergerak di TKP dan akan dilakukan (tes DNA) jika itu perlu,” kata Gunanta.

Berdasarkan data kepolisian, kasus tersebut mencuat setelah salah seorang tokoh masyarakat setempat bercerita mengenai kejadai janggal di Pondok Pesantren itu.

Gananta mengatakan tokoh tersebut menyampaikan kedua orangtua korban hanya bisa pasrah melihat anaknya dan sempat takut melaporkan ke polisi. Hingga akhirnya dari informasi awal tersebut pihaknya langsung menindaklanjuti. 

Alasannya, orang yang diduga pelaku pemerkosaan terhadap korban itu adalah anak seorang kiai desa pemilik pondok pesantren. Bahkan, kiai tersebut dinilai dihormati masyarakat setempat.

"Orangtuanya itu tidak berani lapor polisi, terus takut menuntut si pelaku, karena pelakunya itu anaknya kiai yang sangat dihormati warga kampung," kata Nanang Susanto tokoh masyarakat setempat.

Kemudian korban sendiri diketahui merupakan santriwati yang setiap sore mengaji di pondok pesantren milik orangtua dari pria yang diduga pelaku.

Bahkan, setahun yang lalu korban bersama para santri lainnya diwajibkan bermalam di Pondok Pesantren yang berada di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban Jawa Timur.

"Para santri harus bermalam dan tidur di bangunan semacam aula gitu, santri laki-lagi tidurnya di bawah dan perempuan tidur di lantai atas," ungkapnya.* (Anik Al Sajawi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sorotan: Petisi Minta Menag Bentuk Tim Investigasi ke Ponpes Shiddiqiyyah hingga Walkot Kediri Pecat Guru SD Cabul

Sorotan: Petisi Minta Menag Bentuk Tim Investigasi ke Ponpes Shiddiqiyyah hingga Walkot Kediri Pecat Guru SD Cabul

Jatim | Jum'at, 22 Juli 2022 | 09:35 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Pondok Pesantren di Depok Hangus Terbakar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Pondok Pesantren di Depok Hangus Terbakar

Depok | Jum'at, 22 Juli 2022 | 08:46 WIB

Santri Ponpes Al Istiqomah Kebumen Tewas Usai Hanyut di Saluran Irigasi

Santri Ponpes Al Istiqomah Kebumen Tewas Usai Hanyut di Saluran Irigasi

Purwokerto | Kamis, 02 Juni 2022 | 07:52 WIB

Terkini

BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran

BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran

Jabar | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:44 WIB

6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura

6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura

Sumut | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:37 WIB

Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta

Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta

Banten | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:29 WIB

Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan

Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan

Sumut | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:22 WIB

Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir

Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir

Video | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:10 WIB

Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul

Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul

Bogor | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:52 WIB

Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda

Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda

Sport | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:49 WIB

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi

Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi

Jabar | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:36 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran

Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran

Jabar | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:21 WIB