Panen Padi Hitam di Agri Smart Kebumen, Varietas Langka yang Menjanjikan

Purwokerto

Sabtu, 23 Juli 2022 | 18:55 WIB
Panen Padi Hitam di Agri Smart Kebumen, Varietas Langka yang Menjanjikan
panen padi hitam di agri smart kebumen

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Untuk ke dua kalinya Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Ketua Tim Penggerak PKK Iin Windarti Sugiyanto memanen padi di Kebun Agri Smart yang berada di halaman belakang Pendopo Kabumian, Selasa (19/7).


Kali ini Bupati memanen padi varietas baru bernama Padi Jeliteng atau padi hitam. Padi jenis ini mulai bisa dipanen setelah 113 hari ditanam di lahan seluas kurang lebih 25 meter persegi. 


"Barusan kita panen, padinya bagus sekali, padi hitam, dalam satu hektar di masa panen ini bisa menghasilkan 9 ton gabah. Rata-rata di Kebumen panen padi satu hektar hanya 4 sampai 5 ton," ujar Bupati.


Padi hitam ini diberi atau didatangkan dari Balai Penelitian Padi Sukamandi, Jawa Barat. Bupati menyebut, padi yang dipanen ini merupakan jenis varietas padi yang bagus karena sangat rendah kalori.


"Perlu diketahui padi ini sangat rendah kalori, kemudian teksturnya dikenal pulen karena ada perpaduan padi dengan ketan hitam. Sangat cocok untuk kesehatan, khususnya bagi yang terkena penyakit diabetes karena rendah kalori," ucapnya.


Menurut Bupati, jenis padi ini belum ada di Kebumen, dan sangat cocok untuk dikembangkan oleh para petani di Kebumen. Menanammya pun dianggap tidak sulit karena bisa ditanam di hampir semua lahan yang memiliki kadar air yang cukup.


"Ini belum ada di Kebumen, ke depan ini harus bisa dikembangkan lebih banyak lagi di Kebumen, Gapoktan atau Poktan nanti bisa koordinasi dengan Distapang untuk benihnya. Jadi selain bagus padi ini juga mudah ditanam," ucapnya.


Selain panen padi, Bupati juga panen buah Golden Mama yang merupakan hasil persilangan antara buah melon dan buah labu, warnanya orange. Buah ini sangat baik untuk memperlancar sistem pencernaan. 


"Ini juga bisa untuk dikembangkan di Kebumen karena saya liat masih sangat jarang. Padahal satu buah ini bisa dihargai Rp25 ribu. Ini merupakan jenis tanaman hortikultura, jadi mudah ditanam," tuturnya.

baca juga


Dengan Agri Smart ini, Bupati ingin menyampaikan bahwa masyarakat bisa memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk ditanam menjadi lahan yang produktif. Ini dalam rangka untuk menjaga security food atau ketahanan pangan.


"Jadi lahan sekecil apapun kalau kita bisa menggunakan menjadi lahan produktif dengan bercocok tanam maka ini bisa untuk menciptakan ketahan pangan, khusus di lingkup keluarga, dan saya yakin semua bisa melakukan itu, dimulai dari terkecil bisa dengan nanam cabai, terong, kangkung dll," ucapnya.


Ini juga yang dilakukan Bupati, ia menyebut kebun Agri Smart tadinya merupakan lahan kosong yang tidak produktif, atau terbengkalai. Namun hari ini bisa disulap menjadi kebuh dengan aneka macam tanamam buah dan sayuran. Bahkan perikanan pun ada.


"Dari Agri Smart ini kita bisa mensuplai kebutuhan pangan Pendopo dari hasil panen, baik itu padi, cabai, lengkuas, jahe, kunir, sayur mayur, buah-buahan, dan juga ikan di sini ada ikan nila, lele, sama gabus, sudah cukup lengkap," jelasnya.


Di kesempatan yang sama Bupati juga kembali memanen lele untuk sekian kalinya. Kemudian memanen kacang tanah, dan sayur sayuran yang lain. Agri Smart ini sudah didatangi  ribuan pengunjung yang ingin melihat dan belajar bercocok tanam dengan berkebun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Ada Maladministrasi Terkait Penentuan Penjabat Kepala Daerah

Diduga Ada Maladministrasi Terkait Penentuan Penjabat Kepala Daerah

Purwokerto | Sabtu, 23 Juli 2022 | 18:31 WIB

170 Peserta dari Berbagai Provinsi Ikuti Banyuwangi Open Yunior Tenis Tournament

170 Peserta dari Berbagai Provinsi Ikuti Banyuwangi Open Yunior Tenis Tournament

Purwokerto | Sabtu, 23 Juli 2022 | 18:22 WIB

Diduga Jadi Korban Rudapaksa Anak Kiai, Santri di Tuban Melahirkan Seorang Bayi

Diduga Jadi Korban Rudapaksa Anak Kiai, Santri di Tuban Melahirkan Seorang Bayi

Purwokerto | Sabtu, 23 Juli 2022 | 17:41 WIB

Terbaru Instagram, Feed Video Menjadi Reels. Makin Seru!

Terbaru Instagram, Feed Video Menjadi Reels. Makin Seru!

Purwokerto | Sabtu, 23 Juli 2022 | 15:22 WIB

Terkini

Tragedi Warung Mi Ayam: Wanita Hamil Tewas Dicekik Gegara Tarif Kencan Kurang Rp200 Ribu

Tragedi Warung Mi Ayam: Wanita Hamil Tewas Dicekik Gegara Tarif Kencan Kurang Rp200 Ribu

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:07 WIB

2 Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Polri Pakai Helikopter

2 Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Polri Pakai Helikopter

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup

Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Kebijakan Rombak Pejabat Kemenkeu Berpotensi Dianulir, Purbaya: Suka-Suka Menteri (Baru) Lah!

Kebijakan Rombak Pejabat Kemenkeu Berpotensi Dianulir, Purbaya: Suka-Suka Menteri (Baru) Lah!

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik di Bekasi, Pria 23 Tahun Ditangkap

Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik di Bekasi, Pria 23 Tahun Ditangkap

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

5 Rekomendasi Cafe Tempat Nugas dan WFC di Jogja, Nyaman dan Terjangkau

5 Rekomendasi Cafe Tempat Nugas dan WFC di Jogja, Nyaman dan Terjangkau

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

Lima Titik Api Karhutla Menyala Lagi di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir

Lima Titik Api Karhutla Menyala Lagi di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak

Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:50 WIB

Buntut Demo Geruduk Balai Kota, Wawali Blitar Dipolisikan Terkait Eksploitasi Atlet Anak

Buntut Demo Geruduk Balai Kota, Wawali Blitar Dipolisikan Terkait Eksploitasi Atlet Anak

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 14:47 WIB

×