Bikin Penjahat Frustasi! Rina Wulandari Coba Dibunuh Berkali-kali dari Diracun, Disantet hingga Dibedil Tapi Masih Sehat

Purwokerto

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:01 WIB
Bikin Penjahat Frustasi! Rina Wulandari Coba Dibunuh Berkali-kali dari Diracun, Disantet hingga Dibedil Tapi Masih Sehat
Konpers ungkap kasus penembakan istri anggota TNI Polrestabes Semarang (Antara)

PURWOKERTO.SUARA.COM Maut adalah rahasia Tuhan. Manusia tak bisa menghindar jika ajal telah datang. Begitu pun sebaliknya, sekeras apapun perjuangan seorang untuk menghilangkan nyawa sendiri atau orang lain, misi itu tidak akan pernah berhasil jika belum ajal. 

Seperti dialami yang RW, istri anggota TNI yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal di Jalan Cemara III Banyumanik Semarang. 

Upaya pembunuhan itu diduga didalangi oleh suami korban sendiri, Kopda M yang seorang anggota TNI. 

Tapi takdir berkata lain. Meski ditembak dua kali dari jarak dekat, RW tak juga mati. Ia bahkan masih sempat memukulkan tas ke pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor. 

Ia juga masih bisa berjalan masuk ke rumah sembari memeluk putrinya meski ada peluru yang bersarang di perutnya.  Singkatnya, misi itu pun gagal. RW masih hidup dan saat ini masih dirawat di rumah sakit. 

Sudah gagal, para pelaku pun kini harus meringkuk di penjara setelah polisi berhasil membekuk mereka. Suami korban, Kopda M yang saat ini masih dalam pengejaran juga bakal menyusul untuk memertanggungjawabkan perbuatannya. 

Ternyata, upaya pembunuhan ibu itu bukan pertama kalinya. Dari keterangan tersangka, menurut Kapolda, RW berkali-kali mau dibunuh.  Namun upaya itu selalu gagal. RW masih segar bugar. 

Luthfi mengatakan, sebulan sebelum peristiwa penembakan, pelaku sudah disuruh untuk membunuh korban dengan cara diracun. 

Pelaku juga sempat disuruh mencuri di rumah korban. Namun bukan harta benda yang menjadi target, melainkan RW yang harus mati dalam aksi pencurian itu. Tak hanya itu, upaya menyakiti korban bahkan ditempuh lewat ilmu Hitam (santet). 

baca juga

"Sebulan lalu dia perintahkan Babi racun istrinya. Yang kedua pura-pura mencuri targetnya istri mati. Kemudian yang ketiga menggunakan santet, " katanya

Namun segala tuduhan yang dialamatkan ke suami korban, Kopda M itu masih sebatas dari keterangan pelaku atau saksi.  Luthfi mengatakan, pihaknya masih akan meng kroscek keterangan itu kepada Kopda M yang saat ini masih buron. 

Sebelumnya, polisi telah menangkap lima pelaku penambakan istri anggota TNI, RW di waktu yang berbeda.  Dari kelima tersangka, empat di antaranya adalah pelaku penembakan, serta satu lainnya penyedia senjata api diduga rakitan. 

Polda Jateng mengungkap kronologi sebagaimana berikut, 

Senin, sekitar pukul 11.38 Wib, mereka beraksi untuk menarget korban. Dua pelaku membuntuti korban saat pulang menjemput putrinya dari sekolah. "Tembakan dilakukan oleh pelaku (Babi) dua kali, " kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi

Tembakan pertama tembus hingga proyektilnya tertinggal di TKP. Setelah tembakan pertama, pelaku sempat kembu ke posko berjarak sekitar 200 meter dari TKP.  Karena belum mematikan, pelaku mendapat instruksi dari suami korban korban untuk menembak untuk kedua kalinya. 

Pelaku bahkan tak segan menembak korban di hadapan putrinya yang masih kecil dari jarak dekat.  "Tembakan kedua bersarang di perut, " katanya

Peran Suami

RW lantas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Ternyata, dari hasil pemeriksaan saksi, saat menunggui istrinya di rumah sakit, suami RW sempat berkomunikasi dengan eksekutor via telepon. 

Di situ ada obrolan soal pemberian kompensasi usai eksekutor selesai menjalankan tugasnya. 

Ia mengatakan, setelah itu, Kopda M memberikan kompensasi Rp 120 juta kepada eksekutor di minimarket tak jauh dari rumah sakit. 

Oleh eksekutor, uang itu dibagi bersama para pelaku lainnya. Oleh  para pelaku, uang haram itu sudah dibelanjakan untuk berbagai keperluan.  "Ada yang (untuk) dibeli motor, emas, bisa kita sita, " katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Dalangi Pembunuhan Istri, Kapolda Jateng Minta Kopda M Menyerahkan Diri

Diduga Dalangi Pembunuhan Istri, Kapolda Jateng Minta Kopda M Menyerahkan Diri

Purwokerto | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:50 WIB

Kronologi Lengkap Istri Anggota TNI Ditembak OTK di Semarang, Pembunuh Bayaran Dapat Upah Rp 120 Juta

Kronologi Lengkap Istri Anggota TNI Ditembak OTK di Semarang, Pembunuh Bayaran Dapat Upah Rp 120 Juta

Purwokerto | Selasa, 26 Juli 2022 | 10:07 WIB

Empat Pelaku Penembakan Istri TNI di Semarang Ditangkap, Bakal Terungkap Siapa Dalangnya

Empat Pelaku Penembakan Istri TNI di Semarang Ditangkap, Bakal Terungkap Siapa Dalangnya

Purwokerto | Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:17 WIB

Terkini

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta

Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta

Surakarta | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:08 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video

Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video

Jabar | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:41 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB