Dampak Banjir yang Terjadi di Kota Banyuwangi, Nomalisasi Sungai Dilakukan Dinas PU Pengairan

Purwokerto

Minggu, 20 November 2022 | 21:33 WIB
Dampak Banjir yang Terjadi di Kota Banyuwangi, Nomalisasi Sungai Dilakukan Dinas PU Pengairan
Kalilo di Tengah Kota Banyuwangi ((Instagram @Banyuwangikab))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Buntut Banjir yang melanda di beberapa wilayah di Kota Banyuwangi. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi melakukan normalisasi muara Sungai Kalilo. Pengerukan sedimen untuk memperlancar debit air di Sungai tersebut.

Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan, kegiatan normalisasi sudah berjalan sepekan terakhir. "Kegiatan pemeliharaan dengan cara pengerukan sedimen di Sungai Kalilo, saat ini sudah selesai," kata Guntur dikutip laman Pemkab Banyuwangi. Minggu, 20 November 2022.

Dia menyebut, normalisasi dilakukan setelah ada permintaan dari warga Lingkungan Kampung Ujung di bantaran muara Kalilo. Mereka menginginkan agar air dari hulu langsung menuju laut, tanpa tertahan tanggul yang dinilai menjadi penyebab banjir di sana.

"Warga kampung ujung meminta di bagian timur Sasak Gantung, Pantai Boom, agar di jebol. Jadi sudah kita lakukan," ujarnya.

Dedi melanjutkan, air dari muara Kalilo yang awalnya mengalir ke arah utara saat ini sudah mengarah ke timur.

"Setelah dilakukan normalisasi dengan alat berat yang kita terjunkan, aliran air sudah mengarah ke timur tidak ke utara lagi. Sesuai permintaan warga," imbuhnya.

Menurutnya, upaya itu untuk merespon cepat keluhan warga Kampung Ujung yang meminta adanya normalisasi muara Sungai Kalilo.

"Ini menunjukkan jika kami bekerja untuk masyarakat. Kita semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik untuk mereka," ungkapnya.

Adanya normalisasi itu, Guntur, berharap muara Kalilo bisa berfungsi dengan baik. Sehingga dapat menampung debit air dengan sempurna.

baca juga

"Tentu diharapkan dapat mengurangi dampak banjir dari daerah hulu ke rumah-rumah warga yang ada di bantaran sungai," tukasnya.

Selain itu, Dinas PU Pengairan Banyuwangi juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sepanjang Sungai Kalilo.

"Karena jika tidak, bisa mengakibatkan pendangkalan lagi di muara Kalilo. Ayo sama-sama menjaga lingkungan kita, guna mengantisipasi banjir. Mengingat saat ini dalam keadaan musim penghujan," tutupnya.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kereta Api Pandanwangi Banyuwangi Tertahan karena Rel Banjir

Kereta Api Pandanwangi Banyuwangi Tertahan karena Rel Banjir

Purwokerto | Jum'at, 18 November 2022 | 21:46 WIB

Fakta Unik Glenmore, Satu-satunya Kecamatan dengan Nama Eropa Ada di Jawa Timur

Fakta Unik Glenmore, Satu-satunya Kecamatan dengan Nama Eropa Ada di Jawa Timur

Purwokerto | Minggu, 13 November 2022 | 21:49 WIB

Mengenal Glenmore, Kecamatan di Ujung Timur Pulau Jawa yang Seperti Eropa

Mengenal Glenmore, Kecamatan di Ujung Timur Pulau Jawa yang Seperti Eropa

Purwokerto | Sabtu, 12 November 2022 | 08:19 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

×