Jasra Putra : Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Butuh Sosok Pengganti Orang Tua

Purwokerto

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:05 WIB
Jasra Putra : Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Butuh Sosok Pengganti Orang Tua
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra (Antara)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Setelah sebelumnya mendapat perhatian dari aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) tragedi Kanjuruhan saat ini terus menjadi atensi serius dari berbagai pihak di Indonesia. Terbaru Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra juga memberi perhatian ekstra. 

Jasra mengatakan anak yang kehilangan orang tua akibat korban dari tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim) perlu mendapatkan pengganti orang tua yang tepat demi masa depan mereka.

“Selain solusi uang santunan, bahan pokok, beasiswa dan pengalihan pengasuhan, penting memastikan anak-anak yang kehilangan orang tua mendapatkan figur pengganti yang tepat, seperti keluarga sedarah,” ujarnya dikutip Antara, Kamis (06/10/2022).

Ia mengajak orang-orang untuk belajar dari pengalaman selama pandemi Covid-19 yang juga merenggut nyawa banyak orang. Karena, seseorang yang ditinggalkan cenderung merasa sendirian dan mudah cemas, takut, serta kehilangan harapan.

Anak yang kehilangan orang tua bisa merasakan duka mendalam. Sehingga KPAI menilai anak-anak tersebut butuh pendampingan jangka panjang. Diharapkan figur pengganti orang tua ini mempunyai rencana masa depan untuk anak dan hati-hati dalam memakai santunan yang diberikan untuk mereka.

Sebelumnya, Joko Widodo Presiden saat melakukan kunjungan ke Malang memberikan santunan sebesar Rp50 juta bagi masing-masing keluarga korban sebagai tanda belasungkawa. 

Jasra menegaskan perlu adanya ahli dari lintas profesi dalam proses pendampingan, mulai dari pekerja sosial, psikolog hingga guru, dalam memanfaatkan bantuan sehingga tumbuh kembang anak menjadi maksimal.

Menurut mandat UU No. 23 tahun 2014 tentang pembagian kewenangan pusat dan daerah soal anak-anak membutuhkan perlindungan khusus, bupati/walikota menjadi pimpinan dalam penyelenggaraan perlindungan khusus anak di keluarga.

“Penting pemerintah bersama masyarakat, memperkuat tanggung jawab orang tua penggantinya (anak yang kehilangan orang tua), termasuk peningkatan akses ekonomi bagi keluarga yang membutuhkan,” papar dia.

baca juga

Anak-anak yang kehilangan orang tua harus dipastikan tetap berada dalam keluarga yang penuh kasih sayang serta sejahtera sehingga anak merasa diterima, aman, dan nyaman.

“Anak-anak yang kehilangan orang tua mudah sekali kecerdasan emosionalnya terganggu. Bila mendapatkan tekanan, bentakan, bisa berdampak buruk pada tumbuh kembangnya ke depan,” kata Jasra.

Menurut Jasra, pemerintah setempat seharusnya mengupayakan figur penggati orang tua untuk dapat pelatihan yang diperlukan agar bisa menerapkan pola asuh yang terbaik untuk masa depan anak, bebas dari kekerasan dan perundungan.

“Karena kita semua punya amanah, bicara penyelenggaraan perlindungan anak dalam Undang-Undang Perlindungan Anak sampai 18 tahun,” pungkas dia.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyidik Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Peran Masing-masing

Penyidik Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Peran Masing-masing

Purwokerto | Kamis, 06 Oktober 2022 | 21:41 WIB

Kepolisian Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang

Kepolisian Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang

Purwokerto | Kamis, 06 Oktober 2022 | 21:17 WIB

Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Purwokerto | Kamis, 06 Oktober 2022 | 21:14 WIB

Terkini

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Gagal Total! Aksi Nekat Pengunjung Lapas Porong Sembunyikan Ekstasi di Dalam Mulut

Gagal Total! Aksi Nekat Pengunjung Lapas Porong Sembunyikan Ekstasi di Dalam Mulut

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Miliaran Rupiah KUR Justru Mengalir Deras ke Desa-Desa di Lampung

Miliaran Rupiah KUR Justru Mengalir Deras ke Desa-Desa di Lampung

Lampung | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:31 WIB

Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik

Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:30 WIB

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 15 Juli 2026, Apakah Kamu Termasuk?

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 15 Juli 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:25 WIB

Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara

Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:25 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

×