Bagi Joko, yang lebih menjadi beban adalah soal pengalaman yang bisa ia berikan sebagai seorang sutrada kepada para pemain, kru, dan penonton yang tekah menghabiskan waktu mereka.
“Mudah-mudahan aku tidak menghabiskan waktu mereka (pemain dan kru). Demikian juga dengan penonton, aku meminta mereka menonton ke bioskop dan bayar tiket, menghabiskan waktu mereka itu (untuk menonton) sia-sia atau tidak. Itu, sih, bebannya,” tutupnya.* ( Anikmatus Al Sajawi)